ABO Cadets – Chapter 34

Chapter 34 – Kecurigaan Marsekal

Di sekitar Hutan Salman, Pasukan Barisan Depan dari Korps Bersenjata telah mendarat di tanah sesuai dengan instruksi Jendral Drew, ribuan armor berbentuk ular berdiri disekeliling Hutan Salman bersiap untuk pergi.

Pada saat ini, seekor naga hitam tiba-tiba terbang di udara, dan naga hitam itu terlihat seperti melayang di atas hutan selama beberapa detik, kemudian– menghantam masuk ke pendalaman hutan!

Para prajurit yang sedang berdiri menunggu perintah di tempat itu terkejut!

“Apa tadi itu barusan ?!”

“Aku tidak salah lihat, kan? Bukankah itu armor cerdas Naga Hitam Kelas-S?”

“Jangan membuat lelucon! Naga Hitam itu bukankah armor milik Marsekal? Bagaimana bisa ada di sini?”

Argumen terkejut para prajurit datang dari saluran komunikasi di dalam Pasukan Barisan Depan.

Selain beberapa Jendral Senior dari perintah induk Korps Bersenjata, yang lainnya tidak tahu bahwa Marsekal Rosen juga datang bersama dengan Korps Bersenjata ke Broken Army, dan Naga Hitam Kelas-S Legendaris dengan serangan udara terkuat telah lenyap sejak 19 tahun yang lalu. Dan sekarang, tiba-tiba menemukan armor yang mengintimidasi muncul di langit, para prajurit Barisan Depan langsung kebingungan beberapa waktu.

Untungnya komando saluran markas besar dengan cepat mendengar suara dingin dan bermartabat dari Kepala Angkatan Darat, Jendral Drew, memerintah: “Prajurit Barisan Depan siap siaga! Tanpa perintah dariku, tidak ada yang diizinkan untuk bertindah gegabah!”

Semua orang harus mematuhi perintah Jendral, dan terus menunggu diam di tempat.

Di dalam Hutan Salman.

Caesar dan Brian baru saja tiba di lokasi dimana Suzaku bersembunyi, bagian atas kepala mereka tiba-tiba melihat bayangan hitam besar, Naga Hitam terjun langsung menuju tanah kosong sekitarnya, segera berubah menjadi armor manusia ketika hendak mencapai permukaan, kaki dengan kuat mendarat pada tanah.

Hanya mendengarkan dentuman keras ‘bang’, suara keras dari pendaratan armor itu menggetarkan gendang telinga orang-orang, tidak jauh dari tanah dimana Naga Hitam mendarat menyebabkan debu memenuhi langit.

Caesar dan Brian saling memandang dengan rumit.

Meskipun keduanya bergegas dengan kecepatan tercepat sekalipun, mereka masih tidak bisa melewati Naga Hitam.

Naga hitam yang menjadi armor manusia, untuk mendarat di tanah kosong ini, secara aktif menyusutkan ukurannya menjadi sepersepuluh. Terlepas dari ini, armor manusia dengan tubuh hitam dan pupil mata emas berdiri diam di sana, bahkan jika tidak ada tindakan yang dilakukan olehnya, masih memberikan rasa penindasan pada orang lain.

– Itu adalah tekanan dingin dan mencekik dari Naga Hitam.

Sebagai armor Kelas-S dengan kemampuan serangan terkuat di udara, meskipun Naga Hitam telah tidur selama 19 tahun penuh, itu dibangkitkan lagi oleh pemiliknya, masih memiliki kekuatan yang mengintimidasi seperti tahun-tahun itu.

Sepasang mata emas itu sama seperti tuannya, sedingin es, tanpa kehangatan.

White Feather melihat kedua pupil mata emas, bukanlah hal yang tabu bagi senior yang legendaris ini, sebagai armor yang dibuat oleh Mr. Aston, beberapa dari mereka yang saling mengetahui seluk-beluk satu sama lain, siapa yang tidak takut dengan perang yang sesungguhnya– White Feather langsung melebarkan sayapnya untuk melindungi Suzaku di belakang dirinya, pada saat yang sama membuka sistem pertahanan seluruh tubuh, dengan cepat memasuki keadaan waspada.

Satu hitam satu putih, kedua armor Kelas-S diam-diam saling menatap.

Situasinya sangat menegangkan membuat orang tercengang.

Pada saat kebuntuan ini, kokpit Naga Hitam tiba-tiba terbuka, dan dengan cepat mendarat di tanah, ketika kokpit mendarat, pria tampan dengan seragam militer hitam berjalan ke depan Caesar dan Brian, tatapan yang dalam menyapu tubuh kedua remaja itu, bertanya dengan suara rendah, “Jadi kalian menyembunyikan Suzaku di sini?

Caesar : “…………”

Brian : “………….”

White Feather : “………….”

Suara Marsekal terlalu sedingin es, matanya sangat dingin, dan bahkan bulu putih yang waspada itu takut dan mengecilkan sayapnya.

Karena akan di downgrade, ukuran Suzaku dikurangi menjadi ukuran armor Kelas-C, tapi sayap White Feather masih tidak bisa menutupi sepenuhnya, bagian dari tubuh merah Suzaku terekspos, mata Rosen melayang menjauh dari armor merah yang familiar, dan berbalik untuk melihat ke arah Caesar, sepasang mata yang dalam segera melontarkan sedikit ketajaman–

“Mengatakan kebohongan bahwa Suzaku telah hancur, dan diam-diam menyembunyikan disini, Caesar, Brian, apa yang ingin kalian lakukan pada akhirnya?”

Ditanyakan oleh Marsekal seperti itu, wajah Caesar tiba-tiba membeku.

Meskipun dia telah mengenal Marsekal sejak dia masih kecil, karakter Marsekal selalu dingin dan tegas, wajahnya selalu terlihat tanpa ekspresi seperti orang asing tidak dekat. Caesar sejak kecil tidak berani berbicara dengannya, dibandingkan dengan Ayah-nya, Marsekal bahkan lebih menakutkan ketika dia marah.

Sebagai Komandan dari Tiga Pasukan Kekaisaran, bahkan Raja Trent akan menghormati tiga poin untuknya, Caesar hanyalah seorang pangeran kecil berusia 18 tahun, sama sekali tidak ada status untuk pangeran ketika berhadapan dengan Marsekal Rosen, sebaliknya sikap hormat generasi muda terhadap generasi lebih tua.

Rosen bertanya dengan wajah dingin, Caesar sejenak tidak tahu bagaimana menjelaskannya.

Brian hanya menundukkan kepalanya sangat rendah.

Pasukan Korps Angkatan Darat Ayah-nya berada di daerah sekitar Hutan Salman, jika Ayah-nya tahu kalau dia telah membantu Pangeran Mulia diam-diam mereparasi Suzaku, pasti akan mengupas kulitnya dalam kemarahan! Jika masalah ini sampai ke telingan Kakek dan Ayah (Bayh), pasti akan menarik otot-ototnya lagi dalam kemarahan!

Brian tidak sabar untuk mengubah dirinya menjadi awan asap….

Rosen melirik dingin ke arah Brian yang sedang menundukkan kepalanya, Brian melihat langsung ke garis penglihatannya di atas, segera berdiri tegak, kepalanya terus tertunduk tidak berbicara, seperti murid yang mendengarkan ajaran dengan seksama dari penatua mereka setelah membuat kesalahan.

Setelah ketegangan untuk waktu yang lama, Caesar mengambil napas dalam-dalam dan mengangkat kepalanya, menjelaskan setenang mungkin: “Marsekal, sebenarnya ketika Suzaku kehabisan energi ketika dia jatuh pada hari itu, aku dan White Feather menyelamatkannya…… dia tidak ingin ditangkap dan terus-menerus dipenjara, jadi aku menemukan beberapa potongan armor merah dan menguburnya di jurang tebing untuk merekayasa seolah dia jatuh, supaya orang-orang dari meseum tkdak akan terus memburunya……….”

Caesar berhenti sebentar, melanjutkan: “Suzaku ingin kembali menemukan pemilik baru, dan bersedia mengambil inisiatif untuk di downgrade menjadi armor Kelas-C. Dan pada tahun ini, tiga penghargaan teratas dalam Kompetisi Armor akan diberikan hadiah dengan armor Kelas-C, hanya yang ikut berpartisipasi saja, lalu diam-diam Suzaku akan ditukarkan dengan armor yang dihadiahkan, jadi bisa lolos dari pemeriksaan Asosisasi Armor, setelah itu nantinya Suzaku akan dapat menggunakan identitas armor Kelas-C untuk bertahan hidup dengan aman tanpa menyebabkan kecurigaan dari Asosiasi Armor.”

Rosen terdiam sejenak, sebelum berkata dengan dingin, “Suzaku ingin mencari pemikik baru, itu juga tergantung pada pemilik baru apakah dapat mengendalikan dia atau tidak. Bahkan jika kamu downgrade dia menjadi armor Kelas-C, menurutmu siapa yang dapat memenuhi syarat untuk menjadi pemilik Suzaku?”

– Tampaknya hanya seluruh kebenaran yang dapat diceritakan kepada Marsekal. Jika tidak, dengan temperamen tanpa ampun Marsekal, dan arti khusus Suzaku baginya, dia tidak akan membiarkan dirinya (Caesar) berurusan dengan Suzaku secara pribadi, mungkin juga akan mengambil Caesar secara langsung.

Memikirkan hal ini, Caesar menjawab dengan tenang, “Marsekal, Suzaku telah menemukan pemilik baru, pemilik yang diakui adalah salah satu teman sekelas-ku, hari itu dia tidak sengaja masuk ke dalam kokpit Suzaku, dan proses pencocokan spiritual dengan Suzaku mencapai 100%.”

– Prosen pencocokan 100%? Bagaimana ini mungkin?

Rosen sedikit mengernyit, “Teman sekelasmu? Siapa namanya?”

Caesar menjawab: “Namanya adalah Lin Yuan.”

Rosen terdiam.

Lin Yuan ……

Nama ini ……..

Nama keluarga Lin jelas adalah keturunan orang Asia, tidak ada Jendral Militer orang Asia yang berada di atas pangkat militer, dia jelas bukan putra para jenderal militer.

Apakah terlahir dari keluarga sipil?

Namun, apakah anak-anak yang lahir di keluarga sipil memiliki kekuatan spiritual yang begitu kuat? Kekuatan spiritual seseorang untuk sebagian besar ditentukan oleh genetika alami, pertama kalinya mengendarai armor Kelas-S, dan secara langsung menembus proses pencocokan 100%, meskipun banyak keturunan murni dari Jendral Militer tidak bisa serta-merta melakukan hal ini.

Lin Yuan ……

Rosen diam-diam mengumamkan nama ini di dalam hatinya, menatap Caesar dengan tenang. “Apakah Lin Yuan benar? Bawa dia untuk bertemu denganku malam ini.”

Caesar terkejut dan berkata: “Marsekal, kamu….. kamu setuju denganku melakukan ini?”

Rosen terdiam sesaat sebelum berkata rendah, “Jika pemilik Suzaku masih ada, dia pasti tidak ingin melihatnya dipenjara…. Karena Suzaku ingin mempertimbangkan untuk kembali mencari pemilik, aku akan menghormati keinginannya.”

Setelah mengatakan itu, Rosen berbalik dan berjalan ke arah Naga Hitam, dengan seragam militer hitam dalam jubah yang mengangkat busur tajam ketika berputar, punggung tinggi dan tegak itu masih menunjukkan sedikit ketidakpedulian yang tidak mudah diakses.

Caesar dan Brian saling memandang dengan takjub.

Tidak menyangka bahwa Marsekal akan benar-benar menyetujui perlakuan mereka terhadap Suzaku, ini membuat kedua remaja tidak dapat bereaksi untuk sementara waktu, sama seperti guntur dan kilat yang naik di langit, berpikir akan ada badai hujan, hanya untuk menemukan bahkan tidak ada setetes pun air hujan turun, langit sangat cerah saat ini.

Setelah beberapa lama tidak ada reaksi di belakang, Rosen berbalik dan mengerutkan kening, “Apa yang sedang kalian lakukan? Kalian ingin semua orang di Korps Angkatan Darat menemukan rahasia ini? Cepat bersama armor itu, aku akan membawa kalian pergi.”

Pasukan Barisan Depan dari Korps Angkatan Darat sedang menunggu perintah, Caesar dan Brian tidak bisa keluar sendiri, bahkan jika White Feather dapat membawa mereka, itu tetap akan menimbulkan kecurigaan, Marsekal bersedia untuk membawa mereka pergi adalah cara terbaik.

Caesar segera mengaktifkan Suzaku, membiarkan Suzaku memasukkan tombol ruang, White Feather dan Littel Blue juga memasuki tombol ruang pemilik. Keduanya pergi ke sisi Rosen dan menaiki kokpit Naga Hitam.

Di dalam kokpit Naga Hitam sangat luas, itu pengaturan yang sangat sederhana, kamar tidur untuk beristirahat hanya berupa satu tempat tidur, lemari pakaian dan meja, furniture bertipe dingin ini sangat sesuai dengan karakter Marshal Rosen.

Tidak ada sofa untuk tamu di ruangan itu, sangat jelas, bahwa Rosen tidak pernah berpikir untuk membawa orang lain masuk ke dalam armor-nya.

Tapi, meskipun ada sofa, Caesar dan Brian tidak berani duduk.

Keduanya berdiri tegak di belakang tubuh Marsekal, ekspresi di wajah mereka sama seriusnya dengan postur di tempat pelatihan.

Rosen memberikan koordinat dalam peta navigasi 3D, dan Naga Hitam langsung terbang ke arah itu.

Itu adalah sebuah gunung yang jauh dari Hutan Salman, tidak ada orang di sekitar gunung, di atas gunung itu pepohonan lebat, membawa armor ke dasar gunung untuk bersembunyi, dari luar tampak jelas tidak mungkin untuk menemukan petunjuk apa pun.

Naga Hitam mendarat di dasar gunung sesuai instruksi, membuka kokpit, semua orang bersama-sama keluar turun ke tanah.

Rosen berkata dengan serius, “Latihan militer ini telah mencakup hampir setengah dari Broken Army, pasukan latihan militer tidak akan melewati di gunung ini, kalian bisa menurunkan Suzaku di sini, tidak ada yang akan menemukannya.”

Ketika berada di dalam kapal induk Angkatan Darat sebelumnya, Jendral Drew mengarahkan seluruh rute jalan dari latihan militer berskala besar ini ke Rosen, jadi Rosen menemukan bahwa gunung ini tidak akan ditemukan oleh siapapun untuk menyembunyikan Suzaku, memastikan itu benar-benar aman.

Caesar mengangguk dan segera membebaskan Suzaku dari tombol ruang.

Suzaku melihat Naga Hitam dan Rosen di depannya, pupil mata merah itu berkedip ringan dan berkata, “Jendral.”

Jendral…

Saat itu, ketika Ling Yu ditangkap, Rosen hanyalah seorang Jendral biasa, Suzaku tidak tahu bahwa dia telah dipromosikan untuk menjadi Marsekal, bagi dia gelarnya masih sebagai ‘Jendral’ sama seperti pemiliknya pada tahun itu.

Panggilan (gelar) yang sudah lama, suara yang akrab, pupil mata merah yang berkedip…

Hidung Rosen tiba-tiba terasa masam, pikirannya dipenuhi kenangan masa lalu yang tak terhitung jumlahnya, tentang Ling Yu, tentang Suzaku, tentang tahun-tahun ketika dingaris depan untuk menyerang musuh, pertempuran tanpa batas dari Korps Malam yang luar biasa dan tak terkalahkan, dia bekerja sama dengan Ling Yu untuk memenangkan pertempuran lagi dan lagi, bahkan Naga Hitam dan Suzaku telah bertarung berdampingan berkali-kali.

Saat ini semuanya telah berbeda [1], Ling Yu telah hilang, Naga Hitam adalah replika, Suzaku dipenjara selama 19 tahun, tidak tahan dan melarikan diri dari museum, bahkan mengambil inisiatif untuk menurunkan tingkatnya menjadi armor Kelas-C, hanya untuk mendapatkan hak supaya bisa terus hidup…..

[1] 物是人非 – aku tidak tahu bagaimana ini diterjemahkan, kata-kata ini merujuk pada ‘sesuatu yang tidak benar’ : berarti semua hal tidak berubah, tetapi orangnya menghilang. Penjelasan : dibandingkan dengan masa lalu yang indah, kata yang ini memiliki sensasi kesedihan yang menyakiti perasaan”. Jadi aku pergi dengan kalimat ‘semuanya telah berbeda

Melihat armor merah yang akrab di depannya, Rosen terdiam untuk waktu yang lama, hanya setelah dia menyembunyikan emosi rumit di dalam hatinya, dia berkata dengan tenang, “Suzaku… kamu jangan khawatir, aku tidak akan membiarkan siapapun menangkapmu lagi.”

Suara pria ini selalu bernada dingin, ketika menghadapi armor dari orang yang dia cintai, itu mengalami penurunan lembut yang langka.

Setelah mendengar kata-kata Rosen, Suzaku terdiam sesaat sebelum berkata rendah: “Terima kasih, Jenderal.”

Rosen mengangguk dan bertanya, “Apakah kamu yakin ingin menerima siswa bernama Lin Yuan sebagai pemilik baru-mu?”

Suzaku berkata dengan pasti: “Ya, Jendral, dia anak yang sangat baik dan dia sangat berbakat dalam mengendalikan armor.”

“Aku percaya pada penilaianmu, tapi setidaknya aku ingin bertemu dengannya, jadi bisa tenang untuk memberikanmu kepadanya.”

Lalu, Rosen berbalik ke Caesar dan berkata, “Malam ini jam 8, bawa Lin Yuan ke ruang pelatihan armor sekolah untuk menemuiku.”

Caesar segera menjawab: “Baik, Marsekal.”

Rosen berbalik dan berjalan ke kokpit Naga Hitam.

Naga Hitam terbang ke udara dan dengan cepat menghilang di depan mata semua orang.

Suzaku melihat bayangan Naga Hitam yang terbang, bertanya-tanya dengan heran: Jika Tuan benar-benar mengendarai Naga Hitam dan dimakamkan di reruntuhan antarbintang. Lalu– mengapa Naga Hitam terlihat baik disini?

Itu benar, Naga Hitam ini adalah Naga Hitam yang asli, bukan replika dari Asosiasi Armor!

Perbedaan antara ontologi (asli) dan salinan (replika) adalah, ontologi yang tinggal bersama dengan pemilik untuk waktu yang lama, memiliki memori dan perasaan pemiliknya. Sebaliknya, salinan itu dari data yang baru saja diproduksi, seperti bayi yang baru lahir tidak memiliki memori. Tidak akan ada perasaan yang begitu mendalam.

Suzaku dan Naga Hitam adalah sesama armor yang diciptakan oleh Mr. Aston, ada induksi khusus antara armor, kedua armor itu sangat akrab satu sama lain dari saat mereka diproduksi, apa yang dirasakan Suzaku adalah ini Naga Hitam asli, ada kecerdasan tubuh asli Naga Hitam.

– Karena Naga Hitam tidak mati, apakah itu berarti Tuan sama sekali belum mati? !

Suzaku semakin berpikir semakin menjadi bingung, bagaimanapun juga, terlepas dari kebijaksanaan kecerdasan armor, tidak ada kemampuan manusia yang kuat untuk berpikir logis. Menduga bahwa tuannya belum mati, tetapi dia tidak mengerti apa yang terjadi tahun itu.

Suzaku tidak bisa mempercayai orang lain, bahkan tidak berani mengatakan rahasia besar semacam itu, dia hanya bisa berdoa untuk Lin Yuan.

Remaja bernama Lin Yuan, memiliki bayangan Jendral Ling Yu di dalam ingatannya.

Meskipun itu hanya memori kecil dari masa kanak-kanak, tapi, mengambil keakraban Suzaku dengan Ling Yu, tidak ada kemungkinan yang salah! Orang itu sangat jelas adalah Jendral Ling Yu, jika Lin Yuan benar-benar putra Jendral, dia mungkin sama dengan Jendral, adalah seorang Omega!

Alasan Suzaku mengambil inisiatif untuk downgrade agar bisa menghindari penyelidikan Asosiasi Armor, berada di sisi Lin Yuan, selain mencoba untuk diam-diam membantu tuan kecil, tujuan yang lebih penting adalah ingin mengikuti Lin Yuan, dan mencari tahu keberadaan Jendral Ling Yu.

***

Di sekolah, Lin Yuan, yang melakukan pelatihan menembak, tidak memiliki pengetahuan tentang apa yang terjadi hari ini.

Itu sudah mendekati waktu makan malam ketika Lin Yuan berhasil berlatih untuk kemampuan reaksi menembak. Setelah makan malam, dia kembali ke asrama untuk mandi dan mengenakan pakaian bersih. Dia segera mengirim pesan ke Caesar –

“Caesar, apakah masih pergi pergi ke ruang pelatihan di malam hari?”

Dengan cepat Caesar membalas, “Ya, aku ada di ruang pelatihan, kamu ke sini sekarang.”

“Oke, aku akan segera ke sana!”

Lin Yuan segera berubah dari berjalan lambat menjadi berlari, pergi ke ruang pelatihan armor yang disewa oleh Caesar secepat mungkin.

Saat membuka pintu, dia menemukan ada sesuatu yang salah- di dalam ruang pelatihan yang luas, kecuali Caesar dan armor putih yang digunakan selama berlatih tadi malam, hal yang aneh ada sebuah armor hitam yang berdiri di sampingnya.

Logam pada tubuh armor hitam bersinar dengan aneh di bawah cahaya, bentuk armor manusia yang halus membuatnya sangat kuat di kedua lengan dan kaki, bentuk wajah setajam pisau itu seperti seorang ksatria yang tampan, pupil dari sepasang mata emas berkilauan mempesona!

Meskipun ukurannya sama dengan armor putih di samping, tidak tahu mengapa, ketika armor hitam itu berdiri dalam diam, sepertinya memberikan tekanan….. yang aneh.

Lin Yuan tampak bingung menatap Caesar, “Caesar, apakah kamu menyewa dua armor hari ini?”

“…………” Cesar terdiam sebentar, sebelum dia mendekati Lin Yuan dan berbisik, “Yang hitam tidak disewa olehku, ada orang yang mengemudikannya. Mendengar bahwa kamu mendaftar untuk mengikuti kompetisi, dia ingin mencoba bertarung denganmu.”

Lin Yuan segera bersemangat. “Benarkah? Kebetulan sekali! Aku juga ingin menemukan seseorang untuk belajar!”

Lin Yuan berkata, dia mengambil inisiatif untuk pergi ke depan armor hitam, mengangkat kepalanya untuk melihat, tersenyum dan melambai padanya. “Hei, halo! Bisakah kamu keluar dari kokpit? Namaku Lin Yuan, mahasiswa baru tahun pertama di Departemen Komando, siapa namamu? Apakah armor ini dibeli sendiri atau disewa dari sekolah?”

Caesar, “………..”

Seluruh kekaisaran tidak pernah berani berbicara seperti itu kepada Marsekal…

Caesar tidak bisa membantu tetapi melihat ke arah armor hitam itu.

Saat ini, Rosen yang duduk di kokpit tiba-tiba membeku di tempatnya.

Rambut pendek hitam, mata jernih dan cerah, bibir mengangkat senyuman, keakraban aneh ini…..

Ling Yu……

Di depan mata, ada potongan-potongan dari latihan di ruang pelatihan armor dengan Ling Yu beberapa tahun yang lalu. Remaja laki-laki di depannya sangat mirip dengan Ling Yu di jaman sekolah, hanya saja, wajah remaja ini memiliki senyum yang cerah dan jernih, Ling Yu pada tahun itu jarang tersenyum seperti ini.

Mata anak itu…. terlihat seperti dia….

Ketika sepasang mata berkilauan menjadi serius, itu seperti bintang paling gelap dan paling terang di malam hari…

Rosen mengambil napas dalam-dalam, dengan lembut menutup matanya, mengusir pikiran kacau yang tiba-tiba melayang dalam pikirannya, mengoperasikan Naga Hitam yang telah berubah menjadi armor Kelas-C, pergi ke depan mata Lin Yuan, membuat isyarat tangan untuk mengundang tantangan.

Lin Yuan membeku sesaat dan tersenyum, berkata: “Kamu benar-benar langsung! Oke, kemarilah untuk belajar dari satu sama lain!”

Setelah mengatakan itu, dia berbalik ke kokpit armor putih, dan mulai mengoperasikan armornya.

Kedua armor itu dengan cepat mengatur posisi bertempur, Caesar sebagai “wasit”, dan harus menekan tombol pada papan penilaian di ruang pelatihan.

Lin Yuan melihat awal penilaian, segera dan tanpa basa-basi menarik keluar pisau elektronagnetik di bagian belakang, terbang ke arah musuh secara langsung!

============================

Penulis ingin mengatakan sesuatu: Melihat banyak orang membicarakan tentang CP armor, uhuk uhuk, apa kabar kalian? Mengambil cepat~~~

Datanglah ke teater armor kecil –

Suzaku : … Lama tidak bertemu.

Naga Hitam : … Lama tidak bertemu.

Suzaku : Apa yang kamu lakukan bertahun-tahun ini?

Naga Hitam : Tinggal di Asosiasi Armor. Bagaimana denganmu?

Suzaku: Tinggal di Museum.

White Feather : Aku telah tinggal dengan pangeran kecil selama bertahun-tahun!

Tidak ada yang peduli untuk waktu yang lama.

White Feather : Senior Suzaku cepat lihat aku lihat aku lihat aku! Mengapa kamu mengabaikanku ketika Naga Hitam hadir? Senior? Senior aku disini! Jangan takut, aku akan melindungimu! (Melambaikan sayap putih dan mengedipkannya bersama-sama)

Suzaku melihat White Feather, kemudian…. sistem senjata api diaktifkan, persiapan meriam energi ringan diluncurkan! Boom!

White Feather….. game over.


<< ABO Cadets 33

ABO Cadets 35 >>

Iklan

2 respons untuk ‘ABO Cadets – Chapter 34

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s