Legendary Master Wife – Chapter 489

Chapter 489 – Pria Dalam Pakaian Hitam

Dikatakan bahwa Serangga Bersayap Emas dapat melahap apa saja, termasuk Batasan. Jadinya, sebelum mata You XiaoMo tahu, kedua Serangga Bersayap Emas itu dengan mudah menggigit Pembatas yang kuat dan kokoh.

Tanpa menunggu You XiaoMo untuk pulih dari keterkejutan, Xiao Ping dan Xiao Pong merayap masuk tanpa mengkhawatirkan siapa pun yang ada di dalam.

Ini adalah pertama kalinya You XiaoMo menyadari bahwa mereka memiliki kegunaan lain selain makan.

Dua jam kemudian, Xiao Ping dan Xiao Pong terbang kembali. Tidak lama setelah itu, pria paruh baya dan Tang Lang keluar dan kembali ke kamar masing-masing.

Melalui penghubung pikiran yang dia bagikan dengan binatang kontraknya, You XiaoMo dapat mengetahui tentang percakapan mereka. Apa yang tidak dia harapkan adalah ada bagian yang terkait dengannya.

Meskipun mereka tidak membahas detail situasi selama percakapan mereka, You XiaoMo sudah bisa menebak intinya.

Mengenai hilangnya Jiang Liu, dia memang diambil oleh orang-orang dari Lembah Yin Yang, tetapi bukan karena mereka melihat bakatnya dan menginginkannya. Mereka membawanya karena dia menyerah dan berjanji setia kepada mereka. Jika tidak, bagaimana Lembah Yin Yang bahkan tahu tentang seseorang yang tidak penting seperti Jiang Liu.

Seperti bagaimana Jiang Liu mendapatkan Lembah Yin Yang tertarik padanya, itu mungkin ada hubungannya dengan You XiaoMo.

You XiaoMo menyatukan semua peristiwa sebelumnya dan dengan mudah menebak bahwa Jiang Liu telah mengkhianatinya dengan imbalan posisi di Lembah Yin Yang. Hanya sesama penduduk desa seperti dia yang meninggalkan Desa Peach Blossom bersama-sama dengan You XiaoMo akan sangat jelas tentang masalah-masalahnya.

Kali ini, mereka memang di sini untuk berpartisipasi dalam ujian Klan Darah Vermillion.

Mereka adalah kelompok pertama yang tiba. Ada beberapa kelompok lain setelah mereka, tetapi mereka akan tiba nanti karena Kota Yu Xian telah bertemu dengan bencana beberapa hari yang lalu.

Selain itu, ada peristiwa lain yang juga mendapat perhatian cukup banyak.

Peristiwa itu adalah ujian Klan Darah Vermillion untuk merekrut individu berbakat. Peristiwa penting ini adalah kompetisi yang diadakan setiap sepuluh tahun sekali. Kriteria minimum pendaftar untuk mengikuti kompetisi adalah orang yang mendaftar harus setidaknya menjadi level Kaisar. Meskipun kriterianya sangat ketat, ada sekitar beberapa ratus orang yang mendaftar di tahun-tahun sebelumnya. Kemudian, mereka hanya akan menentukan lima orang di akhir kompetisi.

You XiaoMo tidak tertarik dengan itu, tetapi dia merasa kalau Ling Xiao kemungkinan akan datang ke sini setelah mendengar berita ini karena itu cukup tertarik, dan juga itu akan menjadi cukup sensasional.

Pada saat ini, You XiaoMo masih tidak tahu bahwa dia sudah memiliki dua kelompok orang yang menyelidiki dia.

Salah satu kelompok itu adalah Sekte Qing Feng.

Sekte Qing Feng adalah salah satu dari tiga kekuatan utama Kota Xing Luo. Dalam sekte mereka, mereka memiliki satu tingkat kekuatan Ilahi yang bernama Chen Zhen, yang juga pemimpin sekte mereka. Itulah alasan mengapa beberapa orang berani melawan Sekte Qing Feng.

Namun, karena Wang Ge dan peringkat empat orang lainnya di Sekte Qing Feng tidak tinggi, jadi Sekte Qing Feng tidak terlalu memperhatikannya. Mereka baru saja mengirim Gao MaYuan, atasan Wang Ge yang dikirim ke Desa Hu sepuluh tahun yang lalu dan menyebabkan bahaya bagi seluruh keluarga Weng Gong, untuk menyelidiki masalah ini.

Wang Ge, sebelumnya dikenal sebagai Wang An, yang merupakan adik Wang QianYu yang lebih muda. Wang QianYu adalah selir Gao MaYuan. Dia sangat cantik dan dia adalah favorit Gao MaYuan.

Ketika dia mengetahui bahwa satu-satunya adik laki-lakinya dibunuh, Wang QianYu menangis. Ingin menghiburnya, Gao MaYuan berjanji untuk menemukan pembunuhnya dan mencincangnya dengan menggunakan lima kuda untuk menariknya dalam pembalasan dendam atas nama saudara iparnya.

Untuk memenuhi janjinya pada wanita favoritnya, Gao MaYuan segera mengirim orang untuk menyelidiki Desa Hu ketika dia menerima berita itu.

Meskipun penduduk desa Hu sudah pindah, petunjuk masih bisa ditemukan jika seseorang melihat cukup dekat. Beberapa ratus orang tidak bisa menghilang begitu saja. Seseorang pasti melihat mereka ketika mereka pindah.

Hanya dalam dua hari, mereka benar-benar menemukan sesuatu.

Ketika penduduk desa hendak meninggalkan Desa Hu, You XiaoMo pernah memperingatkan mereka untuk tidak memamerkan kekayaan mereka. Kalau tidak, mereka bisa membahayakan diri mereka sendiri. Jadi ketika orang-orang Gao MaYuan datang untuk mencari, penduduk desa telah menyembunyikan kekayaan mereka dengan baik di tas ajaib, hanya menyisakan beberapa koin kristal pada diri mereka sendiri.

Untuk informasi mengenai You XiaoMo, orang-orang Gao MaYuan tidak bisa mendapatkan satu kata pun tentang dia ketika mereka bertanya.

Bukan karena penduduk desa tidak mau berbicara, tetapi karena mereka memang tidak tahu nama You XiaoMo. You XiaoMo yang mempertimbangkan hal ini pada waktu itu, jadi dia sengaja tidak memberi tahu mereka namanya. Hasilnya, penduduk desa hanya tahu bahwa itu adalah pemuda dengan kulit yang cerah dan jernih.

Pemuda yang membeli ramuan ajaib dan ladang mereka, kemudian menyuruh mereka meninggalkan Desa Hu.

Gao MaYuan menduga ada beberapa rahasia di Desa Hu ketika dia mendengar itu jadi dia mengirim anak buahnya untuk mencari. Pada akhirnya, mereka tidak menemukan apa-apa dan petunjuk itu mengarah ke jalan buntu.

Kelompok orang lain yang menyelidikinya terdiri dari tuan muda dan bawahan botak itu.

Mereka berasal dari Kota Yu Xian. Alasan mengapa mereka tiba di Desa Hu beberapa hari terlambat dan penyebab keterlambatan itu adalah karena Ling Xiao. Untuk menjadi terkenal, Ling Xiao pergi ke Kota Yu Xian dan menyebabkan keributan besar.

Meskipun penduduk desa dari Desa Hu tidak tahu tentang You XiaoMo, sejumlah ramuan ajaib itu terlalu penting, bahkan jika mereka belum matang. Setelah menyelidiki, mereka akhirnya mendengar dari penduduk desa bahwa setelah mereka pindah dari Desa Hu, masih ada orang lain yang tinggal di Desa Hu bersama dengan You XiaoMo.

Orang itu adalah Weng Gong. Ke mana dia berada, penduduk desa tidak tahu. Namun, seseorang terikat untuk mengenali orang tua yang tampak seperti dia.

Mengikuti petunjuk, mereka akhirnya menemukan desa yang di tinggali Weng Gong.

Desa itu dikelilingi oleh pegunungan di sekelilingnya, mengisolasi dari seluruh dunia. Penduduknya lebih sedikit dari Desa Hu dan itu memang tempat yang baik bagi orang tua untuk menjalani sisa hidup mereka yang tersisa. Sebelum You XiaoMo pergi, dia bahkan secara khusus membangun rumah sederhana untuk Weng Gong. Itulah mengapa dia meninggalkan kesan yang mendalam pada penduduk desa di sana.

Ketika pria dan bawahannya itu datang untuk menemukannya, Weng Gong kebetulan berada di puncak gunung mencari arah Kota Xing Luo. Ini adalah sesuatu yang harus dia lakukan setiap hari.

Pagi-pagi setiap hari, Weng Gong akan menunggu di puncak gunung selama empat jam, menantikan untuk melihat You XiaoMo di jalan sekali lagi dan mengatakan kepadanya kabar baik bahwa pembalasannya telah dilakukan. Kepercayaan inilah yang membuat orang yang kesepian itu pergi.

Pria dan bawahannya berjalan ke puncak gunung. Weng Gong kebetulan memiliki punggungnya yang menghadap ke arah mereka.

Ketika dia mendengar langkah kaki, Weng Gong mengira itu hanya penduduk desa. Dia baru saja menyadari bahwa itu adalah sekelompok orang asing yang belum pernah dia lihat sebelumnya ketika dia memutar kepalanya. “Siapa kalian?”

“Kamu adalah Weng Gong?” Pria itu mengamati dia dari atas ke bawah.

“Siapa kalian?” Weng Gong mengulangi pertanyaannya.

Pria itu mengambil langkah maju, sosoknya yang menjulang tinggi memberi orang rasa penindasan. Weng Gong sudah tua dan dia hanya orang biasa juga, jadi dia langsung roboh ke tanah.

Pria itu menatapnya dengan merendahkan seolah-olah dia sedang melihat seekor semut dan berkata, “Aku bertanya kepadamu, siapa nama pemuda yang membawamu ke desa ini? Dia terlihat seperti apa? Kemana dia pergi dan apa tujuannya? Jawablah pertanyaanku dengan jujur.”

Weng Gong menatapnya, tetapi tidak mengucapkan sepatah kata pun.

Suatu tanda kekejaman melintas di mata pria itu. “Beraninya seorang manusia sepertimu melawanku? Aku akan memberimu satu kesempatan terakhir, mau bilang atau tidak?”

Weng Gong memandangnya dengan penuh penghinaan. Kata-kata seperti ini, dia telah mendengar Gao MaYuan mengatakannya sebelumnya. Kali ini sama seperti waktu itu. Mereka semua mengatur diri mereka sendiri tinggi di atas orang lain, tetapi kali ini dia tidak memiliki apa pun yang dia pedulikan lagi. (karena dia hanya kakek kesepian, poor Wen Gong T_T hiks)

“Aku tidak akan memberi tahu kalian, bahkan jika kamu membunuhku, aku tidak mau kasih tahu.”

Pria itu tertawa, “Apakah kamu pikir aku akan membiarkanmu mati dengan cepat? Jika kamu tidak mau kasih tahu, aku punya cara sendiri untuk membuatmu berbicara.”

Mulut Weng Gong berkedut.

Si botak itu tiba-tiba bergegas ke depan dan meraih dagu Weng Gong. Dia menggunakan begitu banyak kekuatan yang memaksa Weng Gong untuk membuka mulutnya. “Kamu ingin menggigit lidahmu dan mengakhiri hidupmu?” Dia meludahkannya dengan kejam.

“Tuan muda, bagaimana kita harus menangganinya?”

“Bawa dia pergi dulu.”

Pria itu memimpin untuk berjalan menuruni gunung setelah dia selesai berbicara. Si botak itu mengawal Weng Gong dan mengikutinya, tetapi ketika mereka mencapai tebing, Weng Gong tiba-tiba mengerahkan kekuatan dan mendorong si botak ke samping. Si botak tidak menyangka bahwa orang tua itu masih memiliki kekuatan untuk melawan, jadi dia didorong menjauh akibat kecerobohan untuk sesaat.

Weng Gong melompat dari tebing.

Si botak sangat marah. Ketika dia akhirnya bisa bereaksi terhadap apa yang telah terjadi, dia menyadari bahwa pada dasarnya dia ditampar di wajah oleh orang biasa. Dia segera mengikuti Weng Gong dan melompat. Dia adalah seorang praktisi sehingga ketinggian tebing tidak penting baginya sama sekali, tetapi itu tidak sama untuk manusia biasa. Orang biasa pasti akan mati jika dia jatuh dari tebing.

Sama seperti si Botak hendak meraih Weng Gong yang jatuh, bayangan hitam keluar dari suatu tempat dan memotong di antara mereka berdua, meraih Weng Gong duluan.

“Siapa itu?” Si botak berteriak dengan marah.

Bayangan hitam dan Weng Gong mendarat di puncak gunung di seberangnya.

Ketika bayangan hitam berbalik dan memungkinkan semua orang melihat wajahnya dengan jelas, ekspresi pria itu dengan cepat berubah. Dia berbalik dan berlari ke arah yang berlawanan tanpa mengatakan apa pun.

Namun, dia masih terlalu lambat. Bayangan hitam itu menjentikkan jari-jarinya dan menyeringai ke punggung pria itu, “Karena kamu sudah ada di sini, jangan pergi, tuan muda Kota Yu Xian.”

Api merah terangkat dari kaki mereka dan mereka langsung terbakar. Jeritan yang sakit terdengar di seluruh gunung, diperkuat sampai beberapa puluh kali. Burung-burung kaget mengepakkan sayap mereka dengan panik dan naik ke langit.

Wajah pria yang terbakar dan terpelintir itu bisa dilihat dalam api, menatap bayangan hitam dalam ketakutan. Dia tidak pernah mengharapkan dia muncul di sini.

Segera setelah itu, beberapa mayat yang terbakar jatuh dari langit dan masuk ke lembah, seketika menghilang.

Itu adalah bagaimana tuan muda Kota Yu Xian meninggal.

Weng Gong memandang pria yang menyelamatkannya dalam shock. Siapa tuan muda itu, dia tidak kenal, tapi dia telah mendengar tentang Kota Yu Xian dan nama mereka telah lama terdengar di telinganya. Pria ini benar-benar membunuh orang-orang dari Kota Yu Xian.

Jika dia tidak melihat wajah pria itu dan hanya melihat sosoknya, Weng Gong akan berpikir bahwa dia adalah pria yang keren dan tampan. Namun, dia memiliki wajah yang telah ditelan waktu. Wajahnya juga memberi orang perasaan kalau itu tidak cocok dengan penampilan tubuhnya, tetapi pada saat yang sama Weng Gong tidak dapat mengatakan bagian mana yang menjadi masalah.


<< LMW 488

LMW 490 >>

Iklan

4 respons untuk ‘Legendary Master Wife – Chapter 489

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s