Legendary Master Wife – Chapter 712

Chapter 712 – Pertempuran Berakhir

Setelah asap menghilang, mereka melihat sosok berdarah, dan itu adalah Lin ShaoYi. Di seberangnya ada Ling Xiao, yang baru saja kembali ke bentuk manusia, sambil menatapnya dengan dingin. Membandingkan keduanya, dia tampak seolah-olah tidak pernah terjadi apa-apa.

Menggunakan metode ortodoks masih bukan jalur yang benar, sehingga perbedaan garis keturunan hari ini dibuat untuk membedakan kekuatan besar. Kekalahan yang dialami oleh Lin ShaoYi sebenarnya telah ditentukan sebelumnya.

Satu-satunya alasan dia tampaknya lebih memahami ‘peraturan’ dunia adalah karena dia dan Ling Xiao naik-level pada waktu bersamaan. Setelah level Ling Xiao stabil, kendali atas dunia ini perlahan-lahan akan bergeser ke arahnya, pada saat itu, Lin ShaoYi masih akan kalah dan mengalami pergeseran yang lebih besar.

Yang Mahakuasa seperti Alam Suci atau Alam Ilahi, ada perbedaan bahkan di dalam tingkat itu sendiri. Ling Xiao lebih kuat dari dia, sehingga dia bisa memerintah yang tertinggi dan itulah kekejaman fakta!

“Hahahahaha!” Lin ShaoYi tiba-tiba tertawa terbahak-bahak. Tawa itu tidak lagi memiliki kesombongan atau kepercayaan-diri, tetapi kemarahan atas ketidakadilan nasib.

Jubah birunya bernoda merah tua oleh darah. Kekuatan yang dulu dia miliki tidak terlihat, justru dia dengan rambut acak-acakan dan tawa terus-menerus terasa lebih seperti iblis yang baru saja keluar dari kedalaman neraka. Darah yang keluar dari mulutnya mengandung sedikit emas, dan untuk kembali ke warna aslinya, perlahan-lahan menghilang dengan kekuatannya dari kepercayaan.

Lin ShaoYi menyeka jejak darah dari mulutnya dengan tangannya, menatap dan ekspresinya berubah mengerikan. Dia menatap Ling Xiao di seberangnya dan tertawa, “Jika dunia tidak mau menerimaku, mari kita semua mati bersama!”

Ketika dia selesai mengatakan itu, ruang di sekelilingnya mulai bergetar, lalu terdistrosi seolah-olah tangan yang tak terlihat memutar-balikannya.

“Lihat, lihat tubuhnya!”

Segera semua orang berpaling ke arah Lin ShaoYi dan melihat darah mengalir dari setiap inci tubuhnya. Darah kental itu dengan cepat menutupi seluruh tubuhnya dan seperti debaran jantung yang keras, dug’ dug’ dug’.

Namun, mereka hanya merasakan aura kematian yang memuakkan dari debaran jantung itu, seolah-olah dunia akan segera terselubung olehnya.

Tidak perlu peringatan lebih lanjut karena semua orang mulai terbang sejauh mungkin. Semua orang bergegas melarikan diri seolah monster besar mengejar di belakang mereka. Meskipun itu hanya perasaan, perasaan itu memberitahu mereka jika mereka tidak melarikan diri secepat mungkin, mereka akan mati!

Situasi tersebut langsung menjadi kacau.

Ling Xiao juga dengan cepat bereaksi. Ketika Lin ShaoYi mulai berteriak, dia langsung tahu apa yang akan dia lakukan, dia akan melakukan penghancuran-diri dan membawa semua orang mati bersamanya. Jika dia berhasil, maka tidak hanya Xi Jing tetapi seluruh Benua TongTian akan dihancurkan. Penghancuran-diri sang Yang Mahakuasa tidak seperti Alam Suci, jika dia menggunakan angka untuk menggambarkannya, itu akan menjadi beberapa ribu kali lipat lebih besar dari Alam Suci.

Hal pertama yang mulai runtuh adalah ruang di sekitar Lin ShaoYi. Retakan ruang menjadi lebih besar dan semakin besar saat langit mulai dipenuhi dengan kegelapan. Jika dibiarkan terus seperti ini, tempat yang pertama dihancurkan adalah Xi Jing.

Ling Xiao bergegas ke belakang Lin ShaoYi dan tangan terangkatnya untuk menampar ke arahnya. Di telapak tangannya ada pusaran hitam yang terus membesar, seperti waktu di Gua Sekte TianXin yang berada di balik gunung, tempat dimana dia menunjukkannya kepada You XiaoMo.

Dia tidak bisa menghentikan Lin ShaoYi dari penghancuran-diri karena dia bertindak sangat cepat. Saat dia kalah, dia sudah bersiap merencanakan untuk melakukan itu, jadi pada saat dia sadar, kekuatan dalam tubuh Lin ShaoYi sudah tak terkendali. Jadi dia hanya bisa berharap untuk mentransfer Lin ShaoYi.

Bola darah besar itu terkoyak, tapi masih melawan dengan kuat. Bahkan kemudian secara perlahan, sepotong demi sepotong, itu tersedot ke dalam lubang hitam di telapak tangan Ling Xiao.

“Ling Xiao, ini saatnya bagiku untuk membalas kebaikan!” Seolah mendeteksi niatnya, pikiran gila Lin ShaoYi langsung ditransmisikan ke dalam pikiran Ling Xiao. Bola darah dengan cepat tumbuh menjadi tiga hingga empat kali lipat dari ukuran semula.

Di dalamnya, ada sesuatu seolah sedang bergerak dan bau darah terus merembes keluar sementara letusan nyala api merah pada saat yang sama…

Ekspresi Ling Xiao berubah.

Saat itu, You XiaoMo, yang sedang ditarik oleh orang lain, berbalik hanya untuk melihat Lin ShaoYi dan Ling Xiao dalam kebuntuan, lalu terjadi sebuah ledakan besar. Dengan keduanya sebagai pusat, ledakan itu terdengar di seluruh benua saat lautan api yang tanpa batas menyapu langit. Langit mulai runtuh saat nyala api berputar dalam energi ruang spasial yang meluas ke segala arah. Sekarang bebatuan pegunungan yang sudah compang-camping akhirnya hancur akibat kekuatan ini. Situasi kehancuran bumi yang meluas, membuatnya serasa seperti hari kiamat telah tiba. Mereka yang tidak dapat melarikan diri semua mati di bawah kekuatan itu.

Di depan kekuatan yang mengerikan seperti itu, para ahli kuat yang menguasai Benua TongTian tampak sangat kecil. Beberapa bahkan merasa lutut mereka lemas dan hanya bisa ditarik ke dalam pengaman oleh rekan-rekan mereka.

Area hutan alam yang luas hancur dalam bencana besar ini; sepuluh mil, seratus mil, seribu mil… area itu terus bertambah. Semua orang lari demi hidup dalam kepanikan, satu-satunya hal yang mereka tahu adalah mereka hanya bisa hidup jika berlari sejauh-jauhnya, jauh sekali.

Tentu saja, kebanyakan dari mereka terpisah dari rekan-rekan mereka.

Tidak lebih dari setengah jam, seluruh Xi Jing dihancurkan sekitar dua ribu mil. Di tanah muncul lubang besar yang tak ada habisnya…

You XiaoMo berada di sisi lubang. Orang yang tadi menariknya pergi sudah lama menghilang dan hanya ada satu orang yang tersisa di dekatnya. Dia menatap tercengang ke depan, tetapi tidak ada apa-apa di sana. Tidak ada pohon, tidak ada gunung, tidak ada binatang iblis, dan tidak ada manusia yang terlihat, lalu… di mana Ling Xiao?

Dia melihat dengan matanya sendiri saat ledakan terjadi. Ling Xiao berhadapan muka dengan Lin ShaoYi saat itu, yang berarti dia terseret dalam penghancuran-diri Lin ShaoYi. Dia tidak ingin berpikiran negatif, tetapi pikirannya terus mengarah ke sana.

You XiaoMo tiba-tiba berdiri dan berteriak ke arah lubang yang tak ada habisnya. Suaranya penuh dengan emosi berharap dan ketakutan yang saling bertentangan. Matanya melesat ke seluruh tempat dengan panik. “Ling Xiao, kamu dimana? Jawab aku!”

Tidak ada jawaban, yang terdengar hanyalah gema suaranya sendiri. Ling Xiao tidak terlihat. You XiaoMo akhirnya ketakutan dan menangis. Jika Ling Xiao meninggal, maka dia juga tidak ingin hidup lagi. Ling Xiao sudah bersamanya hampir sejak awal. Dia sudah terbiasa dengan keberadaan Ling Xiao, dan hampir secara naluriah dia akan ada di sana. Dia tidak pernah berpikir tentang Ling Xiao akan meninggalkannya.

Ketika dia tenggelam dalam kesedihan, dia tidak menyadari bahaya yang mendekatinya.

Hanya setelah niat membunuh menjulang di atas kepalanya barulah dia tersadar dari emosinya, tetapi itu sudah terlambat. Tanpa persiapan, punggungnya terkena serangan yang keras dan seluruh tubuhnya melayang ke arah lubang. Untungnya dia mendapatkan kembali posturnya dengan cepat. Mengabaikan luka-lukanya, dia segera membuat jarak antara dirinya dan lawannya. Begitu dia mendarat, darah mengalir keluar dan mulutnya penuh dengan rasa karat.

You XiaoMo menyeka darah di mulutnya. Dia tidak merasa terkejut ketika dia melihat wajah si pelaku.

Zu Ma menatapnya dengan kebencian dan kesedihan. Kata demi kata seolah diperas keluar, dia berkata, “ShaoYi sudah meninggal. Sekarang aku akan mengirimmu untuk menyusul kematian-nya dan membuat Ling Xiao merasakan sakitnya kehilangan orang yang dicintai!”

Saat dia selesai berbicara, dia mendekat dengan penuh niat membunuh. Dia tidak memberi waktu bagi You XiaoMo untuk bereaksi dan begitu dia dekat, dia melemparkan cakar dan meraih kepalanya. Dari yang terlihat, dia ingin melepaskan kepalanya, dan itu sangat kejam!

Tiba-tiba sebuah tangan meraih pergelangan tangannya dan dengan ‘krak’, itu patah…

You XiaoMo memiringkan kepalanya dan menatapnya dengan tenang, “Kamu ingin membunuhku? Kamu tidak pantas! Aku bahkan belum pergi mencarimu dan kamu datang untuk menyerahkan diri padaku? Katakan bagaimana aku harus berurusan denganmu? Menyingkirkan keterampilan kultivasi-mu dan melemparkanmu ke rumah pelacur? Terdengar cukup bagus, kan?”

Zu Ma hanya berada di level Pelangi Kelas Enam, waktu itu dia bahkan tidak sebanding untuk melawannya, apalagi sekarang. Jika dia tidak tenggelam dalam menghilangnya Ling Xiao, tidak mungkin seorang penyihir kelas enam bisa menyakitinya.

Mendengar ini, mata Zu Ma memerah karena marah.

Jika itu di masa lalu, You XiaoMo tidak akan mengatakan sesuatu seperti ini, tetapi saat dia ingat bahwa Lin ShaoYi melibatkan Ling Xiao dalam kecelakaan itu, dia ingin melepaskan kemarahannya kepada Zu Ma. Jangan berpikir dia akan sopan ketika orang lain menginginkan kematiannya, bahkan jika dia terlihat cantik. Dia hanya tahu bagaimana cara untuk menghargai tubuh suaminya…

Tanpa berkata apa-pun, Zu Ma melakukan serangan ketiganya. Dia tidak peduli dengan tangannya yang patah dan menyerangnya dengan hidupnya. Sangat jelas kalau dia sudah tidak peduli dengan nyawanya., dan bahkan memiliki perasaan untuk Lin ShaoYi sampai sejauh ini!

You XiaoMo ingin mengatakan bahwa dia tidak akan terpengaruh dan kaki kanannya yang bersiap untuk ditendang kapan saja mendarat tepat di perutnya. Dengan jeritan kesakitan, dia terbang dan mendarat dengan keras di tanah. Wajahnya yang cantik digantikan oleh ekspresi yang jelek. Saat dia berpikir dia tidak akan berdiri, tubuhnya mulai berayun. Ekspresinya bukan karena putus asa setelah kehilangan tetapi sebaliknya menunjukkan sedikit tawa.

Sedetik kemudian, You XiaoMo tahu apa yang dia tertawakan.

Kekuatan jiwa yang menakutkan keluar dari tubuhnya terus-menerus. Kekuatan jiwa itu memiliki hawa dingin yang bisa dirasakan… Jelas ini adalah penghancuran-diri yang lain!

“Hahahahaha!” Zu Ma tertawa dengan ekspresi sengit seperti hantu perempuan, tetapi tawa itu tiba-tiba berhenti. Mata merahnya membelalak kaget, seolah bola matanya akan copot keluar. Dia menatap You XiaoMo sementara yang terakhir melihat ke belakang dengan kaget.

Zu Ma tengok ke bawah untuk menatap pedang yang menembus dadanya, sama seperti Kaisar TongTian yang dikhianati. Darah segar menetes dari ujung pedangnya dan pedang itu perlahan ditarik keluar dari tubuhnya. Darah mengalir dari sudut mulutnya dan aura di sekitarnya redup. Pedang tidak hanya menembus tubuhnya tetapi juga jiwanya.

Dengan ‘gedebuk‘ dia berlutut sebelum berbalik.

Saat dia melihat wajah si pelaku, matanya melebar sekali lagi dan bertanya, “Kenapa?”

Zu Ma tidak bisa mengerti bahkan selama kematiannya, mengapa anak-adopsinya akan mengkhianatinya. Ketika mereka mencari mata-mata yang menjadi si pengkhianat itu, dia bahkan tidak pernah mempertanyakan apakah itu dia atau bukan. Dia mengakui bahwa dia tidak memberinya perhatian yang layak dan kadang-kadang terlalu ketat, tetapi itu semua demi kebaikannya sendiri!

“Dia adalah temanku!” Pria muda itu berkata dengan jelas. Dia tahu apa yang membuat Zu Ma kaget. Dia adalah anak-adopsinya, tetapi kebaikan itu sudah dia balas. Berada di ambang antara hidup dan mati, melakukan hal-hal untuknya yang bertentangan dengan akhlaknya, dia sudah lama bosan dengan semua itu.

Zu Ma ambruk ke tanah dengan senyum sedih. Dia berpikir tentang mati di tangan lawannya, tetapi tidak pernah terpikir akan mati di bawah tangan orang yang paling dia percayai. Dia meninggal dengan perasaan bertekad dan tidak mau menyerah.

“Zhan YuXuan!” You XiaoMo meneriakkan nama pria muda itu dengan gembira. Setelah mereka berpisah, dia tidak pernah lagi melihatnya sejak itu. Yin Ge telah mengatakan bahwa identitas Zhan YuXuan agak istimewa, tapi sekarang, dia akhirnya tahu, dia adalah bagian dari Laba-Laba Hitam, tetapi sekarang itu bukanlah masalah!

Zhan YuXuan menatapnya dan tersenyum elegan. Senyum cerah dan ceria tampak di wajahnya yang tampan, “Ya ini aku, aku senang melihatmu selamat!”

You XiaoMo berpikir tentang Ling Xiao dan tiba-tiba senyumnya menghilang.

Zhan YuXuan tahu apa yang dia pikirkan dan menghiburnya, “Jangan khawatir, Ling Xiao sangat kuat, dia akan baik-baik saja, aku yakin itu.”

You XiaoMo menggerakkan bibirnya, berharap semoga itu benar terjadi.

Pada saat itu, ruang spasial di belakangnya muncul keretakan. Zhan YuXuan berdiri di depannya dan melihatnya. Ekspresinya berubah dan kemudian setelah berteriak ‘hati-hati’, dia menarik You XiaoMo mendekat.

You XiaoMo membeku.

Sosok akrab muncul dari keretakan spasial bersamaan dengan beberapa batuk. Lalu suara akrab dan mengejek terdengar, “Istri, suamimu ini baru saja pergi sebentar dan kamu sudah mulai mencari musim semi kedua, hah?”

Suasana hening selama tiga detik.

Ekspresi You XiaoMo yang tercengang berubah menjadi sukacita murni saat dia menerjangnya. Dia memeluknya dan langsung menggigit lehernya. Itu adalah gigitan yang cukup kuat ketika darah merembes keluar, jadi setelah itu dia menjilatnya beberapa kali.

Ling Xiao menarik napas pendek dan mendengar suara gembira istrinya di telinganya, “Musim semi kedua, akhirnya aku menemukanmu.”

“………….”

Tidak jauh dari sana, Zhan YuXuan tidak bisa menahan tawa. Lalu dia berbalik dan pergi menjauh, secara bertahap banyak orang yang selamat dari kehancuran ini. Dia ingin meninggalkan tempat ini untuk memberi ruang bagi pasangan tersebut. Di atasnya adalah langit biru jernih dan sinar matahari terang menembus awan yang menyebar di tanah, menandakan sebuah kehidupan baru.


<< LMW 711

LMW 713 >>

Iklan

Satu tanggapan untuk “Legendary Master Wife – Chapter 712

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s