Legendary Master Wife – Extra 9 (Chapter 722)

Extra 9 (Chapter 722) – Satu Kebenaran Lagi

“Aku juga tidak menduga hal itu akan terjadi seperti ini. Tapi ketika aku melihatnya, aku seperti melihat XiaoMo. Aku merasa sangat sedih dan menyesal setap kali aku memikirkannya. Ini semua salahku. Aku seharusnya tidak boleh mengabaikannya sepanjang waktu. Jadi dia meninggal begitu cepat. Huhuhu…” Ibu You mulai menangis saat dia berbicara. Riasan yang baru saja dia pakai pada wajahnya yang cantik hancur oleh air matanya. Bunga pir dengan tetesan hujan* – frasa ini benar-benar menggambarkan kecantikan klasik seperti dirinya.

*T/n: Digunakan untuk menggambarkan air mata keindahan seorang wanita.

 

Ayah You melingkarkan lengannya di bahu wanita itu dan menghela nafas. Bukannya dia tidak merasa menyesal, hanya saja putranya tidak bisa hidup kembali tidak peduli seberapa besar dia menyesalinya.

Ibu You tiba-tiba melepaskan diri dari pelukannya dan dengan keras mengutuknya, “Ini semua karena kamu! Dari awal aku seharusnya tidak mendengarkanmu. Apanya yang ‘melakukan ini adalah metode terbaik untuk putra kita’ ?! Pada akhirnya? ! Hidupnya berakhir tepat ketika seharusnya dimulai! Ini semua salahmu, kembalikan putraku! Huhuhuhu…”

“Ya, ya, ya, ini semua salahku!” Ayah You tidak ragu untuk menanggung kesalahan ini. Nada suaranya bahkan tampak sedikit mahir, karena hal ini bukan pertama kalinya terjadi.

Tentu saja, itu bukan pertama kalinya. Ibu You biasanya teringat putra keduanya yang meninggal muda setiap beberapa hari dan kemudian dia akan menangis dan menjerit. Orang yang menderita ledakannya setiap kali adalah Ayah You. Dia akan mendapati dirinya dalam masalah serius jika dia berani membalas. Jadi selama bertahun-tahun ini, kesimpulan dari pengalaman ini adalah mengakui kalau semua itu kesalahannya, tidak peduli apakah itu benar atau salah sebelum berbicara.

Tetapi dia tidak pernah menduga tindakan pria muda yang bermarga Fang itu sangat mirip dengan putra kedua mereka dan membangkitkan ingatan sedih istrinya. Awalnya dia sudah membujuknya sampai tenang, tapi sekarang tampaknya itu mustahil bagi ledakannya untuk berakhir dalam waktu singkat.

Ayah You sedikit kesal. Jika dia tahu akan seperti ini, dia tidak akan membiarkan kedua orang itu makan di meja yang sama dengan mereka. Dia seharusnya membiarkan pelayan rumah tangga menyiapkan meja lain untuk mereka.

Ayah You menarik istrinya yang cantik ke dalam pelukannya lagi dan berbisik, “Sayangku, aku benar-benar tidak ingin melakukan itu juga. Tapi itu adalah satu-satunya pilihan kita dalam kasus putra kita. Jika tidak, bisakah kamu tahan untuk mengawasinya yang lambat laun menjadi tua dan mati di depan-mu di masa depan? Perasaan seperti itu akan sangat menyakitkan. Kamu juga tidak ingin putra-mu membenci-mu di masa depan, yah kan?”

Air mata Ibu You jatuh lagi.

Tentu saja dia tidak menginginkan hal itu. Bahkan, dia juga tahu kalau dia tidak sepenuhnya terbebas dari kesalahan dalam kasus ini.

Dia benar-benar terkejut saat mengetahui bahwa You XiaoMo tidak memiliki bakat untuk berkultivasi. Ketidakmampuan untuk berkultivasi yang berarti dia perlahan akan menjadi tua suatu hari nanti. Umur manusia hanya seratus tahun, tetapi di mata mereka, seratus tahun hanyalah satu jentikan jari.

Dia tidak tahan menanggung pukulan ini dan tidak mau menerima kenyataan bahwa putranya perlahan-lahan akan mati karena usia tua. Jadi dia memfokuskan seluruh energinya pada putra bungsunya setelah You Bo lahir, dan berhenti memperhatikan putra keduanya, yang mengubah dirinya menjadi ibu yang tidak berperasaan.

Tapi dia berkata kalau dia tidak akan pernah melakukan ini tidak peduli bagaimana jika dia tahu putra keduanya akan mati secepat ini. Dia tidak pernah memberikan pelukan hangat kepada putra keduanya selama delapan belas tahun masa hidupnya. Itu benar-benar kelalaian tugasnya sebagai seorang ibu!

Drama ini berlanjut tanpa akhir.

Di sisi lain, You XiaoMo memiliki ekspresi yang sepenuhnya membeku. Dia baru saja menyadari bahwa dia telah menjalani seluruh hidupnya di dunia yang orang tuanya berputar untuknya atas inisiatif mereka sendiri. Mereka tidak pernah meminta pendapatnya tentang hal ini sehingga dia meninggal dengan cara yang misterius.

Mereka terus mengatakan kalau hal itu demi kebaikannya, tetapi bagaimana mereka tahu kalau itu yang dia inginkan ketika mereka bukanlah dia? Karena cara berpikir yang membenarkan diri sendiri inilah yang membuat tragedi semacam itu terjadi. Tetapi sayangnya masih banyak orang tua yang tetap berpikir kalau tindakan mereka adalah untuk kebaikan anak-anak mereka.

Informasi yang terkandung dalam dialog mereka terlalu banyak untuk diproses oleh You XiaoMo dalam waktu singkat. Mendengarkan apa yang mereka maksud, tampaknya mereka secara sewenang-wenang memutuskan nasibnya karena dia tidak memiliki akar spiritual. Namun hasil dari keputusan mereka adalah menghadapinya dengan dingin?

You XiaoMo tidak bisa memahaminya sama sekali.

“Jika aku tidak salah, orang tuamu ingin perlahan menggunakan waktu untuk menumpulkan perasaanmu terhadap mereka, sehingga tidak akan terlalu menyakitkan ketika kamu harus berpisah di masa depan.” Ling Xiao menganalisis.

“Berpisah?” You XiaoMo tidak begitu mengerti.

Ling Xiao menjelaskan, “Jika kamu hanya manusia biasa, umurmu hanya sekitar seratus tahun dan kamu akan mati cepat atau lambat. Orang tuamu dan saudara-saudaramu tidak akan menjadi tua atau mati karena kultivasi mereka. Ketika kamu menjadi tua, bagaimana perasaanmu ketika kamu melihat penampilan muda mereka?”

“Aku mungkin akan sangat sedih, dan bahkan mungkin menyimpan dendam terhadap mereka.” You XiaoMo menjawab. Jika anggota keluarganya tidak perlu mengalami kelahiran, kematian, penyakit, dan usia tua, namun dia adalah satu-satunya yang akan mengalami hal tersebut, dia pasti akan berpikir bahwa dia ditinggalkan oleh keluarganya.

“Jadi, mereka hanya memiliki dua metode. Yang pertama adalah memikirkan cara untuk mengalami kelahiran, kematian, penyakit, dan usia tua bersamamu dan membiarkan kamu hidup dengan damai dan aman sampai akhir hidupmu. Yang kedua adalah untuk menghilang terlebih dulu sebelum kematianmu. Makanya mereka memperlakukanmu dengan dingin, aku pikir metode kedua lebih mungkin. Dengan begini, kamu tidak akan merasa terlalu sedih bahkan jika mereka tiba-tiba menghilang di masa depan.”

Mata You XiaoMo melebar dengan keraguan. Memikirkan mereka yang menghilang itu terlalu mengerikan untuk ditanggung. Dia tidak bisa membayangkan adegan itu. Jika begitu kasusnya, dia lebih baik mati lebih awal daripada harus hidup sendirian.

Tidak perlu menjawab pertanyaan tentang mengapa dia tidak memiliki bakat untuk berkultivasi. Bumi adalah Alam Tingkat Bawah, jadi itu normal jika metode mereka begitu mundur.

“Aku benar-benar tidak bisa menerima cara mereka melakukan ini.” You XiaoMo menyatakan dengan serius.

“Sebagai orang tua, cara mereka menangani hal ini sebenarnya tidak cukup baik. Ada terlalu banyak bahaya tersembunyi. Jika itu aku, aku akan mengirim anak itu pergi setelah lahir dan membiarkannya menjalani kehidupan biasa sebagai manusia. Aku hanya bisa mengatakan bahwa mereka tidak cukup pintar.” Ling Xiao mengangkat bahu.

You XiaoMo memandangnya dengan curiga, “Aku tahu, kamu memiliki IQ tinggi. Tetapi aku pikir itu karena kamu tidak memiliki anak, jadi kamu tidak bisa memahami gimana perasaan mengirim pergi darah daging-mu sendiri.”

“Jadi sekarang kamu membela mereka?” Ling Xiao mengangkat alis.

You XiaoMo, “… Tidak.”

Ling Xiao, “Apa yang ingin kamu lakukan selanjutnya? Apakah kamu ingin bersatu kembali dengan mereka?”

You XiaoMo terdiam. Itu agak sulit baginya. Dia merasa tidak nyaman untuk bersatu kembali dengan mereka seperti ini karena dia belum memaafkan mereka sepenuhnya. Terutama setelah mengetahui bahwa keluarganya menyembunyikan rahasia ini darinya. Dia harus mengatakan bahwa rencana ayah dan ibunya benar-benar berhasil. Dia sudah tidak bisa dekat dengan orang tuanya seperti orang normal.

“Mari kita… tunggu lagi beberapa waktu…”

“Tidurlah kalau begitu.” Ling Xiao mengangkatnya dan berjalan ke tempat tidur. Meskipun diatur hanya untuk satu orang dalam satu kamar, tapi kamar tamu Keluarga You sangat besar.

You XiaoMo menghela nafas, “Sekarang aku tidak bisa tidur.”

Ling Xiao membaringkan-nya di tempat tidur dan melepaskan pakaiannya sambil berkata, “Tidak masalah jika kamu tidak bisa tidur. Mari kita lakukan sesuatu yang bermanfaat bagi kesehatan fisik dan mental-mu. Aku bisa menjamin 100% kemanjuran untuk membuatmu tidak akan mengkhawatirkan tentang apapun.”

You XiaoMo menarik napas dalam-dalam. Kemudian dia menangkap Ling Xiao yang sedang lengah saat dia menendangnya dengan satu kaki. Lalu tendangan itu juga diarahkan pada bagian vitalnya. Tendangan You XiaoMo sangat cepat. Dia tidak memiliki belas kasihan sama sekali.

Ling Xiao segera mengangkat tangannya dan memblokirnya. Dia tertawa, “Membunuh suamimu? Jika kamu mematahkannya dengan tendanganmu, keuntungan masa depanmu akan hilang.”

“Tidak apa-apa. Bahkan jika kamu tidak memilikinya, itu baik-baik saja selama aku memilikinya.” You XiaoMo menggosok hidungnya, lalu berlari dengan taring yang terbuka dan cakar terayun.

Ling Xiao segera mengelak dan memanfaatkan kesempatan itu untuk mendorongnya ke ranjang besar. Lalu dia dengan cepat menekan dan menggodanya, “Kamu ingin menggunakan mentimun-mu itu? Bisakah kamu membuatnya berdiri, huh?”

You XiaoMo sangat marah. Ini sama saja meragukan harga dirinya sebagai seorang pria! Dia segera meluruskan punggungnya, “Siapa bilang aku tidak bisa membuatnya berdiri? Lihatlah sendiri, itu akan mengeras.”

Ling Xiao ‘oh’, dan kemudian menggenggam si momo kecil di satu tangan dan meremasnya beberapa kali. Seperti yang diharapkan, itu sudah mulai mengeras, tetapi masih jauh dari cukup, “Istriku, milikmu hanya cocok untuk pajangan.”

You XiaoMo mengirim tamparan padanya, tetapi sebelum itu bisa jatuh ke wajah Ling Xiao, dia tiba-tiba mengerang saat anggota tubuhnya melemas. Ketika dia melihat si momo kecil jatuh ke tangan pria itu, dia menyadari kalau dia telah melakukan sesuatu yang bodoh lagi. Bukankah ini seperti seekor domba yang berkeliaran di gua harimau? Dia berpikir bahwa kesempatan untuk serangan balik telah tiba.

Malam ini, keinginannya terpenuhi dan disiksa sampai tengah malam.

You XiaoMo seharusnya bersukacita karena kedap suara ruangan itu cukup kuat, jika tidak seluruh anggota Keluarga You akan tahu bahwa dua pria berguling-guling telanjang di antara selimut di dalam kamar itu.

.

.

Keesokan harinya, You Lu dan You Bo hadir di meja makan selain dua orang tua dari Keluarga You. Sarapan pagi ini adalah roti kukus yang lezat dan susu kedelai yang dibuat oleh Kepala Koki Lin. Aroma yang sangat enak menyebar.

You XiaoMo melirik You Lu dan You Bo dan baru mulai makan setelah melihat mereka mulai. Tidak hanya satu jenis isian untuk roti kukus, tetapi ada delapan rasa yang berbeda. Sulit untuk mengabaikan mereka bahkan jika dia mau. Dia memilih makanan favoritnya yaitu makanan laut dan jagung, dan bahkan tidak menyentuh yang lain. Ini adalah satu lagi kesalahan yang lain.

Setelah selesai sarapan, kedua saudara itu bersiap untuk pergi.


<< LMW Extra 8 (Chapter 721)

LMW Extra 10 (Chapter 723) >>

Iklan

3 tanggapan untuk “Legendary Master Wife – Extra 9 (Chapter 722)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s