Male God Is Chasing My Brother – Bab 6.2

Translator Inggris : WhiteHemlock5

***

Chapter 6.2

An XuMo mengangkat kepalanya. Zhou JinChen berdiri satu meter dari pintu mobil, mengerutkan kening padanya.

“Ah?” Xin ZiMa, yang hampir menutup pintu mobil, mengangkat kepalanya ketika dia mendengar pertanyaan, “Apa yang terjadi, apakah kamu merasa tidak nyaman?”

Baru kemudian An XuMo mendengar suaranya, dia dengan cepat menggelengkan kepalanya, “Tidak, tidak, aku tidak apa-apa.”

Xin ZiMai mendengarkan serangkaian dari tiga penyangkalan itu dan untungnya tawanya tidak keluar.

Dia dengan ringan terbatuk ketika melihat Zhou JinChen, tetapi melihat ekspresi Zhou JinChen tidak rileks. Pria itu mengamati kaki An Xumo dan sekali lagi bertanya kepadanya, “Ketika aku menabrakmu, apakah aku menginjakmu?”

Butuh beberapa saat bagi An XuMo untuk bereaksi sebelum menyadari bahwa pihak lain bertanya tentang kecelakaan di pesta ulang tahun itu, dia dengan cepat berkata, “Kamu tidak menginjakku, aku baik-baik saja.”

Dia ingin menjelaskan mengapa, tetapi dia agak malu untuk membicarakannya. Di depan mereka berdua, An XuMo tidak bisa menahan bisikan, “Itu karena celana ini, pinggang sedikit besar. Aku takut itu akan tergelincir…..”

Kali ini Xin ZiMai tidak bisa menahannya, dia dengan erat memegang pintu mobil dan mulai tertawa. An XuMo dengan hampa menoleh dan Xin ZiMai dengan cepat melambaikan tangannya, “Maaf, maaf.”

Tetapi bahkan ketika dia meminta maaf, tawa itu tidak berhenti.

Zhou JinChen memelototinya sebelum meraih ke arah paperbag di atap mobil. Ketika paperbag itu dikirim ke dalam pelukannya, An XuMo mengulurkan tangan untuk mengambilnya dan dia menemukan itu berisi pakaian yang dibawa oleh kedua orang itu di sore hari.

Di sampingnya, Xin ZiMai masih dalam suasana hati yang tersenyum, “JinChen, apakah kamu ingin meningkatkan intensitas program latihanmu?”

Orang ini secara pribadi diberitahu oleh adik laki-lakinya bahwa pinggangnya terlalu tebal. Zhou JinChen menatapnya, “Ok, biaya tambahan akan dipotong dari gajimu.”

Senyum Xin ZiMai menjadi kaku.

Zhou JinChen tidak peduli. Ke An XuMo, dia menunjukkan arah, “Berbelok ke kanan, dua ratus meter di depan adalah gerbang utama penghuni. Kau kembali dulu. Jika sesuatu terjadi, aku akan memberitahumu.”

An XuMo segera menjawab dan dengan hati-hati mengucapkan selamat tinggal kepada keduanya. Pakaian yang dia kenakan agak kebesaran.

Garis leher longgar mengungkapkan tulang selangka mulusnya, kulit putihnya dillukis oleh cahaya bulan, dan orang-orang tidak bisa melepaskan pandangan mereka.

Dia tidak pernah berpikir bahwa Xin ZiMai akan menawarkan untuk membiarkannya di vila dataran tinggi. Dia dengan patuh meraih paperbag dan berbalik untuk pergi.

An XuMo selalu lapar. Tetapi karena Zhou JinChen, nafsu makannya menjadi sangat kecil. Hanya melihat keabadian itu untuk beberapa kali membuat hati dan perutnya kenyang.

****

Dua hari kemudian, di belakang layar TV Satelit Kota Hijau, Han Ming baru saja menyelesaikan episode pertama pertunjukan dan dia bersiap untuk pergi. Namun di dalam lift, dia terkejut ketika bertemu seseorang tertentu.

“Brother Mai!” Han Ming menyambutnya dengan senyuman dan melirik ke arah pintu, “Kebetulan sekali, apakah Brother JinChen ikut denganmu?”

Xin ZiMai tertawa, “Aku datang sendiri.”

Han Ming tidak menunjukkan kekecewaan apapun, “Brother Mai datang kesini, apakah ini untuk rekaman episode [Minggu] berikutnya?”

Xin ZiMai mengangguk, “Tamu kehormatan episode selanjutnya adalah JinChen.”

Mata Han Ming menyala. Meskipun dia sudah tahu bahwa Zhou JinChen akan menghadiri rekaman [Clear Day on the Weekend], ketika itu dikonfirmasi, kegembiraannya bahkan tidak berkurang lima puluh persen, “Kemudian kita bisa merekam bersama lain kali. Aku telah menantikan untuk bekerja sama dengan Brother JinChen.”

Xin ZiMai menukar beberapa kata sopan di antara mereka. Ketika lift tiba, dia yang pertama pergi. Ketika manajernya memanggilnya, Han Ming masih dalam suasana hati yang ceria. Dia bahkan tidak bisa mendengar dengan jelas apa yang dikatakan orang lain.

Hanya ketika manajer mengulangi dirinya sendiri, Han Ming akhirnya bereaksi, “Apa, seorang tamu sementara?”

Manajer itu mengangguk, “Ya, di episode berikutnya selain ZhouJinChen, akan ada tamu terhormat lainnya yang datang.”

Han Ming mengerutkan kening, “Siapa itu?”

“Sutradara hanya mengatakan bahwa dia ingin menambahkan seseorang, tetapi dia tidak mengkonfirmasi tentang itu.” Manajer melanjutkan, “Mungkin saja orang lain yang memiliki identitas yang sama untuk musim pertama. Dan itu adalah sponsor yang mengaturnya di sana.”

Han Ming tidak mengerti, “Sponsor mana yang memiliki latar belakang yang begitu besar… yang dapat membawa seseorang ke episode yang sama dengan Brother JinChen?”

Manajer juga tidak yakin, dia menghibur Han Ming, “Aku belum mengkonfirmasi identitas tamu sementara itu. Bagaimanapun kamu permanen, kamu hanya perlu tampil baik. Mereka yang sementara ditambahkan tidak akan akrab dengan mereka, jadi mereka pasti akan gagal memenuhi persyaratan mereka.”

“Selain itu, bukankah kamu mengatakan bahwa Zhou JinChen tidak suka dikendalikan? Aku takut dia tidak mau bekerja sama dengan orang ini.”

Sang manajer berkata, “Episode selanjutnya pasti akan terfokus pada Zhou JinChen. Bagus kalau kamu bisa bergaul dengannya. Sedangkan untuk tamu sementara, apakah dia akan mendapatkan adegan masih belum pasti.”

____________________________________

Penulis ingin mengatakan sesuatu: Tiga Penyangkalan An XuMo: Aku tidak, aku tidak, aku tidak apa-apa.

Zhou JinChen: En.

An XuMo (berbisik): Aku juga tidak suka ketebalan pinggangmu.

Zhou JinChen: ……

Zhou JinChen: Biarkan aku mengukur seberapa kurus pinggangmu.


<< Male God Is Chasing My Brother Bab 6.1

Iklan

2 respons untuk ‘Male God Is Chasing My Brother – Bab 6.2

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s