Legendary Master Wife – Chapter 682

Chapter 682 – Mengungkap Rahasia

Hutan lebat dipenuhi burung dan binatang buas.

Embusan angin bertiup dan ada dua sosok yang muncul di alam terbuka. Salah satu dari mereka terbungkus jubah hitam dari ujung kepala hingga ujung kaki yang tampaknya memiliki efek untuk menghalangi pandangan orang lain.

Ling Xiao melepaskan diri dari cengkeramannya dan mengamati pria berjubah hitam itu dengan tatapan tajam sebelum dia dengan tenang mengalihkan pandangannya. Kemudian dia duduk dalam posisi bersila dan mulai pulih dari cedera. Karena pria itu telah menyelamatkannya, dia tidak perlu khawatir kalau pihak lain akan mencuri kesempatan untuk melakukan serangan diam-diam padanya.

Pria berjubah hitam itu tidak mengatakan sepatah kata pun. Sebaliknya, dia menatap Ling Xiao dalam diam. Seolah-olah dia bukan orang yang baru saja menyelamatkan Ling Xiao saat dia memperhatikan Ling Xiao dengan penuh perhatian.

Setelah periode waktu yang tidak diketahui, suara yang dalam dan serak yang seolah-olah menekan sesuatu tiba-tiba terdengar di udara, “Kamu tidak ingin tahu tentang siapa aku dan mengapa aku menyelamatkanmu?”

Ling Xiao tidak menjawab untuk waktu yang lama. Setelah sekitar setengah jam, dia membuka matanya dan bertemu dengan mata pria berjubah hitam itu saat dia dengan tenang menjawab, “Aku sangat ingin tahu. Katakanlah kalau begitu.”

Pria berjubah hitam, “………”

Setelah diberi jawaban seperti itu, pria berjubah hitam tersebut tidak bisa dengan gembira membicarakannya. Tentu saja, dia tidak salah. Karakter anak ini sedikit cacat.

Pria berjubah hitam itu berunding sejenak, “Aku belum bisa memberitahumu tentang itu…”

“Kalau begitu kamu tidak perlu membicarakannya,” Ling Xiao menyela.

Pria berjubah hitam, “………”

Sebenarnya, itu bukan hanya sedikit cacat tetapi lumayan cacat.

Ling Xiao berdiri dan membersihkan dedaunan di tubuhnya sebelum dia memandang pria itu, berkata dengan tenang, “Aku akan pergi jika tidak ada hal lain. Sekarang Istriku pasti sedang mencariku.” Setelah itu, dia berbalik dan pergi.

“Tunggu sebentar.” Pria berjubah hitam itu segera memanggilnya. Anak ini benar-benar mustahil untuk dihadapi. Jika dia tahu sebelumnya dari awal…

Ling Xiao tiba-tiba berbalik. Itu bukan karena apa yang dikatakan pria itu, tetapi dia tiba-tiba teringat sesuatu, “Oh ya, aku hampir lupa mengatakan terima kasih. Jika kamu tidak muncul tiba-tiba dan menyelamatkanku, aku akan mengalami luka parah. Jadi terima kasih banyak.”

Kemudian dia terus berjalan ke depan.

“Berhenti di sana, bocah nakal!” Pria berjubah hitam itu tampaknya berada di akhir kesabarannya, tetapi nadanya sedikit tidak berdaya, “Meskipun kamu sudah dewasa, bagaimana bisa kepribadian-mu begitu tidak menyenangkan? A-Gu (阿古) bahkan mengatakan kepadaku kalau kamu telah tumbuh dengan sangat baik, tetapi sepertinya itu semua hanya luarnya saja. Bagaimana bisa istri-mu mentolerir kepribadian seperti milik-mu itu?”

“Karena istriku lebih pintar darimu.” Ling Xiao membantah.

Pria berjubah hitam itu mendengus dan tertawa. Suaranya tidak lagi dalam dan serak, tetapi penuh dengan maskulin dan dominasi. Orang bisa membayangkan betapa tampan dan sombongnya dia hanya dengan suaranya, “Kamu sudah jelas menebak siapa aku, tapi kamu sengaja mengatakan kata-kata ini untuk memprovokasi aku, yah?”

Akhirnya Ling Xiao berbalik dengan senyum jahat di bibirnya, “Aku hanya berakting bersamamu. Mungkinkah ini bukan hasil yang kamu inginkan? Jika begitu, maka kamu harus ingat untuk menyebutkan hal itu sebelumnya di waktu berikutnya kita bertemu lagi. Sebagai seorang anak laki-laki, aku akan mencoba yang terbaik untuk mengimbangi hal itu denganmu dan membiarkanmu bertindak sepuas hati.”

Lin Ming tertawa bukannya marah. Dia selalu berpikir kalau anak ini tidak tahu banyak. Sekarang tampaknya dia harus mengenalnya lagi. Anak ini tahu sesuatu lebih dari yang dia duga.

“Bagaimana kamu bisa menebak itu aku?”

“Apakah kamu masih harus menebak untuk hal seperti ini?” Ling Xiao bertanya dengan tidak peduli, seolah pertanyaan itu tidak layak untuk disebutkan.

Lin Ming tidak lagi berharap bahwa dia akan berbicara dengan baik. Jadi dia hanya bisa bersikap agak rendah hati, “Anggaplah seolah-olah aku tidak tahu tentang hal itu dan katakan padaku.”

Ling Xiao menatapnya dengan ejekan, seperti mengatakan, kamu sama sekali tidak mengetahuinya, namun kamu berbicara begitu sombong dengan tidak tahu malu, kamu bahkan lebih buruk daripada istriku.

Lin Ming mengerti maksud dari separuh pertama kalimatnya, tetapi tidak jelas tentang lanjutan separuh kalimat kedua. Untung saja, wajahnya cukup tebal sehingga dia menerima ejekan Ling Xiao dan meremehkan dengan tenang. Aspek ini adalah di mana keduanya sangat mirip satu sama lain.

Ling Xiao menjelaskan, “Orang yang bisa menyelamatkanku dari Lin ShaoYi dan Kaisar TongTian harus memiliki kultivasi setidaknya bintang tujuh. Aku tahu berapa banyak ahli bintang tujuh yang ada di Benua TongTian. Sayangnya, aku tidak pernah memiliki urusan dengan para ahli ini sehingga mereka tidak punya alasan untuk menyelamatkanku. Awalnya, aku pikir itu mungkin Lord Qilin, tetapi aku segera membatalkan kesimpulan ini.”

“Kenapa?” Lin Ming bertanya.

“Aku ingat kalau Paman Gu pernah memberitahuku sesuatu tentang Lord Qilin. Lord Qilin adalah satu-satunya di antara Empat Klan Binatang Kuno yang selamat sejak Perang Kuno, tetapi dia menderita luka-luka internal yang sangat serius dan telah berada dalam kultivasi terpencil sejak berakhirnya Perang Kuno. Sejak saat itu hingga sekarang, berapa kali dia keluar dapat dihitung dengan satu tangan dan tidak ada yang tahu apakah lukanya telah pulih atau belum. Menurutku bahkan Lin ShaoYi tidak tahu itu, yah kan?” Ling Xiao meliriknya dan menjawab dengan pertanyaan seolah dia punya rencana sebelumnya.

“Kamu menyimpulkan bahwa aku bukan Lord Qilin hanya karena ini? Bukankah itu terlalu gegabah?” Lin Ming mengerutkan kening dan merasa tidak puas dengan jawaban ini.

“Tentu saja tidak!” Ling Xiao menatapnya dengan senyum yang belum tersenyum, “Ini hanya apa yang pertama kali aku curigai. Yang benar-benar membuatku aneh adalah sikap Lord Qilin padaku.”

Lin Ming sekiranya mengerti setelah mendengar ini.

Ling Xiao melanjutkan, “Empat Klan Binatang Kuno sangat mementingkan kemurnian dari garis keturunan mereka. Aku sudah melihat banyak informasi dan Klan Qilin adalah yang paling serius. Seseorang mengatakan padaku sesuatu sesudahnya. Itu adalah intinya.”

Lord Qilin adalah pemimpin Klan Qilin dan dia memikul beban berat untuk meningkatkan jumlah anggota Klan Qilin. Dalam Perang Kuno, orang pertama yang menyatakan posisinya dalam legenda Empat Klan Binatang Kuno adalah Lord Qilin. Dia tidak menyetujui ahli yang memiliki garis keturunan dari semua Empat Klan Binatang Kuno dan bahkan bisa dikatakan kalau dia membencinya. Bukti yang paling penting adalah cedera-nya.

Cedera Lord Qilin bukan didapat dari Kaisar TongTian pertama, tetapi dari orang itu. Itu karena Lord Qilin menolak untuk menerimanya memimpin Empat Klan Binatang Kuno dan kemudian memprovokasi orang itu. Pada akhirnya, dia bukanlah tandingannya.

Jadi yang membenci orang itu dari legenda Empat Klan Binatang Kuno paling banyak adalah Lord Qilin. Tapi, ini adalah rahasia dan tidak ada lebih dari tiga orang yang tahu tentang ini.

Sayangnya, salah satu dari mereka adalah pria berjubah putih di Pegunungan Makam Hantu.

Jiwanya masih ada di Pegunungan Makam Hantu meskipun dia tidak bisa lagi disebut sebagai manusia.

Ketika pria berjubah putih itu menemukan rahasia garis keturunan Ling Xiao, dia tidak hanya memberitahu Ling Xiao rahasia tentang bagaimana garis darah itu distimulasi, tetapi juga menceritakan kepadanya tentang keadaan Lord Qilin.

Ini dikarenakan jika Ling Xiao benar-benar menjadi orang dari legenda yang memimpin Empat Klan Binatang Kuno di masa depan, maka sewaktu Lord Qilin masih hidup, dialah yang paling harus diwaspadai oleh Ling Xiao. Bagaimanapun, pria berjubah putih itu juga memberitahunya kalau Lord Qilin telah menderita luka parah yang sangat sulit untuk dipulihkan!

Kata-kata dari pria berjubah putih ini mengkonfirmasi bahwa Lord Qilin bukanlah Lord Qilin yang asli.

Jika dia adalah Lord Qilin yang asli, tidak mungkin baginya untuk menghargai Ling Xiao dan mengenalinya sebagai salah satu pewaris Klan Qilin ketika dia tahu kalau darah Ling Xiao tidak murni. Reaksi langsungnya adalah mengusirnya dari Klan Qilin dan tidak akan pernah mengakuinya, atau hanya menghapus keberadaannya.

Ini adalah reaksi yang seharusnya dimiliki oleh Lord Qilin asli!

“Orang yang kamu sebutkan mungkin adalah nenek moyang Keluarga You, You Qian. Aku pernah mendengar Lord Qilin mengatakan kalau dia adalah pria yang luar biasa. Aku tidak menyangka bahwa dia akan terperangkap di Pegunungan Makam Hantu. Sekarang keinginannya telah terpenuhi, dia harusnya sudah bereinkarnasi.” Lin Ming menyesali.

“Iya.”

Ling Xiao pernah menemani istrinya ke Pegunungan Makam Hantu lagi saat keduanya menetap disana, tetapi pria berjubah putih itu tidak lagi berada disana. Jiwa-jiwa yang tersisa di tempat itu mengatakan kalau keinginannya sudah terpenuhi, sehingga dia telah memasuki siklus reinkarnasi.

Jiwanya telah tinggal terlalu lama dan tidak bisa lagi menahan penipisan. Jika tidak, dia akan menghilang dari Surga dan Bumi kalau dia menunggu sampai tubuh dan jiwanya dimusnahkan. Jiwa-jiwa di sana sangat bahagia tanpa penindasannya.

Lin Ming mengangguk, “Syukurlah kamu cukup beruntung untuk benar-benar bertemu You Qian. Dia harus menjadi orang yang memberitahu-mu tentang garis keturunan You. Kamu sudah menebak dengan benar, Lord Qilin yang asli telah meninggal sepuluh ribu tahun yang lalu. Orang yang kamu temui setelah acara itu sebenarnya aku. Aku memiliki kebebasan yang relatif tinggi dalam Klan Qilin dengan identitas sebagai Lord Qilin. Situasi di zona terlarang yang tidak bisa kamu selidiki sebenarnya karena perintah-ku dan bahkan Lin ShaoYi pun tidak bisa masuk. Jadi dia tidak tahu kalau aku tidak berada di zona terlarang dan orang yang memanggilnya setiap kali adalah aku!”

“Lin ShaoYi tidak tinggal di dalam Klan Qilin untuk membebaskan tindakannya seperti apa yang kamu katakan. Kamu tahu hal ini, jadi kamu bisa bergegas untuk menyelamatkanku tepat waktu.” Ling Xiao dengan tenang melanjutkan penjelasan Lin Ming.

“Tidak buruk.” Lin Ming tidak membuat Ling Xiao menebak. Lagipula, dia sudah membicarakannya dan tidak ada yang perlu disembunyikan. Dia percaya kalau putranya akan bisa menebak hal tersebut dengan IQ-nya, “Aku juga tahu kalau dia adalah pemimpin Laba-Laba Hitam. Awalnya, aku tidak tahu tentang rencananya. Setelah itu aku menemukan bahwa dia berperilaku aneh dan dia benar-benar mengabaikan perintahku, juga meninggalkan Klan Qilin. Kukira dia mungkin punya beberapa rencana besar jadi aku mengikutinya dan kebetulan melihat dia dengan Kaisar TongTian bekerja-sama untuk membunuhmu. Itulah kenapa aku berhasil menyelamatkanmu.”

“Aku sudah tahu semua hal yang kamu katakan. Tapi aku selalu punya pertanyaan. Kupikir kamu harusnya tahu apa yang ingin aku tanyakan.” Ling Xiao tetap tenang dan santai saat dia melihat Lin Ming dengan mata yang dalam dan tenang. Perilakunya sama sekali tidak menyerupai seorang anak laki-laki.

Sedikit rasa bersalah muncul di wajah Lin Ming, hanya saja Ling Xiao tidak bisa melihatnya. Tentu saja, dia tahu apa yang ingin ditanyakan Ling Xiao. Sebenarnya, dia sudah memikirkannya sejak lama tentang bagaimana menjelaskan hal itu sehingga putranya akan percaya padanya!


<< LMW 681

LMW 683 >>

Iklan

3 respons untuk ‘Legendary Master Wife – Chapter 682

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s