Legendary Master Wife – Chapter 710

Chapter 710 – Energi Bertabrakan

Suara dari belakang sangat gelisah, namun You XiaoMo tidak mendengarnya. Seluruh pikirannya fokus dengan dua orang di atas. Hanya sampai sisi lain berteriak di telinganya membuat dia kaget dan melompat. Saat dia melihat dari dekat, dia menemukan bahwa tidak ada satu pun dari tim Qiu-nya yang pergi.

“Kenapa kalian belum pergi?” You XiaoMo bertanya tanpa sadar.

Kelompok lebih dari sepuluh orang langsung saling memandang dengan cemas. Jadi SheQiu melangkah maju sebagai wakil dan mengambil napas dalam-dalam, “Bagaimana kami bisa meninggalkan Tuan kami disini?”

You XiaoMo berkedip, “Mengapa kalian tidak bisa pergi?”

SheQiu menghela, “Karena kami adalah binatang iblis kontrak-mu dan kamu adalah Tuan kami.”

Selain Binatang Musang, sisanya telah tiba lebih dulu bersama Lin Ming. Masing-masing dari mereka dapat dianggap sebagai anggota TianGou. Mereka telah melakukan banyak upaya dalam pertempuran ini karena Lin ShaoYi memiliki dendam mendalam dengan Tuan mereka. Untungnya, kekuatan mereka semua meningkat pesat sehingga mereka dapat mengalahkan banyak anggota Laba-Laba Hitam. Meskipun mereka terluka, mereka tidak menemui hambatan besar.

You XiaoMo memandangi mereka dan menyadari untuk pertama kalinya kalau dia telah mengontrak banyak binatang iblis.

Dengan semua binatang iblisnya berdiri berbaris, selain si anak ayam yang untuk sementara kontraknya dibatalkan, dia kebetulan memiliki sebelas binatang iblis, tidak tahu apakah bayi kura-kura perlu dihitung atau tidak. Ini cukup untuk membentuk tim sepak bola.

Ngomong-ngomong, dia nyaris tidak pernah bertemu dengan anggota tim Qiu sejak mereka datang ke Benua TongTian. Meskipun mereka hidup dengan tenang dan nyaman setelah mengikutinya, tapi sebagian besar menghabiskan waktu mereka di luar untuk membantunya menjalankan tugas. Melihat mereka saat ini, dia menyadari kalau masing-masing dari mereka telah sangat berubah.

“Kamu tidak perlu menetap di sini. Pergi keluar dan bantu yang lain.” You XiaoMo melambaikan tangannya, “Saat tadi aku datang, aku dan Ling Xiao melihat banyak binatang iblis yang kuat di luar sana dan memperhatikan bahwa mereka adalah kekuatan dari Xi Jing. Selain itu, mereka semua ada di sini untuk melemparkan diri mereka ke pangkuan Lin ShaoYi. Seharusnya Zu Ma yang menyuruh mereka datang dengan maksud untuk menyergap kita.”

Karena Lin Ming memiliki persiapan yang dibuat untuk memenuhi segala kemungkinan, Zu Ma juga akan memiliki rencana cadangan. Cadangan ini adalah kekuatan yang mengandalkan mereka. Meskipun mereka sebagian besar adalah sekelompok rakyat-jelata, orang-orang ini juga merupakan kekuatan yang kuat ketika berkumpul bersama. Dia awalnya bermaksud membiarkan mereka bersembunyi di luar untuk menyergap mereka yang bertindak sendiri atau mereka yang terluka, tetapi dia tidak mengharapkan segala sesuatu berkembang dengan cara ini.

“Aku mengerti.” SheQiu segera tahu apa yang You XiaoMo maksudkan. Lagi pula, mereka tidak bisa berbuat banyak bahkan jika mereka diam di sini. Lebih baik bagi mereka untuk pergi keluar dan membunuh musuh dengan sepenuh hati.

“Ayo bersaing dan lihat siapa yang membunuh lebih banyak!” PiQiu yang tidak lagi naif segera menyarankan dengan dua mata yang berkilauan.

Dia menyuruh orang lain untuk ikut dengannya segera. Yang pertama setuju adalah MiawQiu. Keduanya sering nongkrong bareng dan tidak belajar banyak hal baik, sebaliknya mereka belajar banyak hal buruk. You XiaoMo tidak punya waktu untuk memperhatikan mereka saat itu. Hasilnya mereka menjadi seperti ini.

LanQiu juga pergi bersama suadara-saudaranya untuk membunuh musuh. Sejak You XiaoMo menyelamatkan Serigala Keserakahan, keenam bersaudara itu bekerja keras untuknya. 20%-30% bawahan Laba-Laba Hitam yang gugur bisa dibilang hasil karya mereka. Bola mata You XiaoMo hampir keluar ketika dia mendengar ini dari Tian Dao.

Dalam waktu singkat, kelompok lebih dari sepuluh orang telah pergi.

You XiaoMo menghela nafas lega. Dia benar-benar takut kalau mereka akan bersikeras untuk tetap tinggal. Dia cemas jika mereka terlibat dengan hal ini dan terluka.

Pada saat ini, tiba-tiba dia merasakan beberapa tatapan tajam menimpa dirinya. Dia menemukan tiga orang yang akrab ketika dia mengikuti garis pandang dan langsung menyeringai.

Dua dari ketiga orang itu langsung memberinya tatapan tajam. Sekali lagi ledakan keras di langit menarik perhatian mereka.

Mereka bisa melihat dua sosok terjerat – yang satu dengan warna biru dan yang satu lagi dengan warna putih – dengan cepat berpisah ketika niat membunuh mereka memenuhi langit.

Keduanya adalah praktisi Yang Mahakuasa. Mereka tidak lagi berada di tahap di mana mereka menggunakan energi spiritual mereka untuk saling membombardir seperti sebelumnya. Ledakan sonik terus-menerus terdengar dari langit dan membuat ruang terdistorsi. Retakan spasial yang muncul dalam jumlah besar praktis mengguncang langit seperti seribu luka menganga (terbuka lebar). Ada celah spasial di atas kepala mereka yang mungkin akan runtuh dalam waktu singkat.

Lin Shaoyi dengan kejam memelototi Ling Xiao. Nyala api berkobar dengan cepat di bawah kakinya dan dengan cepat terwujud menjadi bentuk api Qilin di depannya. Meskipun itu tampak persis sama dengan api Qilin yang telah bertarung dengan Ling Xiao, auranya telah berubah.

Api Qilin itu membuka matanya dan sepasang mata merah muncul dari dalam api. Mata itu jelas dan realistis, seolah-olah ada kehidupan di api Qilin tersebut. Seperti Tuan-nya, api Qilin itu dengan ganas menatap Ling Xiao saat suara mengancam datang dari mulutnya. Tiba-tiba terbang keluar seperti meteor setelah menggunakan tapak depannya untuk menyentak beberapa kali, dan menerkam ke arah Ling Xiao.

Sudut bibir Ling Xiao terangkat seperti lengkungan saat dia mengepalkan tangannya dengan erat. Kekuatan tanpa batas langsung menyatu di antara tangannya. Ketika api Qilin itu menyerang sambil meraung, dia meninju kepalanya. Seluruh adegan membeku dalam sekejap dan api Qilin yang meraung tadi berubah menjadi bunga api sebelum lenyap.

Lin Shaoyi memusatkan perhatiannya, tetapi serangan Ling Xiao tiba sebelum dia bisa bergerak. Setelah Ling Xiao melenyapkan api Qilin, tangan kirinya dengan cepat membentuk beberapa segel. Bola cahaya putih naik dari tangannya dan begitu banyak, yang kemudian menembak ke arah Lin ShaoYi.

Lin Shaoyi mendengus dingin dan hendak menemui serangan dengan telapak tangannya. Tiba-tiba debaran muncul di dalam hatinya dan ekspresinya berubah saat dia mundur secepat angin. Tanpa terduga, bola cahaya itu tiba-tiba meningkatkan kecepatannya dan segera tiba di depannya…

BOOM!

Ledakan dari banyaknya bola cahaya seperti kembang api yang indah dan sangat besar, mekar cemerlang di atas langit. Ruang akhirnya runtuh, runtuh seperti kaca yang hancur.

“Keluar dari sini!” Suara Fu CangQiong tiba-tiba terdengar dan semua orang berubah menjadi seberkas cahaya ketika mereka dengan cepat terbang menuju pintu keluar. Mereka sudah dekat dengan pintu keluar dan tiba dalam sekejap mata.

Meskipun ada anggota Laba-Laba Hitam di belakang mereka, semua orang mengabaikan mereka. Dengan runtuhnya ruang, semua orang akan ditarik ke dalam kehampaan jika mereka tidak keluar tepat waktu. Ada energi spasial yang bisa meremas seseorang sampai mati dalam kehampaan. Ini tidak dapat dibandingkan dengan badai spasial yang ditemui di lorong spasial karena kekuatan mereka hampir dua kali lipat.

Kecepatan dari runtuhnya ruang itu sangat cepat. You XiaoMo bersukacita saat dia melarikan diri. Untungnya, dia memiliki pandangan-jauh ke depan untuk memberitahu SheQiu dan yang lainnya untuk keluar. Jika tidak, dia akan khawatir soal apakah mereka bisa melarikan diri. Dia tidak perlu khawatir tentang yang lain. Jika mereka mati karena ini, harga diri mereka mungkin akan terlempar ke rumah nenek mereka*.

*T/N: terlempar ke rumah nenek mereka, yang berarti “membuat sesuatu yang sangat disesalkan”

 

Seluruh proses memakan waktu kurang dari lima belas detik. You XiaoMo berbalik. Ruang itu telah mengisi dunia kehampaan yang gelap dan tak berdasar. Seluruh tanah Klan Qilin menghilang secara instan tanpa jejak. You XiaoMo mendongak dan melihat Ling Xiao berdiri di atas puncak gunung sementara Lin ShaoYi yang membuat sedikit kesan buruk (sosok yang sedikit menyesal). Pakaian mewahnya sobek dan terkoyak. Meskipun dia tampaknya tidak mengalami cedera, itu adalah prestasi kecil untuk melihatnya menyesal sesedih itu.

Ekspresi di mata Lin ShaoYi tersembunyi ketika tekanan rendah terpancar dari tubuh Lin ShaoYi, menyebabkan langit dan bumi berubah dengan suasana hatinya yang negatif. Langit secara bertahap ditutupi oleh awan darah. Karena metode Lin ShaoYi untuk menjadi Yang Mahakuasa tidak lazim, awan darah yang besar ini tampaknya menjadi energi anumerta dari Leluhur Qilin yang telah dia serap. Ada sejumlah besar energi di awan darah dan aura yang dipenuhi amarah tak terlihat samar-samar berputar di dalamnya. Ledakan yang luar biasa disertai dengan guntur dan kilat.

Berada dibawah, Fu CangQiong dan yang lainnya terkejut.

Tanpa diduga, Lin ShaoYi masih memiliki teknik seperti itu yang tampaknya kartu truf-nya. Setiap ledakan kilat mengandung energi yang sangat hebat. Bahkan mereka tidak memiliki keyakinan yang cukup kalau mereka akan dapat memblokir kilat berikutnya. Karena mereka terlalu fokus, mereka tidak memperhatikan bahwa ekspresi semua ahli dari Klan Qilin telah berubah. Tatapan mereka yang penuh dengan niat membunuh diarahkan ke Lin ShaoYi.

Semua orang dengan cemas menatap Ling Xiao. Bagaimanapun, ekspresi Ling Xiao tidak memiliki perubahan sedikitpun. Dia sangat tenang dan santai seperti sebelumnya sehingga membuat orang merasa nyaman. Sedetik kemudian, nyala api memenuhi seluruh langit yang menyembur keluar dari kakinya dan langsung menyatu menjadi api yang setara dengan awan darah.

Yang mengejutkan, nyala api ini bukan ungu atau merah, tetapi putih seperti es dan kabut. Tetapi nyala api itu memang api. Mereka bisa merasakan panas yang membakar meskipun terlihat sangat dingin sehingga udara dingin bisa terpancar darinya. Apalagi itu bukan perasaan terbakar pada kulit, tetapi dalam jiwa. Seolah-olah mereka berdiri telanjang di dalam nyala api dan ada juga perasaan terpisah dari tubuh.

Hati mereka semua berdebar saat mereka bertanya-tanya seperti apa nyala api itu. Beberapa bahkan menatap You XiaoMo dengan pertanyaan tertulis di wajah mereka.

You XiaoMo juga bingung. Mereka segera bergegas ke sini setelah Ling Xiao naik level, jadi dia belum pernah melihat hal itu juga.

Tanpa jawaban, semua orang hanya bisa berbalik dan terus menatap.

Awan darah yang menghiasi langit dan menutupi bumi tampaknya telah selesai berkumpul ketika suara guntur yang menggema terdengar. Suara-suara itu sangat luar biasa dan hati semua orang berdegup kencang ketika mereka mendengarnya. Setelah itu, di bawah instruksi Lin Shaoyi, awan darah berubah menjadi wajah yang aneh dan dengan ganas melompat ke arah Ling Xiao untuk menggigitnya.

Sebelum awan darah bisa mencapai Ling Xiao, api dingin dan berkabut yang mendidih di sekitarnya berubah menjadi Qilin putih dalam sekejap mata. Qilin putih langsung bergegas keluar. Kemampuan melompat-nya sangat tinggi, dan itu praktis bertabrakan dengan awan darah yang berubah menjadi topeng iblis dalam sekejap. Topeng iblis membuka mulutnya dan seolah-olah berniat untuk melahap Qilin putih dalam satu tegukan. Namun, Qilin putih melompati bagian atas topeng iblis dan memperlihatkan gigi setajam silet ketika itu berada di atas kepala topeng iblis. Dengan mulut terbuka, Qilin putih menggigitnya…

Topeng iblis terpelintir dan langsung balas menggigit. Kedua belah pihak saling menggigit bolak-balik sampai mereka digigit tidak berbentuk. Tubuh mereka yang berubah seolah-olah berada di ambang tidak mampu untuk mempertahankan bentuknya. Kedua kekuatan itu saling menabrak, dan gelombang energi terus menyebar. Gunung-gunung dan puncak-puncak terdekat diratakan oleh gelombang energi, mengguncang langit dan bumi.

Orang-orang tidak lagi peduli dengan perkelahian karena masing-masing dari mereka dievakuasi ke tempat yang aman. Siapa yang tahu jika energi itu tiba-tiba mencapai mereka di saat kecerobohan.

Saat momen menegangkan ini, api Qilin yang tampaknya menghadapi kekalahan segera meraung ke arah langit. Bahkan lebih banyak api putih berkumpul di sekitarnya dengan cepat dan sosok yang tingginya sekitar sepuluh meter naik secara dramatis hingga ketinggian seratus meter. Energinya bahkan tampak lebih kuat saat menatap awan darah berwajah iblis seperti seorang pemburu yang menatap mangsanya.

Ekspresi di wajah Lin ShaoYi berubah.


<< LMW 709

LMW 711 >>

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s