His Majesty Hostage – Chapter 17

Hong Xu turun dari meja tulisnya.

Dia mendekati pemuda itu dengan angkuh dan mengesankan, yang mana mata pemuda itu seperti rusa kecil yang dengan waspada mengawasinya dengan mata membesar. Seorang pria maju sementara yang lain mundur, sampai akhirnya, Su ZiLi akhirnya terpojok di pilar.

Hong Xu menempatkan tangan di belakang telinga Su ZiLi, dan menggunakan tangan lainnya untuk mengangkat dagu Su ZiLi. Garis pandangnya berkeliaran bolak-balik di antara wajah Su ZiLi yang cerah seperti batu giok. Sosok Hong Xu awalnya tinggi, jadi dia benar-benar menaungi sisi Su ZiLi, seolah-olah dia sengaja menindasnya! Tapi karena di belakangnya sudah jalan buntu, Su ZiLi tidak punya pilihan selain menenangkan pikirannya, dan menguatkan dirinya sendiri untuk menghadapi tatapan menyelidik Hong Xu yang tanpa takut.

“Ahh.. jadi itu benar-benar bukan topeng kulit manusia!” Hong Xu membelai wajah yang memiliki tekstur sangat indah. Dia berkata, “Dalam hal ini, apakah kamu duplikat dari pangeran ketiga Bei Ling? Katakan padaku, siapa kamu sebenarnya? Kenapa kamu menyamar sebagai An Jin Yu?”

“Si-siapa yang menyamar?” Su ZiLi dengan gugup menjelaskan, “Aku adalah pangeran ketiga Bei Ling yang asli, An Jin Yu!”

“Heh, bukan kamu yang punya keputusan akhir tentang itu! Zhen secara pribadi akan memeriksa tubuhmu untuk mengetahui itu,” Kata Hong Xu sambil mengulurkan tangannya untuk melepas pakaian Su ZiLi.

“Tu-tu-tunggu, menurutmu apa yang sedang kamu coba lakukan?” Perasaan tidak nyaman yang disentuh itu membuat Su ZiLi ingat bahwa pengalaman memalukan tentang dicium dan mencium. Dia segera menarik kerahnya dengan erat sebagai perlawanan terhadap gerakan Hong Xu.

Hong Xu sangat kesal dengan hal itu sehingga dia mencengkeram kedua pergelangan tangan Su ZiLi di atas kepalanya dengan tangan kirinya, lalu tanpa ampun menarik lepas sabuk Su ZiLi.

“Tidak! Lepaskan aku! Kamu pria keji! Aku bukan selirmu! Brengsek, ahh! Aku melarangmu untuk melepasnya——” Su ZiLi mencoba yang terbaik untuk berjuang sambil memohon tetapi ditekan oleh orang lain, kemudian jubah luarnya terbuka. Kerah pakaian sutra yang berwarna putih milik Su ZiLi melonggar di area kerah saat dia terus berjuang, memperlihatkan bahu putihnya yang halus.

“Sungguh lancang! Zhen tidak akan memakanmu. Jika kamu benar-benar An Jin Yu, apa yang membuatmu takut seperti ini?” Ketika dia mengatakan itu, dia menarik pakaian Su ZiLi di tengah tubuhnya, mengungkapkan begitu banyak kelembutan di dada pemuda itu. Tulang selangka yang halus, serta kulitnya yang bening dan berkilauan, sepasang ceri merah di dadanya yang terlihat seperti kelopak bunga mekar, tampak lezat sampai-sampai membuat orang ingin mencabut dan menjilatinya. Tetapi pada tubuh yang indah ini, ada bekas luka yang menarik perhatian sebesar koin tembaga di sisi kiri perutnya di dekat tempat jantung berada. Bentuk bulu panah dapat dilihat dengan jelas dari tempat tertusuknya, serta kulit yang menyatu pada luka yang baru mulai sembuh. Karena itu sebagai bukti, tidak ada keraguan kalau pria ini pasti An Jin Yu. Hanya dengan melihat bekas luka yang menyeramkan itu, Hong Xu tidak bisa menahan diri untuk membelai permukaan yang agak tidak rata itu.

“Ahh —— Lepaskan aku! Kamu tidak diizinkan untuk melihat! Kamu tidak diizinkan untuk menyentuhku—— ” Su ZiLi dengan cemberut menendang kakinya ke arah pria yang tidak sengaja menatap tubuhnya, dan menggigit tangan yang tanpa henti mengelus dadanya.

Hong Xu agak bingung saat dia menghentikan Su ZiLi yang menggigit dan menendangnya seolah dia gila. Pada awalnya, dia hanya ingin melepas jubah luar Su ZiLi untuk melihat perut bagian atasnya jika ada bekas luka panah atau tidak, tetapi dia tidak menduga Su ZiLi akan memberikan perlawanan sebanyak ini. Dan ditambah lagi, ekspresi Su ZiLi tampak jijik, yang menyinggung martabat Hong Xu sebagai seorang Kaisar.

Hong Xu mendidih dalam amarah, tidak pernah sebelumnya ada seseorang yang berani sebanyak ini untuk melawannya lagi dan lagi! Dia berpikir kalau pria di depannya dengan serius tidak tahu bagaimana menghargai kebaikannya.

“Apakah kamu benar-benar benci disentuh oleh Zhen?” Dia dengan kuat mencengkeram pipi Su ZiLi, ekspresinya dingin dan suaranya mendalam, “Kalau begitu Zhen akan bersikeras untuk menyentuhmu. Zhen tidak hanya akan menyentuhmu tetapi Zhen juga akan menciummu, dan membuatmu selalu ingat perasaan ketika tangan Zhen membelai kulitmu.”

Pupil mata Su ZiLi tiba-tiba menyusut, kata-kata pria ini membuatnya gemetar, dan juga membuatnya merasa takut. Dia bahkan tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi jika pria ini tetap teguh pada kata-katanya, dan melakukan apa yang baru saja dia katakan! Pria ini akan mencium seluruh tubuhnya dari atas ke bawah? Bagaimana dia bisa melakukan hal semacam itu? Su ZiLi merasa ingin muntah. Dia bukanlah seorang wanita! Dan dia tidak bisa membiarkan orang lain untuk memperlakukannya seperti itu!

Tubuh Su ZiLi menegang ketika Hong Xu mulai mendekat, dan dengan arogan menatapnya dari atas seolah-olah dia adalah mangsa dari singa, “Sosok cantik pangeran ketiga Bei Ling ini, rasanya pasti tidak akan kalah dengan selir laki-laki dari salah satu harem…”


<< HMH 16

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s