Legendary Master Wife – Chapter 689

Chapter 689 – Satu Gunung Tidak Bisa Menyembunyikan Dua Harimau

(T/N: 一山不能容二虎, ungkapan umum yang merujuk pada bagaimana dua orang kuat tidak akan bisa hidup berdampingan di satu tempat)

Pfft….”

Asap putih tiba-tiba muncul dari dalam kuali, berputar ke atas dan menghilang di udara.

You XiaoMo melihat tumpukan serpihan hitam yang tersisa dari ramuan ajaib yang dilemparkan ke dalam kuali dan diam-diam menyeka darah yang menutupi wajahnya. Dia terdiam begitu lama karena ini sudah kedua kalinya dia gagal.

Pertama kali, setelah melalui penyulingan tanpa akhir, dia butuh empat hari untuk mengekstraksi semua ramuan ajaib. Tapi kemudian kesalahan kecil terjadi selama tahap pemurnian, dan dia mengalami kegagalan.

Kedua kalinya, atau yang sekarang ini, juga terjadi kesalahan selama tahap pemurnian. Apalagi, saat dia akan selesai. Butuh total delapan hari, tetapi dia gagal pada detik terakhir!

Fu CangQiong hanya memberinya tiga porsi bahan. Sekarang hanya ada satu porsi yang tersisa. Jika dia gagal lagi, dia harus meminta lebih banyak dari Fu CangQiong atau pergi mencari bahan-bahan itu sendiri. Dia sudah mengumpulkan sedikit di dalam dimensinya, tapi…

Saat You XiaoMo berpikir tentang kegagalan, dia merasa sangat malu.

Waktu itu, ketika dia mendengar tentang bagaimana Guru Lai dari Aliansi Cang juga gagal berkali-kali saat menyuling Pil Samsara, dia tidak terlalu peduli. Jadi, kenyataan secara brutal menampar wajahnya. Kamu tidak boleh terlalu sombong, atau kamu akan berakhir seperti ini!

Awalnya, dia hanya berpikir kalau itu akan memakan waktu sekitar sepuluh hari, tetapi sekarang hampir setengah bulan telah berlalu. You XiaoMo duduk dan beristirahat selama setengah jam sebelum mengeluarkan bahan porsi ketiga. Dia membayangkan apa yang harus dia lakukan dalam pikirannya terlebih dulu sebelum bertindak.

Sejumlah besar ramuan ajaib jatuh bertebaran ke dalam kuali.

……

……

Di markas Laba-Laba Hitam.

Kaisar TongTian menatap aula istana di puncak gunung yang jauh dengan ekspresi yang tak terbaca di wajahnya. Dia merasa itu adalah keputusan yang salah untuk datang ke Xi Jing bersama Lin ShaoYi.

Alasannya sangat sederhana. Kerja-sama mereka hanya dibentuk dari kepentingan bersama. Yang terbaik adalah kerja-sama semacam ini didirikan di atas dasar kekuatan yang sama; begitu titik pusat kesetaraan itu hilang, dia akan menjadi domba yang mengirim dirinya ke mulut harimau. Jika rencana Lin ShaoYi berhasil, sulit untuk memastikan kalau dia tidak akan meninggalkan kaisar TongTian setelahnya.

“Kaisar Yang Agung, aku masih percaya bahwa akan lebih baik jika kita segera pergi,” Bawahan kepercayaan memberi saran ketika melihat Kaisar TongTian mondar-mandir dengan alis mengkerut.

“Bahkan menurutmu begitu?” Kaisar TongTian berhenti berjalan dan menatapnya dengan ragu.

Bawahan kepercayaan itu mengangguk. “Kaisar Yang Agung, situasi saat ini tidak menguntungkan bagi kita. Siapa Lin ShaoYi sampai bisa mendirikan kekuatan seperti Laba-Laba Hitam? Dia pasti seseorang yang jahat dan tanpa belas-kasihan. Begitu kekuatannya melampaui kekuatan Kaisar Yang Agung, dia pasti tidak akan membiarkanmu tetap sejajar dengannya.”

Wajah Kaisar TongTian berubah gelap. Apa yang dikatakan bawahan kepercayaan-nya itu memang persis seperti apa yang dia pikirkan dalam benaknya.

Dia hanya mengetahui pada hari dimana dia bekerja-sama dengan Lin ShaoYi untuk membunuh Ling Xiao, Lin ShaoYi sebenarnya mengubah darahnya sendiri, dan ingin menjadi orang dari legenda Empat Klan Binatang Kuno. Perilaku semacam ini bahkan lebih gila dari rencananya sebelumnya!

Lalu, apa yang membuatnya takut adalah rencana Lin ShaoYi sudah sekitar 70% tercapai. Dia memiliki garis keturunan Klan Qilin, Klan Phoenix Iblis, dan Klan Naga Sejati. Satu-satunya yang belum dimilikinya adalah garis keturunan Kura-Kura Hitam. Begitu dia berhasil, tidak ada yang sebanding untuk menjadi lawannya lagi, dan kerja-sama diantara mereka ini juga akan sia-sia.

Ini adalah markas Laba-Laba Hitam dengan Gadis Suci Zu Ma yang secara pribadi melindunginya. Jika Kaisar TongTian ingin meluncurkan serangan mendadak pada Lin ShaoYi dan menghentikannya, itu kemungkinan besar mustahil.

Terlebih lagi, dia masih tidak bisa mengkonfirmasi apakah Lin ShaoYi benar-benar mengubah darahnya dalam kultivasi terpencil saat ini. Bagaimana jika itu jebakan yang sengaja dia buat?

“Kaisar Yang Agung, jangan ragu-ragu lagi. Tidak masalah apakah itu jebakan yang dibuat Lin ShaoYi atau bukan, kita tidak bisa terus tinggal di tempat ini. Bawahan ini bahkan menduga kalau satu-satunya alasan Lin ShaoYi bekerja-sama dengan Kaisar Yang Agung kemungkinan besar karena dia ingin menyerap kekuatan yang dimiliki Kaisar Yang Agung.” Bawahan kepercayaan itu segera menjelaskan.

Kekhawatirannya tidak berdasar. Dalam beberapa tahun terakhir, Laba-Laba Hitam menderita kerugian besar selama beberapa pertempuran. Meskipun Laba-Laba Hitam memiliki darah segar yang bisa menggantikan anggota mereka yang hilang, pada akhirnya mereka masih belum banyak bertempur sebelumnya, yang akan menyebabkan masalah menumpuk tanpa pengalaman yang cukup.

“Baiklah kalau begitu.” Kaisar TongTian setuju.

Dia sudah lama memperkirakan resiko untuk meminta sesuatu yang mustahil dari seseorang, tetapi dia tidak mengira itu akan terjadi begitu cepat. Pada saat itu, dia seharusnya tidak setuju dengan Lin ShaoYi, atau dia tidak semestinya pergi ke Xi Jing bersamanya.

Bawahan kepercayaan itu melanjutkan, “Kaisar Yang Agung, karena kamu sudah memutuskan, ayo kita terus mengamati selama beberapa hari lagi dan memastikan bahwa Lin ShaoYi benar-benar dalam kultivasi terpencil. Ketika tiba waktunya, kita akan pergi. Meskipun Zu Ma itu kuat, dia jelas bukanlah tandingan Kaisar Yang Agung.”

“Baiklah!” Setelah dengan tegas mengatakan itu, Kaisar TongTian tidak memperhatikan bahwa ketika bawahannya memalingkan wajah, matanya berkedip sebentar dengan sedikit ekspresi aneh di kedalaman mereka dan menghilang dalam sekejap.

Lima hari kemudian, bawahan kepercayaan itu mendengar kalau Lin ShaoYi memang sedang dalam kultivasi terpencil.

Kemungkinan besar karena dia telah terprovokasi oleh garis keturunan di tubuh Ling Xiao, Lin ShaoYi merasa sangat terancam dan memutuskan untuk menyelesaikan bagian rencananya yang tersisa secepat mungkin dalam periode waktu mendatang. Markas Laba-Laba Hitam dijaga ketat. Sangat sulit untuk mendekati gunung di istana utama. Karena itu, si bawahan kepercayaan tidak punya pilihan selain menarik niat asli orang lain.

Setelah mengkonfirmasi lagi dan lagi, mereka akhirnya bergerak saat penjaga berganti-shift.

Kaisar TongTian tidak membawa banyak orang bersamanya kali ini. Termasuk dia, totalnya hanya ada lima belas orang, jadi itu tidak akan terlalu mencolok. Selain itu, bahkan orang-orang dengan basis kultivasi terendah di antara kelompok mereka masih di tingkat Alam Ilahi. Dia membawa kepercayaan-diri ini sampai mereka dihalangi. Kaisar TongTian tidak mengerti; dia jelas-jelas sudah sangat berhati-hati, jadi bagaimana bisa mereka ketangkap-basah?

Kaisar TongTian menatap pria tampan, tinggi dan anggun yang berdiri di hadapannya dengan ekspresi jelek di wajahnya. Bukankah mereka mengatakan kalau Lin ShaoYi sedang dalam kultivasi terpencil? Kenapa dia muncul di sini? Apa yang sebenarnya terjadi?

“TongTian-Xiong, kamu mau pergi kemana?” Lin ShaoYi tersenyum lebar saat melihat Kaisar TongTian, ​​yang memiliki wajah penuh rasa tidak percaya. Membuatnya semakin bahagia.

Ekspresi Kaisar TongTian tiba-tiba menjadi gelap. “Jadi ini jebakan yang kamu atur.”

Lin ShaoYi tersenyum. “Benar. Jika kamu patuh tinggal di sini, aku mungkin tidak akan mengambil tindakan terhadapmu. Tapi karena kamu tidak puas dengan itu, maka aku tidak punya pilihan selain untuk keluar secara pribadi dan berurusan sendiri denganmu.”

Kaisar TongTian mendengus dingin, tetapi ekspresinya semakin jelek. Dia berkata, “Dari apa yang bisa aku lihat, kamu tidak punya niat sedikit pun untuk membiarkanku pergi. Aku menduga kalau rencana-mu sudah berhasil, yah kan? Apa yang disebut kultivasi terpencil itu hanya agar kamu bisa memancingku keluar dan memaksaku untuk bertindak.”

“Kamu benar.” Lin ShaoYi tidak berencana untuk menyembunyikan itu. Jadi dia berkata dengan ramah, “Tetapi, itu tidak sepenuhnya benar. Rencanaku belum berhasil, masih ada kurang bagian terakhir.”

Sebuah firasat buruk tiba-tiba muncul di hati Kaisar TongTian.

Lin ShaoYi tersenyum, tapi senyumnya terlihat jahat bercampur licik. “Menurutmu kenapa aku menipumu untuk datang ke Xi Jing? Apakah aku benar-benar ingin agar kamu membantuku? Kamu juga ahli tingkat tinggi. Kamu harusnya tahu bahwa satu gunung tidak bisa menyembunyikan dua harimau. Tidak mungkin aku membiarkan ancaman sepertimu tetap berada di sisiku.”

“Apa yang sebenarnya ingin kamu lakukan?”

Wajah Kaisar TongTian menjadi pucat. Untuk beberapa alasan, semakin Lin ShaoYi berbicara seperti ini, semakin dia merasa seolah-olah ada semacam bahaya yang sudah membayangi hatinya, seperti ada krisis yang tersembunyi di sekitarnya, membuat darahnya menjadi beku.

Perasaan seperti ini terlalu tidak normal!

Baik atau buruk, dia masih ahli bintang tujuh. Bahkan jika Lin ShaoYi ingin melakukan sesuatu padanya, mereka berdua kurang lebih akan seri (seimbang). Dia juga bisa meninggalkan tubuhnya, tetapi bahkan dengan kepercayaan diri itu, dia terus merasa seolah-olah ada sesuatu yang tidak beres setelah melihat penampilan Lin ShaoYi yang tenang dan santai.

“Kamu akan segera tahu.” Lin ShaoYi menarik sudut bibirnya, ekspresinya semakin arogan. Seolah-olah dia adalah pemangsa, dan ingin menelan Kaisar TongTian dalam satu gigitan.

Kaisar TongTian dengan erat mengepalkan tinjunya, kebenciannya terhadap Klan Qilin semakin bertambah. Pertama Ling Xiao, dan sekarang Lin ShaoYi. Satu per satu dari mereka mempermainkannya seolah-olah dia adalah seekor monyet. Dia pasti tidak akan melupakan hal ini dengan mudah; jika dia bisa kabur dari sini, dia benar-benar akan mendatangkan malapetaka terhadap Lin ShaoYi dan Ling Xiao sampai-sampai mereka bahkan tidak memiliki tubuh-utuh untuk dimakamkan!

Pada saat itu, Kaisar TongTian tiba-tiba membuka matanya lebar-lebar. Di depannya adalah Lin ShaoYi, yang mengenakan seringai seperti dugaannya.

Kaisar TongTian perlahan menurunkan kepalanya. Pedang tajam telah menembus dadanya, dan darah segar menetes dari ujung pedang ke tanah.

Pedang? Pedang yang menusuknya dari belakang?

Satu-satunya orang yang tidak dia waspadai adalah bawahan-nya. Sekarang, ketika dia mengingat bawahan kepercayaan itu memberinya saran, dia tiba-tiba menyadari kalau orang pertama yang disogok adalah bawahan kepercayaan-nya.

“Kaisar Yang Agung, jangan salahkan aku!” Suara acuh tak acuh bawahan kepercayaan itu terdengar dari belakangnya. “Pemenang mengambil segalanya; kaulah yang paling memahami logika ini. Aku hanya ingin mengikuti ahli yang sejati, tetapi sejak kamu kalah dari Ling Xiao, kamu sudah ditakdirkan untuk menjadi seorang pecundang!”

“Hahahahaha!” Lin ShaoYi mulai tertawa gila. Seolah-olah suara tawanya telah diperbesar beberapa kali lipat, yang bergema di sekitar mereka tanpa henti. Ekspresi itu membuatnya tampak sedikit tidak-waras. Setelah beberapa lama, dia akhirnya berhenti. “TongTian-Xiong, tidak perlu begitu sopan, aku akan menerima tubuhmu. Jika rencanaku berhasil, ShaoYi pasti akan sangat berterima kasih atas hadiah dermawanmu.”

Kaisar TongTian meludahkan seteguk darah. Tubuhnya bergetar sebelum akhirnya dengan perlahan terguling.

Pemenang mengambil segalanya!

Tentu saja dia mengerti garis logika itu, hanya saja dia tidak pernah menyangka bahwa dia akan kalah. Dia bahkan lebih tidak menyangka dia yang berdiri jauh di atas semua orang di piramida, akan menemui ajalnya dengan cara seperti ini. Setelah bertahun-tahun melewati semua jenis kehidupan, dia tidak menyangka itu benar-benar menurunkan kewaspadaannya ke titik dimana dia sepenuhnya percaya kalau bawahan-nya tidak akan mengkhianatinya.

Kaisar TongTian tidak rela. Dia harus menjadi Yang Mahakuasa!


<< LMW 688

LMW 690 >>

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s