Legendary Master Wife – Chapter 679

Chapter 679 – Qiao WuXing Berperut Hitam (T/N: Diam-Diam Licik)

Para penonton berdiri terdiam.

Dua penyihir Kelas Enam, You Quan dan Zu Ma, entah bagaimana, mengalami cedera pada saat bersamaan. Meskipun tidak terlihat parah, semua orang masih terkejut.

Mereka adalah dua penyihir yang memiliki harapan tertinggi untuk menang, banyak orang mengamati kemajuan mereka dan bahkan bertaruh pada mereka.

Karena You XiaoMo adalah pendatang baru, jadi ada lebih sedikit orang yang bertaruh padanya, sementara lebih banyak orang yang bertaruh pada You Quan dan Zu Ma. Melihat keduanya secara alami dikalahkan, jeritan dari mereka yang bertaruh terlalu banyak terdengar di seluruh area penonton.

Namun, pertandingan belum berakhir.

You Quan dan Zu Ma hanya menderita luka ringan. Mereka masih memiliki kemampuan untuk berjuang; hanya saja kemungkinan mereka untuk menang telah menurun. Mereka belum menyerah, kata orang-orang yang bertaruh pada mereka.

You Quan menyeka darah dari sudut mulutnya. Untungnya, dia telah meninggalkan sebagian kekuatan jiwa di jalan yang berbeda. Selama kekuatan jiwanya ada di dalam labirin, dia masih bisa melanjutkan.

Dia sekarang benar-benar membenci You XiaoMo.

Setelah mengalahkan You Quan, You XiaoMo akhirnya menemukan jalan keluar, mengikuti arah angin sepoi-sepoi. Itu adalah pintu masuk ke-7. Yang lain masih terjebak dalam pertarungan, termasuk pemimpin Aliansi Cang yang tidak tahu malu. Tidak ada dari mereka yang mau menunjukkan belas kasihan. Saat ini, jika kekuatan jiwa-nya melewati jalan keluar ini, maka dia akan menjadi juara pertama.

Sama seperti semua orang menunggunya untuk melewatinya, dia berhenti sekitar lima sentimeter dari pintu keluar.

Apa-apaan ini?

Semua orang bingung, dan butuh beberapa saat sebelum mereka menyadari kalau You XiaoMo tersenyum manis dan memandang Zu Ma, senyuman ini tidak bisa dikatakan baik. Ini jelas merupakan ajaran Ling Xiao!

Mereka butuh beberapa saat untuk menyadari bahwa Zu Ma juga berada di bawah pintu keluar ke-7.

Setelah dikeroyok dan dilukai oleh penyihir dari dua serikat besar, dia tidak secara sembarangan menyerang mereka, melainkan memilih untuk menghindarinya dan menuju ke arah lain, dan secara kebetulan pergi ke arah di mana You XiaoMo berada.

Begitu You XiaoMo melewati pintu keluar, Zu Ma akan menjadi yang kedua.

Hadiah kedua juga sangat berlimpah. Meskipun itu bukan hadiah juara pertama, itu masih sangat berharga. Sayangnya, dia bertemu dengan You XiaoMo. You XiaoMo mengikuti Perkumpulan Penyihir dengan tujuan menyebabkan masalah bagi Zu Ma, dan sekarang You Quan juga.

Zu Ma menggertakkan giginya karena marah, menatapnya dengan tajam.

Para penyihir lainnya merasa senang. Jika You XiaoMo tidak mengincar juara pertama, maka mereka memiliki kesempatan.

Di sisi lain, penyihir dari dua serikat besar telah terhenti oleh beberapa yang lain. Kali ini, beberapa ahli senior yang biasanya menghabiskan waktu mereka untuk bersembunyi, juga menginginkan juara pertama.

Jauh dari semua perhatian, Qiao WuXing dan Jiu Ye dengan mantap melewati labirin. Mereka telah memilih jalan yang agak keluar dari jalan karena mereka tidak cocok untuk penyihir kelas tinggi, jadi mereka memilih untuk menjauh dari kerumunan. Salah satu dari mereka menuju pintu keluar ke-1, dan yang lainnya menuju pintu keluar ke-2.

Jika tidak ada terjadi sesuatu yang tak terduga, maka pemenangnya adalah salah satu diantara mereka berdua.

Tapi, kamu tidak dapat mengharapkan segalanya. Ada dua orang lain yang semua orang lupa juga, Su Lang dan Yan Hui.

Zu Ma kuat, memang benar, tetapi mereka tidak bisa memastikan kalau penyihir lain tidak akan mengejarnya dan menghentikannya. Laba-Laba Hitam telah mengantisipasi kejadian seperti itu, sehingga mereka berdua melakukan yang terbaik untuk menghindari keributan dan memenangkan kompetisi.

Keduanya seperti Qiao WuXing dan Jiu Ye, dan telah memilih jalur yang sama, mau tidak mau menabrak satu sama lain di paruh kedua kompetisi.

“Shidi, serahkan Jiu Ye padaku. Kamu pergi saja dan berurusan dengan Qiao WuXing.” Yan Hui berkata kepada Su Lang, wajahnya gelap. Dia tahu perkiraan dari kekuatan Qiao WuXing dan Jiu Ye. Keduanya mungkin berada dibawah You XiaoMo, tetapi kekuatan mereka tidak bisa diremehkan, terutama Jiu Ye. Basis kultivasinya bahkan lebih tinggi dari Qiao WuXing.

Su Lang berada di puncak kelas dua sementara Jiu Ye sudah kelas tiga. Dia tidak memiliki banyak kesempatan untuk menang.

Seperti yang diduga, Su Lang mendengus. “Kamu juga ada di kelas dua, hanya saja lebih dekat ke terobosan. Apakah kamu pikir, kamu bisa mengalahkannya?”

Yan Hui tidak mau repot-repot untuk berdebat, hanya berkata dengan tenang, “Jika kamu mau, aku akan menyerahkannya padamu.”

Su Lang terdiam.

Di sisi lain, Qiao WuXing menatap Jiu Ye. Jiu Ye mengangguk, mulutnya melengkung ke senyum yang kejam.

Kejeniusan mereka baru saja diabaikan karena ada seseorang yang bahkan lebih jenius. Bagaimanapun, mereka masihlah seorang jenius, dan mereka memiliki banyak pengalaman dalam pertempuran. Meskipun mereka tinggal di Kota ZhongXin yang damai, mereka sering pergi bersama Guru mereka. Mereka mungkin tidak memiliki pengalaman dalam pertempuran sebanyak para praktisi, tetapi Su Lang, yang telah tumbuh dengan sangat terlindungi, tidak bisa dibandingkan sama sekali.

Qiao WuXing tersenyum tak berdaya. Dia tahu kalau Jiu Ye sudah lama menahan diri.

Yan Hui segera mendapati dirinya menghadap Jiu Ye. Adapun Su Lang, dia dengan enggan pergi ke depan Qiao WuXing. Mereka berdua berada di kelas dua, jadi ini akan menguji pertahanan mereka.

“Aku dengar kamu jenius nomor satu di seluruh Benua TongTian?” Qiao WuXing menatap Su Lang, memberikan senyum lembut, namun kata-katanya terdengar seperti pisau.

Su Lang tertegun sejenak, tetapi kemudian saat dia memproses apa yang dia dengar, wajahnya memucat. Tiga kata ‘jenius nomor satu’ kini tidak lebih dari penghinaan baginya, dan dia tidak bisa lagi merasakan kegembiraan saat mendengarnya.

“Berada di kelas dua pada usia muda. Kamu benar-benar jenius, tetapi sayangnya, kamu belum layak untuk gelar seperti itu. Aku mengenal seseorang seusia-mu yang bahkan lebih kuat darimu, tetapi dia sudah berada di kelas enam.” Qiao WuXing tersenyum bahkan ketika dia memberikan pukulan demi pukulan, mengungkapkan sifatnya yang berperut hitam (diam-diam licik).

He he he he !!!

Tidak mungkin Su Lang tidak tahu bahwa Qiao WuXing sedang berbicara tentang You XiaoMo. Meskipun keduanya secara teknis tidak memiliki darah buruk (rasa permusuhan) di antara mereka, kebenciannya untuk You XiaoMo bertambah dengan mantap. Pembuluh darah di kepalanya meletus dalam amarahnya, matanya terbuka lebar. Qiao WuXing bahkan bisa melihat garis merah di matanya.

“Idiot! Ini tipuan!” Suara frustrasi Yan Hui tiba-tiba terdengar di kepalanya.

Perhatian Su Lang tergoyah dan bahkan sebelum dia bisa bereaksi, rasa sakit menjalar di kepalanya, hampir seperti jiwanya terkoyak, kulitnya memucat karena rasa sakit. Dia samar-samar bisa melihat senyum di wajah Qiao WuXing ketika yang lain menatapnya.

Su Lang menopang dirinya sendiri menahan batu giok indah itu, memantapkan tubuhnya yang terhuyung. Ketika dia berhasil pulih dari rasa sakit, kekuatan jiwanya sudah tersebar di dalam labirin. Hanya beberapa detik dan dia sudah dikalahkan? Matanya terbuka lebar tak percaya.

“Jadi kenapa kalau kamu jenius? Kamu masih terlalu muda.” Qiao WuXing tersenyum, lembut dan elegan. Jika hanya itu yang diperlukan untuk mengacak-acak bulunya (memancing emosi/kekesalan seseorang), maka dia benar-benar tidaklah luar biasa. Bahkan tanpa You XiaoMo, dia jauh dari gelar jenius nomor satu.

Mendengar kata-katanya, aura membunuh mulai meledak dari tubuh Su Lang. Dia ingin membunuh orang ini. Tetapi sebelum dia bisa melakukan apa pun, para penjaga menyeretnya pergi. Mereka yang kalah harus segera pergi. Dan, mereka masih bisa mendengar kutukan Su Lang saat dia diseret menjauh.

Qiao WuXing tidak bisa menahan tawanya.

Seorang pemuda yang tidak bisa menerima kekalahan, tampaknya Guru-nya tidak terlalu bertanggung jawab.

Di sisi lain, Yan Hui sedikit frustrasi melihat Su Lang dikalahkan dengan begitu mudah, tetapi dia sama sekali tidak menyesalinya. Su Lang benar-benar tidak berguna, bertingkah seperti ini dengan sedikit ejekan. Dia benar-benar tidak tahu apa yang dilihat oleh Guru-nya pada Su Lang.

Dia tidak mau mengakuinya tetapi dia merasakan sedikit kegembiraan setelah melihat Su Lang dikalahkan.

Saat itulah suara dingin berbicara di telinganya, “Kamu terlihat agak bahagia?”

Yan Hui berbalik menghadap yang lain. Pemilik suara itu adalah Jiu Ye yang tanpa ekspresi, matanya yang dingin seolah-olah menembus pikirannya. Wajahnya langsung menjadi dingin.

Jiu Ye tidak membutuhkan jawaban darinya. Pertarungan Qiao WuXing telah berakhir, jadi tidak perlu baginya untuk terus menyeret hal ini keluar. Dia menyerang dengan marah, pukulan demi pukulan dan Yan Hui secara alami tidak berdaya untuk melawan serangannya.

Yan Hui melirik Qiao WuXing yang bergerak ke arahnya. Dia bahkan tidak bisa melakukan satu lawan satu, apalagi satu lawan dua. Setelah menyadari hal ini, dia tidak melanjutkan, menarik kembali kekuatan jiwanya pada awalan yang paling cepat. Kali ini, bukanlah kesalahannya yang mana mereka mengalami kegagalan, jadi bahkan jika Guru menghukumnya ketika dia kembali, dia tidak harus menanggung beban atas kesalahan yang besar.

Jiu Ye malas untuk mengejarnya.

Qiao WuXing tersenyum. “Apa yang harus kita lakukan selanjutnya?”

Jiu Ye melihat ke arah You XiaoMo, yang saat ini sedang menghalangi jalan keluar ke-7 dan Zu Ma otomatis sangat marah. Jika dia kembali, maka dia mungkin saja tidak seberuntung ini untuk menemukan jalan keluar yang berbeda. Kali ini adalah murni kebetulan bahwa dia sampai di sini, tetapi dia tidak memiliki banyak peluang menang untuk melawan You XiaoMo.

“Apa yang ingin kamu lakukan?” Tanya Jiu Ye.

Mereka berdua menginginkan Air Tingkat, dan dengan You XiaoMo di sana, mereka dapat memperolehnya, tetapi hanya ada satu bagian Air Tingkat. Dia lebih kuat dari Qiao WuXing, dan memiliki peluang yang lebih baik, tetapi setelah mengalahkan Su Lang, Qiao WuXing tidak pergi keluar. Jika tidak, sekarang dia akan mendapatkan juara pertama.

Senyum lembut menyebar di wajah Qiao WuXing. “Aku punya ide…”

Sementara para penyihir di dalam labirin masih bertarung, sebuah suara menggema di alun-alun.

“Qiao WuXing dan Jiu Ye telah terikat untuk tempat pertama.”

Zu Ma hampir meludahkan darah. Dia akhirnya menyadari bahwa You XiaoMo benar-benar ada di sini hanya untuk membuat masalah baginya, mencegahnya mendapatkan posisi tempat pertama.

You XiaoMo menyeringai jahat, masih berdiri diam di tempatnya tanpa ada niat untuk minggir.

Setelah juara pertama diputuskan, kedua, lalu ketiga… Para penyihir berhenti bertarung, sehingga tempat-tempat itu diambil satu per satu. Bahkan You Quan telah mengambil tempat kedelapan, tetapi tidak berguna baginya. Dia sangat marah sampai-sampai dia bisa batuk darah.

Menunggu sampai tempat kesembilan diambil, You XiaoMo dengan santai berjalan di tempat kesepuluh.

Jadinya, Gadis Suci bahkan tidak bisa masuk sepuluh besar di Perkumpulan Penyihir ini, apalagi tempat pertama! Kemarahan Zu Ma menggebu, menyebabkan dia batuk darah.

Dengan demikian, Perkumpulan Penyihir berakhir dengan sempurna!


<< LMW 678

LMW 680 >>

Iklan

3 tanggapan untuk “Legendary Master Wife – Chapter 679

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s