Legendary Master Wife – Chapter 659

Chapter 659 – Konspirasi / Persekongkolan

Kembali ke Xi Jing berarti mereka harus melewati Kota Tulang Putih.

Awalnya, mereka tidak berencana untuk singgah, tetapi You XiaoMo dengan cermat memperhatikan kalau suasana kota itu tampaknya tidak tepat. Kota yang makmur itu sepi, dan di jalanan tidak banyak orang.

You XiaoMo mengira dia melihat sesuatu yang salah.

Dia ingat melewati Kota Tulang Putih dengan Ling Xiao dalam perjalanan ke Dong Zhou. Saat itu, jalanan sudah ramai dengan orang-orang, dan seluruh kota dipenuhi dengan kehidupan. Tidak seperti sekarang. Bisnis suram, dan pelanggan sedikit, seperti saat pertama kali dikunjungi.

Mereka pergi ke penginapan Boss Wang dan mengetahui apa yang terjadi ketika mereka jauh dari Xi Jing. Identitas binatang iblis level 12 yang telah menetap di sini telah diketahui.

Alasan mengapa kota tersebut begitu kosong dikarenakan kebanyakan orang telah berlari untuk menyaksikan pertunjukan dari kedatangan Tian Dao untuk berurusan dengan pria itu.

TianGou sangat berhati-hati dalam memilih anggota mereka. Ini jelas dari jumlah anggotanya. Jika mereka benar-benar berencana untuk merekrut pasukan, maka tidak mungkin bagi mereka untuk hanya memiliki kurang dari dua puluh anggota setelah hampir sepuluh ribu tahun.

Saat ini, Ling Xiao telah menerima TianGou, sehingga Tian Dao dan teman-temannya memandang dia sebagai pemimpin mereka. Ini tidak akan berubah. Ling Xiao juga berencana untuk mengembangkan TianGou sebagai dukungan-nya, jadi jika ada yang ingin bergabung dengan Ling Xiao, maka mereka pasti akan menjadi anggota TianGou.

Tapi, Tian Dao tidak ingin merekrut sekelompok orang dengan motif tersembunyi, jadi sementara Ling Xiao dan You XiaoMo berada di DongZhou, Tian Dao sedang menyelidiki ahli level 12 di kota, dan dia benar-benar menemukan hasil.

Meskipun, di permukaan, pria itu bernama Cheng Yi, mengatakan mereka ingin bergabung dengan Ling Xiao, dan setelah membangun markasnya sendiri, dia sering menekan kekuatan lain di sana atas nama Ling Xiao, memaksa mereka keluar dari Kota Tulang Putih.

Segera, tidak ada kelompok dari Kota Tulang Putih yang sebanding untuknya.

Bagaimanapun, dia tidak berhenti sampai di situ, sebaliknya melakukan banyak hal buruk di kota, seperti memungut biaya perlindungan dan biaya masuk kota.

Kota Tulang Putih dilindungi oleh TianGou. Cheng Yi mengambil posisi sebagai anggota TianGou dan sering membual tanpa rasa malu. Selain itu, dia sering menggertak orang luar di bawah gelar nama Ling Xiao dan TianGou. Dengan insiden-insiden ini yang diketahui, orang-orang tidak lagi memiliki sikap hormat dan ramah yang sama ketika TianGou dan Ling Xiao datang.

Tian Dao sudah mengkonfirmasi kalau Cheng Yi ada di sini untuk mengotori nama mereka.

Beberapa hari kemudian, setelah Tian Ming kembali dari misinya, Tian Dao mengirim dia dan Tian Hen untuk berurusan dengan Cheng Yi.

Sekarang, Tian Ming sudah menjadi Alam Suci binatang satu. Adapun Tian Hen, tubuhnya telah dihancurkan sebelumnya, dan sudah cukup beruntung baginya bahwa dia bisa memulihkannya. Meskipun kekuatannya belum bisa banyak meningkat, dia sudah berada di Alam Ilahi bintang tujuh.

Keduanya haus akan pertempuran. Meskipun mereka tidak segila Tian Gui, mereka sama baiknya dalam menantang level-level yang berada di atas mereka.

Tian Dao berpikir bahwa mereka cukup untuk menghadapi pembuat onar itu, tetapi kenyataan selalu mengejutkan.

Tian Ming dan Tian Hen kalah, dan setelah itu, mereka kembali mengirim informasi penting. Cheng Yi sama sekali bukanlah level 12 bintang satu, melainkan bintang dua. Dia hanya menggunakan sesuatu untuk menyembunyikan basis kultivasinya yang asli, menipu orang lain untuk berpikir kalau dia adalah bintang satu.

Tian Dao merasa curiga bahwa Cheng Yi dikirim ke sini oleh seseorang, tetapi mereka belum menemukan dalang di balik semua ini. Pria ini telah menyembunyikan diri dengan baik, dan tidak peduli siapa yang mengirimnya untuk mengumpulkan informasi, mereka selalu kembali dengan apa yang sudah diketahui atau sudah jelas.

Namun, sejak Binatang Musang menjadi bagian dari jaringan informasi TianGou, situasinya telah berubah. Sangat sedikit orang yang tahu tentang keberadaan Binatang Musang, dan bahkan lebih sedikit yang tahu kalau dia bisa mengendalikan semua binatang iblis pengerat lainnya, sehingga Tian Dao meminta antek-antek Binatang Musang untuk mengawasi Cheng Yi.

Seperti yang diduga, mereka akhirnya menemukan siapa orang yang telah mengirim Cheng Yi.

Cheng Yi pandai menyimpan rahasia, tetapi tidak peduli seberapa pandainya, dia akan membiarkan sesuatu tergelincir pada saatnya tiba. Ditambah lagi, dia harus berkomunikasi dengan siapa pun dalang yang berada di balik semua ini. Antek-antek Binatang Musang mengikuti jejak yang dia tinggalkan dan, untuk sementara mereka tidak bisa mengetahui siapa dalang yang sebenarnya ini, mereka hanya tahu darimana orang itu berasal.

Cheng Yi dikirim oleh Laba-Laba Hitam.

Sebelum insiden Dong Zhou bahkan berakhir, Laba-Laba Hitam menjadi lebih liar dan ganas dalam perluasan mereka di Xi Jing.

Tian Dao tidak pernah berpikir bahwa Laba-Laba Hitam akan mengawasi mereka. Tidak peduli niat apa yang mereka miliki, mereka akan duduk di sana dan menunggu, dan alangkah baiknya jika mereka bisa mengetahui apa tujuan Cheng Yi.

Jadi, keesokan harinya, Tian Dao menghubungi Tian Gui.

Pada saat ini, tiga dari dua belas anggota TianGou adalah ahli Alam Suci, hanya saja dua dari mereka berada di bintang satu, sementara hanya Tian Gui yang berada di bintang tiga.

Namun, karena tidak pernah pasti kapan Tian Gui akan kembali atau kemana dia akan pergi, menghubungi dan menunggunya kembali akan membutuhkan waktu, jadi butuh beberapa saat sebelum dia tiba.

Mengetahui kalau lawannya adalah bintang dua, Tian Gui sedikit enggan.

Dia biasanya suka menantang level-level yang berada di atasnya dan tidak tertarik pada mereka yang lebih lemah darinya. Tapi, dia adalah anggota TianGou dan dia tidak bisa menolak misi ini.

Keesokan harinya, dia berangkat ke Kota Tulang Putih.

Kejadian yang dibicarakan Boss Wang adalah pertempuran antara Tian Gui dan Cheng Yi. Keduanya adalah ahli Alam Suci. Bertarung di sini akan menghancurkan Kota Tulang Putih, jadi mereka pergi ke Pegunungan Makam Hantu. Banyak praktisi lain yang mengikuti mereka.

Mereka tidak terlambat ke pertunjukan. Tian Gui dan Cheng Yi berangkat dua jam yang lalu. Boss Wang menunjukkan pada mereka ke arah yang benar. Bahkan jika mereka tidak ingin pergi dan membantu, itu masih layak untuk ditonton.

Sebagai bintang tiga, tidak perlu khawatir tentang Tian Gui yang tidak mampu berurusan dengan bintang dua. Bagaimanapun, Tian Gui yang agresif bahkan memiliki kesempatan untuk menang melawan bintang empat. You XiaoMo tidak lupa saat dia mengetahui bagaimana Tian Gui berhasil membunuh seorang praktisi bintang tiga Istana TongTian sementara saat itu dua berada di bintang dua.

Tidak lama kemudian, mereka tiba di tempat tujuan.

Ledakan boom bergemuruh mengguncang daratan, awan petir berdengung di langit setiap saat, bumi bergetar dan gunung bergoyang. Ketika kamu melihat fenomena ini, kamu akan tahu bahwa pertempuran terjadi sangat ganas.

Ada banyak kehadiran yang tidak dikenal juga, semuanya melihat sekeliling.

“Hah? Itu tidak benar. Bukankah mereka mengatakan kalau Tian Gui hanya punya satu lawan?” You XiaoMo mengungkapkan kebingungannya. Dia baru saja memperhatikan kalau itu adalah pertarungan dua lawan satu. Dua orang melawan Tian Gui yang seorang diri.

“Tampaknya situasi telah berubah,” Kata Fang ChenLe lembut. Dia telah diberitahu tentang situasi di sini oleh Xiao-Shidi-nya dan dia juga telah mendengar semuanya tentang Cheng Yi.

Tidak jauh dari sana, ketiga sosok itu saling menatap erat.

Selain Cheng Yi, yang lain juga anggota Laba-Laba Hitam. Dia juga berada di level 12, tetapi dia bukan hanya bintang satu atau bintang dua, melainkan seorang praktisi bintang empat.

Ini sangat tidak terduga.

Orang ini masuk setelah Cheng Yi membangun markasnya di Kota Tulang Putih. Dia agak kuat, tetapi dia tidak pernah menunjukkan bakat tertentu. Kemudian, dia hanya bertindak sebagai bawahan biasa Cheng Yi, tampil sama sekali tidak di luar norma ketika melawan orang lain. Jadi, tidak ada yang curiga kalau sejak awal dia bersama Cheng Yi.

Agar berhasil melaksanakan rencana mereka, mereka hampir tidak berinteraksi, dengan sempurna memainkan peran mereka sebagai bawahan dan atasan. Inilah sebabnya mengapa bahkan Binatang Musang tidak tahu kalau mereka ada berhubungan satu sama lain.

Pertempuran ini juga merupakan bagian dari rencana mereka. Pada kenyataannya, Laba-Laba Hitam tidak pernah menargetkan Ling Xiao atau Tian Gou di tempat pertama, tetapi Tian Gui.

Tian Gui adalah sosok ancaman ketiga di Tian Gou. Kematiannya akan menjadi pukulan besar bagi TianGou dan ini juga hadiah Lin ShaoYi untuk Ling Xiao.

Hanya saja Tian Gui terlalu sulit untuk ditarik keluar. Kecuali jika Tian Dao memanggilnya kembali, akan sangat sulit untuk menangkapnya, itulah sebabnya mereka telah merencanakan sampai titik ini. Apa yang tidak mereka pikirkan adalah lawan Tian Gui akan sangat tidak kooperatif, menyeret semuanya sehingga mereka akan berhasil untuk melaksanakan rencana mereka hari ini.

“Ling Xiao, bukankah kita harus pergi dan membantu Tian Gui?” You XiaoMo bertanya pada Ling Xiao dengan gugup.

“Tunggu sebentar lagi.” Ling Xiao memperhatikan sejenak sebelum memalingkan wajah, seolah-olah tidak peduli.

You XiaoMo bertanya, “Kenapa?”

Ling Xiao menjawab, “Apakah kamu tidak menyadari bahwa Tian Gui menikmati ini?”

Seperti yang dia katakan, Tian Gui benar-benar menikmati pertarungan dua lawan satu yang tidak adil ini. Lawannya yang lebih kuat darinya tidak membuatnya takut. Sebaliknya, ekspresinya adalah kegembiraan liar, matanya memerah. Dia menyerang dengan cepat dan sengit. Cheng Yi tidak sekuat itu, dan sering hampir kehabisan-napas akibat serangan Tian Gui.

Pada akhirnya, dia bahkan harus mundur sebentar untuk mengatur napasnya.

You XiaoMo mendengar penonton mengejek. Khawatir akan kematian adalah sifat manusia, tetapi yang lain masih akan bereaksi dengan jijik ketika rasa takut ini ditampilkan.

“Hasilnya akan segera diketahui,” Komentar Ling Xiao ringan.

Keempatnya segera melihat ke arah Tian Gui. Tian Gui adalah tipe orang yang bertambah lebih ganas saat pertempuran berlangsung lebih lama. Tanpa Cheng Yi, serangannya menjadi semakin menusuk, dan gerakannya bahkan lebih tidak terduga. Lawannya kelelahan sepenuhnya, energi spiritual habis pada kecepatan yang mengejutkan.

Tidak lama kemudian, sebuah bayangan gelap berdarah terbang ke arah mereka, menghancurkan gunung kecil yang berjarak tidak sampai 50 meter dari mereka dengan ledakan besar.

Melihat ini, wajah Cheng Yi terpelintir kaget, berbalik untuk melarikan diri tanpa memikirkan nasib temannya.

Kemarahan dingin melintas di mata Tian Gui saat dia mengejar tanpa ragu.


<< LMW 658

LMW 660 >>

Iklan

4 respons untuk ‘Legendary Master Wife – Chapter 659

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s