I Rebith As Slag Shou Who Have Seven Husband – Chapter 1

Author : Harazuki26
Publish at Kenzterjemahan.

Chapter 1 – Terlahir Kembali Sebagai Shou Sampah

***

​Pandanganku menjadi gelap, aku meninggal dunia. Aku mengalami serangan jantung. Nyawaku tidak bisa di selamatkan, dan aku tidak akan hidup lagi. Apakah aku akan pergi ke surga atau neraka? Tapi selama ini aku selalu hidup bersih dan tidak pernah megotori pikiran dengan hal kotor.

​Umur 16 tahun adalah usia yang paling membahagiakan bagi para lelaki, mereka akan bercerita tentang seperti apa wanita yang mereka sukai. Mungil dan kecil, cantik dan manis, imut dan menggemaskan.

Meskipun aku tidak pernah memikirkan seperti apa tipe wanita yang kusukai. Aku lebih menyukai mememikirkan tipe-tipe lelaki di dunia ini. Tampan dan dewasa, dingin namun tetap mencintai, lembut dan ramah, perhatian dan baik.

Aku memikirkan lelaki tipe seperti itu. Aku sealu berharap bahwa aku bisa mendapatkan lelaki tipe seperti yang kupikirkan, namun aku tidak pernah membayangkan bahwa hidupku benar-benar berakhir.

Ketika aku membuka mataku kembali. Aku berada di sebuah tempat tidur dengan nuansa sangat cantik. Warna merah mendominasi seluruh kamar ini. Kebanyakan perabotnya semua berwarna merah.

Aku mengangkat satu lenganku ke udara. Tangan putih kecil seperti batu Giok putih berkilau dan cantik. Aku melebarkan kedua mataku sebesar mungkin. Ini jelas bukan lenganku meskipun ini ukuran yang sama dengan lenganku namun jelas kulit kami berbeda.

Karena aku sudah menderita penyakit jantung sejak kecil, kulitku sangat putih namun sangat pucat, seperti tidak ada darah yang mengalir di dalam tubuhku. Kuku tangan berwarna sedikit keunguan.

Aku menyadari sesuatu yang aneh di sini. Aku segera bangkit dan berlari ke kamar mandi. Aku menemukan kaca bahkan lebih tinggi dariku. Aku bisa melihat seluruh tubuhku di cermin itu.

“Ini bukan aku. Aku terlahir kembali.”

Aku langsung meraba-raba seluruh wajah dan tubuh ini dan mencubitnya keras. “Ini nyata. Aku aku terlahir kembali. Yey ini sungguh hebat!”

Aku memainkan lenganku, memeriksa mereka satu persatu. Melompat beberapa kali untuk menguji tubuh ini. “Hebat. Aku mendapatkan tubuh baru yang sehat dan sangat bagus.” Aku mendekatkan tubuhku ke depan cermin.

“Lihat wajah ini, sangat cantik. Akhirnya aku memiliki wajah seperti ini. Kali ini aku akan mendapatkan kekasih yang selama ini aku inginkan. Terima kasih Tuhan, terima kasih Dewa. Aku mencintai kalian!”

Aku terus memuji wajah dan tubuh baruku ini. Lalu aku bergerak memutar dan memeriksa seluruh kamar mandi ini. Apa aku salah lihat atau mataku menjadi buram? Kenapa warna dinding kamar mandi ini berwarna Pink? Ahh.. mataku sakit melihatnya.

Aku bahkan melihat cermin ini di ukir dengan indah pasti harganya sangat mahal, kualitasnya juga kelas satu namun kenapa harus di hias dengan warna dominan Pink. What the F**k? Karakter macam apa ini? Aku memang gay namun aku tidak pernah menyukai warna wanita seperti ini.

Buang.. aku akan membuang semuanya. Semua ini membuat mataku menjadi iritasi. Aku memegang keran air yang juga berwarna Pink muda ini. Ah… mataku mulai sakit.

Karena aku yang mulai berperan di dunia ini. Aku akan mengubah semuanya, warna ini aku akan menyingkirkan semuanya.

Aku mencuci wajahku dan menyikat gigiku. Aku ingin mengambil handuk dan mengeringkan wajahku. Tanganku berhenti beberapa detik, handuk… Ya Tuhan.. Aku sedikit menyesal mengenai hal ini.

Aku mengambil handuk kecil berwarna pink itu dan mengusap lembut wajahku. Aku keluar dari kamar mandi dan melihat seseorang sedang berdiri di kamarku.

Bukan hanya warna merah dan kamar mandi yang menjadi kejutan, namun di sini di kamarku seorang lelaki tampan sedang berdiri. Daripada mengatakan tampan dia lebih cocok menjadi lelaki tertampan yang pernah ada.
Aku menatapnya dengan pandangan bingung, dia tersenyum ramah ke arahku dan berjalan menujuku. Hei lihat senyum tampannya itu, dia menunjukkan kearahku.

Dia terus berjalan dan mendekat kearahku, berhenti di depanku dan mencium keningku. Aku terpaku sejenak. Apa yang dia lakukan pada dahiku?

“Selamat pagi sayang kecilku. Ayo turun ke bawah semua orang sudah menunggu untuk sarapan bersama?”

Ah dia bilang apa? Kekasih kecil? Lihat apakah lelaki ini adalah pacarku? Aku tidak perlu mencari pacar yang lain setelah ini. Aku ingin tertawa terbahak-bahak karena hal ini.

Setelah dia mencium dahiku, aku merasa tubuhku sedikit aneh. Aku bisa mengenal nama orang ini. Dia bernama Ming Su lelaki tampan kuat namun manis dan romantis. Dia adalah seorang pengusaha kaya dan suami pertama tubuh ini.

Sekali lagi aku ingin mengutuk. Suami pertama, dia bilang suami pertama. Lalu tubuh ini sudah menikah dan bahkan mempunyai lebih dari satu suami. Shou sampah macam apa dia ini?

Wajah tampan Ming Su menatap kearahku. “Kamu masih terlihat pucat hari ini. Apa kepalamu masih sakit? Kamu sudah meminum obatmu?”

Informasi dari otakku memang hebat, dia memang tipe manis dan romantis. Tipe yang paling di sukai banyak wanita. Ahhh kenapa tubuh ini bisa mendapatkan lelaki baik dan tampan seperti ini.

“Aku baik-baik saja.”

“Kamu yakin? Apa aku harus memeriksamu ke rumah sakit lebih dulu?”

“Ah tidak perlu tidak perlu.” Aku melambaikan kedua tanganku, lelaki tampan itu, Ming Su menatap semakin aneh kearahku. Namun dia tetap menampilkan senyum aneh.

“Kalau begitu ayo kita sarapan. Semua orang sudah menunggu.”

“Semua orang? Apa kita selalu sarapan bersama?”

Pertanyaanku langsung membuatnya berhenti berjalan. Sial, kenapa mulutku lancar sekali bertanya?

“Tentu saja kita selalu makan bersama, tidak ada yang terlewatkan. Bahkan makan siang dan makan malam kita selalu melakukannya bersama. Jika tidak melakukannya ya itu terserah mereka!” Dia menjawab pertanyaanku.

Ming Su mengenggam tanganku dan menarik tubuhku untuk kembali berjalan. Kami berdua menuruni tangga menuju lantai bawah. Disana sudah ada ruang makan besar, meja makan panjang dengan 8 kursi, 4 kursi saling berhadapan.

Aku bisa melihat ada 6 lelaki yang sudah duduk di sana, wajah mereka tidak di ragukan lagi. 100% sangat tampan Ah..

Ketika salah satu melihat Ming Su menggenggam tanganku, lelaki itu langsung melirik kearahku.

“Ming Su aku akan memotong tanganmu. Jika kamu lebih lama lagi memegang tangannya.”

“Coba saja kalau berani!” Ming Su semakin mengenggam tanganku.

Wah wah ini dunia gila.. dunia ini sangat gila…
“Ming Su, cepat lepaskan tangannya. Sampai berapa lama kamu akan memegangnya?” Salah satu lelaki, aku melirik kearahnya aku tahu dia mungkin seorang artis. Di lihat dari penampilannya sudah pasti jawabanku tidak pernah salah.

“Ming Su cepatlah ke meja makan. Aku harus pergi cepat.”

“Kalau begitu pergilah kenapa malah menunggu!” Ming Su dengan kejam membalas ucapan lelaki itu.

Ming Su terus menggenggam tanganku dia membantu menarik kursi dan mempersilakan duduk di sana. Tidak di ragukan lagi, selain tampan dia juga bersikap romantis.

Setelah membantuku dia duduk di sampingku. Semua orang tenang dan memulai makannya. Ada apa dengan sarapan ini? Apakah selalu seperti ini?

Aku segera ingin cepat menghabiskan sarapanku, namun lelaki sebelah menyentuh lenganku dan memberikan makanan kepadaku. Lelaki tampan itu hampir sama tampannya dengan Ming Su namun dia memiliki karakter yang lebih ramah.

Lelaki ini bernama Kong Wei, lelaki tampan berusia 27 tahun, dia seorang pengusaha namun basis utamannya adalah wisata. Dia juga perusahaan yang menyediakan traveling bagi turis maupun warga Negara ini.

Dan lelaki ini adalah suami ketiga dari tubuh yang ku masuki ini. Kong Wei adalah tipe lelaki ramah. Pada saat dia membawakan lauk ke piringku dan tersenyum.

“Makanlah! Aku dengan kamu semalam sakit kepala? Bagaimana kepalamu sekarang masih sakit?”

“Terima kasih.”

Aku tersenyum berterima kasih karena dia memberikanku makanan. Melihatku tersenyum, semua lelaki yang ada di meja ini tercengang bahkan lelaki yang paling ujung menjatuhkan sendoknya.

Apa ada yang salah dengan tersenyum? Ucapan terima kasih tentu saja dengan senyuman juga.

“Ada yang salah?” Aku bertanya kepada mereka.

“Tidak!” Mereka semua bersama mengucapkan kata tersebut.

Salah satu lelaki yang kukatakan adalah seorang Aktor, “Bintang kecilku. Jika kepalamu masih sakit. Aku akan mengantarkanmu ke rumah sakit nanti.”

“Bukankah kamu syuting ke luar negeri hari ini?” Salah satu lelaki paling tampan namun dia bersikap sangat dingin.

Astaga aku harus mengagumi tubuh ini. Dia bisa mendapatkan semua lelaki ini. Dan yang lebih membuatku kagum adalah semua lelaki ini, menerima dia sebagai istrinya?

“Aku akan membatalkan film tersebut demi Bintang kecilku.”

“Kamu akan membayar mahal untuk pembatalan kontrak.” Dia membalas dengan dingin.

“Aku kaya tentu saja itu hanya masalah kecil.” Lelaki actor itu membalas ucapan lelaki yang di depannya. Lalu dia memandang ke arahku karena dia berada di depanku. “Bagaimana kamu ingin aku antar ke sana?”

“Tidak perlu. Aku tidak sakit lagi. Aku selesai, aku akan kembali ke kamarku!”

Aku langsung berdiri dan langsung berjalan ke lantai dua. Aku masuk kedalam kamarku dan ku kunci. Ahhh… bagaimana bisa memiliki 7 suami di dunia ini.

Aku mencoba untuk mencari ingatan dari pemilik tubuh ini. Aku menemukan bahwa lelaki ini bernama Lou Teng, nama pertamanya sama dengan namaku Shu Teng. Dia berasal dari keluarga miskin. Dia memiliki tubuh yang indah, tinggi dan ramping. Dia memiliki aura bisa menarik lelaki seperti apapun untuk tunduk di bawah kakinya.

Haruskan aku juga memuji lelaki ini. Bahkan mereka bukanlah lelaki biasa dan lelaki ini bisa mendapatkan mereka semua. Tidak hanya itu mereka rela berbagi hanya demi tubuh ini. Seberapa kuat aura lelaki ini.

Aku kembali mencari ingatan ini. Lelaki yang pagi ini yang pertama kali dia lihat bernama Ming Su sebagai suami pertama. Mereka bertemu pada saat Lou Teng bekerja sebagai pencuci piring di kedai biasa. Pada saat itu Ming Su menabrak seseorang dia tidak menyangka bahwa dompetnya sudah hilang.

Lou Teng orang pertama yang sadar dan langsung menendang kaki lelaki yang mengambil dompet tersebut sehingga dia terjatuh dan Lou Tng memberikan dompet itu padanya.

Ming Su jatuh cinta padanya pada pandangan pertama dan mereka menjalani kisah cinta mereka dan menikah. lalu lelaki kedua yang menjadi suaminya bernama Tang Yun dia Seorang artis papan atas. Dia juga seserang lelaki tipe lembut dan perhatian.

Suami ketiganya Lou Teng bernama Kong Wei. Lalu lelaki selanjutnya yang menjadi suaminya Fang Xun. Fang Xun adalah suami ke empat Lou Teng, dia tipe sadis namun sangat mencintai Lou Teng. Secara alami dia tidak ingin berbagi namun Lou Teng tidak akan pernah menikah dengannya. Dia menyerah dan menjadi suami ke empatnya. Fang Xun adalah seorang mafia China terbesar.

Suami ke lima Lou Teng adalah Sheng Chen. Presiden entertainment yang jatuh cinta pada pesona istri kecilnya itu. Tipe Sheng Chen ini adalah orang yang suka menekan orang lain. Dia selalu menekan orang lain melalui aura yang dia keluarkan.

Lelaki yang menjadi suami ke enamnya adalah Zhu Xia. Dia seorang konglomerat China. Dia adalah pemimpin keluarga Zhu karena dia memiliki status yang tinggi. Dia secara alami memiliki sifat yang sangat dingin.

Lalu suami terakhir Lou Teng adalah Kang Lu. Dia adalah orang yang paling sederhana dari ke enam suaminya. Kang Lu seorang pelukis biasa namun setiap karya selalu memiliki estetika yang hebat.

​Suami terakhir ini, Lou Teng menyukainya di bandingkan ke enam suaminya yang suka mendominasi. Dia sederhana dan tipe secara alami acuh tak acuh. Tipe seperti ini sangat di sukai oleh Lou Teng.

Aku hanya bisa menghela napasku. Bagaimana Shou sampah ini bisa mendapatkan tujuh suami sekaligus dan bahkan mereka makan bersama. Pagi siang dan malam.

“Apa yang akan aku lakukan selanjutnya?”


<< Main Chara

Chapter 2 >>

Iklan

3 respons untuk ‘I Rebith As Slag Shou Who Have Seven Husband – Chapter 1

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s