Legendary Master Wife – Chapter 532

Chapter 532 – Orang Bijak Bertindak Sesuai Dengan Itu

Balasan Hei Xiong adalah pisau angin yang menusuk, diarahkan langsung ke kepalanya. Jika dia kena pukul, seluruh kepalanya akan meledak seperti semangka.

Hei Xiong akhirnya melihat siapa yang memulai serangan, itu sebenarnya pemuda yang pendek, yang hanyalah seorang penyihir level pelangi kelas satu. Seseorang seperti itu berani memukulnya?

Kilatan kejutan muncul di mata Hei Xiong. Dia jauh lebih kuat dari pemuda itu sehingga serangan seperti ini bukanlah apa-apa, tidak hanya itu, bentuk aslinya adalah beruang berlevel tinggi. Dengan kulit luar yang keras, sesekali bahkan terpukul dengan tubuhnya yang sedikit seperti itu tidak akan membahayakan dirinya.

Bagaimanapun, yang benar-benar penting adalah yang mana dari ribuan tahun dia telah bertugas di Kota ZiRan, ini adalah pertama kalinya dia bertemu seseorang yang berani menyerang tanpa kata-kata.

Hei Xiong tertawa dingin, jika itu yang terjadi jadi dia tidak perlu menahan diri.

Hei Xiong mengangkat lengannya dan lengan yang sudah kuat itu tiba-tiba menggandakan diameter dan langsung pergi melawan pisau jiwa itu. Seolah-olah lengannya goyang, bilahnya terpantul dari itu.

Itu seharusnya menjadi kasusnya, tetapi ketika pisau tersebut memantul, percikan tiba-tiba meledak dari tengah dan dengan ledakan, percikan api, seolah-olah menyala, mulai menyebar. Dalam sekejap, lengan Hei Xiong pun terbakar…

Seketika, ekspresi Hei Xiong berubah. Api menyebar dengan cepat, lengan bajunya langsung terbakar menjadi abu dan nyala api naik ke lengannya, seolah-olah kulitnya akan dimasak. Suara kobaran api bercampur dengan teriakan marah dari Hei Xiong.

Hei Xiong tidak tahu kalau api akan tiba-tiba meletus, pada saat dia ingin memadamkan api, lengannya hampir terputus.

Seolah-olah api memiliki kecerdasan, itu ingin menyebar ke seluruh tubuhnya. Hei Xiong menguatkan dirinya dan dengan bertekad memotong lengan kanannya.

Darah segar muncrat tetapi sebelum bisa mendarat, itu diuapkan oleh api.

Setelah kehilangan lengan, ekspresi Hei Xiong benar-benar gelap, dengan gelombang rasa sakit yang memukulnya, itu adalah hal yang baik bahwa itu masih bisa ditoleransi.

Melihat situasi yang ganjil seperti itu, Hei Xiong tidak lagi memandang rendah You XiaoMo dan yang lainnya.

Baginya untuk menjadi praktisi terkuat dan paling berkuasa di Kota ZiRan, dia tidak bisa menjadi idiot yang bodoh. Saat situasinya berdiri, mereka berdua tidak bergerak tapi dia sudah kehilangan lengannya.

Merasakan kalau ada sesuatu yang salah, Hei Xiong meraih pemilik wanita, yang duduk di lantai benar-benar tercengang, dan berlari untuk itu.

Namun, ada seseorang yang tidak mau melepaskannya.

Sesuatu yang tidak terlihat melintas di mata Ling Xiao ketika sosoknya tiba-tiba menghilang.

Hari itu pasti hari yang tidak normal di Kota ZiRan yang terkenal ramai.

Di jalan tersibuk di Kota ZiRan, tepat ketika semua orang berlalu lalang dan pergi, tiba-tiba, terdengar bunyi ledakan.

Ketika orang banyak mengangkat kepala mereka untuk melihat, sosok hitam ditendang keluar dari penginapan dan membanting lurus ke gedung yang berlawanan. Dengan itu, dinding lima meter runtuh ke tanah.

Kerumunan dengan cepat mundur ke tempat aman, tetapi begitu mereka melihat siapa yang ditendang keluar, jalan itu tiba-tiba dipenuhi dengan hembusan napas dan aliran udara.

Orang yang paling tidak mungkin untuk dikirim terbang di Kota ZiRan sebenarnya ditendang keluar di depan mata mereka.

“Ya Tuhan, seseorang tolong kasih tahu aku kalau ini bukan Hei Xiong DaRen, kan?”

“Dia memeluk seseorang!”

“Ah, ini pemilik wanita.”

Dalam beberapa hal terjadi pada Hei Xiong adalah (有情有义) masih melindungi pemilik wanita. Bagaimanapun, dia jauh lebih lemah dan bahkan Hei Xiong sendiri ditendang terbang, tidak mungkin dia benar-benar baik-baik saja. Begitu orang banyak mendapat pandangan yang jelas mereka untuk bisa mengatakan bahwa dia berdarah keseluruhan.

Dengan satu tangan Hei Xiong yang mencengkeram pemilik wanita dan keluar dari puing-puing. Dengan sosok yang menyesal, dia mendongak dengan sengit.

Di lantai dua sekarang ada lubang besar dan berdiri di depannya adalah You XiaoMo dan yang lainnya. Orang yang menendang Hei Xiong terbang adalah Ling Xiao. Dengan kekuatan Hei Xiong di tingkat sebelas bintang tujuh, selama dia tidak bertemu dengan praktisi tingkat dua belas, dia benar-benar menjadi yang terkuat (称王称霸), tapi kali ini harus berakhir dengan buruk.

Ling Xiao sedang berusaha menyenangkan hati Istrinya, jadi meskipun mereka tidak memiliki dendam terhadap Hei Xiong, dia masih akan melakukan pembunuhan.

Saat Hei Xiong mendongak, bola api muncul di telapak tangan kanan Ling Xiao dengan puff.

Melihat bola api itu, ekspresi Hei Xiong semakin memburuk, dia tidak lupa kalau itu adalah api yang menyebabkan dia memotong lengannya sendiri. Meskipun dia bisa menggunakan pil ajaib untuk meregenerasi, sekarang, itu jelas merugikan kekuatannya.

Menyadari hal ini, Hei Xiong buru-buru berteriak, “Tunggu dulu!”

Tapi, Ling Xiao bukan boneka, yang akan berhenti ketika disuruh. Sebaliknya, bola api itu menjadi semakin kecil dan lebih kecil, berubah menjadi sesuatu yang membuat jantung Hei Xiong lebih cepat.

Melihat pertarungan besar akan dimulai dan mengetahui kekuatan destruktif Hei Xiong, semua orang lari karena takut terpengaruh.

Tidak butuh waktu lama sebelum jalan dibersihkan dengan hanya beberapa sosok yang berdiri.

Saat Hei Xiong dikirim terbang, pemilik wanita itu benar-benar tercengang. Tidak peduli apa, dia tidak pernah membayangkan kalau dia akan menyinggung seseorang yang bahkan Hei Xiong tidak bisa menang melawannya. Keberuntungannya benar-benar di luar para dewa.

Tidak sampai Hei Xiong berteriak untuk menyadari apa yang sedang terjadi dan seakan dipicu oleh sesuatu, dia mengeluarkan jeritan menusuk saat dia melambaikan tangannya di udara seperti orang gila. “Ahhhhh, aku tidak ingin mati, jangan bunuh aku! Jangan bunuh aku!” Dia berteriak dengan wajah ketakutan.

Klan kucing iblis dikenal karena menghargai hidup mereka, terutama untuk orang-orang seperti pemilik yang dikenal sebagai kecantikan nomor satu. Dia bahkan belum menikmati hidupnya sepenuhnya, bagaimana dia bisa mati begitu saja di sini!

“Diamlah!” Akhirnya Hei Xiong tidak tahan lagi dan berteriak padanya dengan kesal. Dia juga dengan santai membuangnya.

Sebelum pemilik wanita itu akan mengeluh atau berteriak kesakitan, dia segera bangkit dan tersandung untuk melarikan diri.

MaoQiu, yang berada di lantai dua melihat ini dan bibirnya meringkuk menjadi senyuman licik. Berbalik ke arah You XiaoMo dan Ling Xiao, dia berkata, “Tuan, Boss, ada sesuatu yang harus aku lakukan, aku akan melihatmu di luar dari kota.”

Setelah dia selesai, dia mengejar pemilik wanita itu.

Mulut You XiaoMo berkedut, meskipun pemilik wanita itu mendapatkan apa yang pantas diterimanya, tetapi mengejarnya bahkan dalam situasi ini, jelas MaoQiu bukanlah seseorang yang membuat orang kehilangan kendali.

Sepertinya dia masih belum cukup tahu tentang binatang iblis yang dikontraknya. Mulai sekarang dia akan membiarkan mereka bertindak bebas, karena itu bukan ide yang baik tinggal di dalam dimensi sepanjang waktu. Meskipun jumlah pekerjaan yang bisa dia percepat dari mereka akan berkurang…

Di bawah, Hei Xiong sudah bisa merasakan kekuatan Ling Xiao.

Dia merasa seperti hancur di bawah gunung yang setinggi langit, memberinya tekanan yang tidak bisa dipecahkan. Perasaan semacam ini yang dia rasakan hanya dari orang ‘itu’.

Jika bukan karena ‘orang itu’, dia tidak akan bisa mengambil kursi nomor satu di Kota ZiRan.

“Aku akui bahwa aku bukanlah lawanmu Yang Mulia, tapi jika Yang Mulia ingin membunuhku, kamu harus memikirkannya lebih jauh. Jika orang di belakangku mengetahui akan kematianku, dia pasti tidak akan melepaskanmu.”

Lagipula, mengolah sepotong catur yang kuat itu tidak mudah.

Gerakan Ling Xiao ragu-ragu dan tatapan penasarannya mendarat pada Hei Xiong, “Kalau begitu katakan padaku, siapa orang itu?”

Melihat bahwa dia tertarik, Hei Xiong menghela nafas lega secara internal, “Aku tidak tahu siapa orang itu, yang aku tahu adalah dia mengirim seseorang setiap bulan dan hari ini adalah harinya. Dia benar-benar kuat, aku bisa merasakannya, itu bahkan sedikit lebih kuat dari Yang Mulia dan para pengikutnya tidak pernah memperlihatkan yang lain dengan baik. Tentu saja, aku tidak mengatakan Yang Mulia akan kalah dengan orang itu tetapi yang jelas kamu memiliki bisnis untuk dihadiri, mengapa memberi dirimu sendiri lebih banyak masalah?”

Seketika Ling Xiao berhenti bicara.

Percaya dia was-was, Hei Xiong menambahkan, “Apa yang terjadi sebelumnya adalah kesalahanku, jika aku menyinggungmu juga, aku bersedia untuk meminta maaf dan jika Yang Mulia hanya lewat, maka jangan pergi lebih jauh. Bagaimana menurutmu?”

Dengan melihat sendiri pada yang lain, orang tidak akan bisa mengatakan kalau Hei Xiong adalah seseorang yang agak mudah beradaptasi.

Pendapat Ling Xiao tentang dia sedikit berubah, dan menoleh ke You XiaoMo untuk berkata, “Istri, bagaimana menurutmu?”

“Kalau begitu baik-baik saja.” Keluhan You XiaoMo hanya terhadap pemilik itu, meskipun sikap awal Hei Xiong ini juga mengamuk. Namun, dia menurunkan kepalanya di depan semua Kota ZiRan dan berpikir mereka tidak akan senang, dia bahkan buttered mereka.

(t/n: buttered– salah satu idiom bahasa Inggris yang berarti memuji seseorang sedikit berlebihan dengan harapan orang tersebut melakukan sesuatu yang baik kepada kita atas pujian itu. Idiom ini sedikit mengandung makna negatif dalam penggunaannya. Contoh: Kamu telat membayar uang kos kepada pemiliknya dengan alasan lupa, lalu beliau datang menagih. Kamu bisa sedikit memberi pujian agar pemilik kos tidak marah karena kamu lupa membayar. Jadi dalam kondisi tersebut, kamu dikatakan buttered up.)

 

Ling Xiao menarik bola api itu, “Kapanpun istriku memanggil tembakan, maka itu baik-baik saja.”

Hei Xiong menghela nafas lega.

Tentu saja dia tahu bahwa dengan menurunkan kepalanya hari ini, prestisenya di Kota ZiRan akan terpengaruh. Tapi jika dia tidak melakukannya, kemungkinan besar dia akan menjadi mayat sekarang. Tidak peduli seberapa berani dia, dia tidak bisa takut di depan kematian.

Berpikir sejauh ini, Hei Xiong tiba-tiba mendapat tas ajaib dan dengan santai melemparkannya ke Ling Xiao sambil berkata, “Ini ada sedikit untuk menunjukkan rasa terima kasihku, jika kau mau menerimanya.”

Ling Xiao mengambil tas ajaib itu dan hanya menyerahkannya kepada You XiaoMo setelah melalui sekali.

You XiaoMo membuka tas ajaib untuk menemukan bahwa itu penuh dengan permata roh. Dengan perkiraan kasar, itu sekitar sepuluh juta permata roh, sangat murah hati. Dia tidak mengira seekor monster iblis akan tahu untuk membayar mereka dengan uang. Pada titik ini, semua kebenciannya telah hilang dan dengan seringai lebar, orang kikir yang kecil itu dibeli oleh sekantong permata roh.

Ling Xiao tahu bahwa ini akan terjadi dan tidak mengatakan apa-apa lagi sebelum keduanya meninggalkan Kota ZiRan.

Tidak butuh waktu lama untuk ekspresi Hei Xiong menjadi gelap. Pada saat dia menemukan pemilik wanita itu, dia berada di napas terakhirnya dengan penampilan yang luhur itu lumayan rusak dengan goresan. Tentu saja itu adalah karya MaoQiu.

Kucing Iblis sangat peduli dengan penampilan mereka, bagi mereka untuk kalah lebih buruk daripada kematian!

Pemilik wanita itu berpegangan erat dengan menyakitkan pada tepian bawah kerah Hei Xiong, tetapi kemudian Hei Xiong menendangnya dengan jijik dan berteriak marah, “Pelacur, jika kamu begitu haus maka aku akan memuaskanmu dengan membiarkanmu melayani pria selamanya.”

Dalam keputusasaan, pemilik wanita itu jatuh ke tanah.

Dengan hawa dingin, Hei Xiong hendak pergi ketika di belakangnya terdengar suara yang familiar. Itu adalah suara ‘orang itu’ yang dikirim setiap bulan dalam pengaturan mereka.

“Hei Xiong.”


<< LMW 531

LMW 533 >>

Iklan

4 respons untuk ‘Legendary Master Wife – Chapter 532

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s