Legendary Master Wife – Chapter 441

Chapter 441 – Aku Belajar Dari Kamu

Setelah lawan You XiaoMo, QinTai berdiri di atas panggung dan menegaskan bahwa dia benar-benar tidak hadir, dia dengan sangat tenang melipat tangannya dan menunggu You XiaoMo tanpa sedikitpun rasa gugup di wajahnya. Meskipun dia tidak tahu apa yang terjadi pada lawannya, itu adalah bukti bahwa Tuhan ada di pihaknya.

Melihat ini, YanHui dan yang lainnya tahu bahwa You XiaoMo kemungkinan besar akan kehilangan haknya untuk bersaing dalam kompetisi. Sampai sekarang, tidak ada yang pernah melihatnya di sekitar. Dia pasti tidak meninggalkan kamarnya.

Melihat bahwa You XiaoMo belum turun setelah sekian lama, pandangan wasit menyapu ke arah penonton yang berdiri.

“Apakah You XiaoHa hadir?”

QinTai segera tersenyum.

“Wasit, aku rasa kamu tidak perlu meneriakkan namanya lagi. Dia tidak ada di sini, tidak mungkin dia menjawabmu.”

Mendengar kata-katanya, beberapa orang yang bertanya-tanya mengapa You XiaoMo tidak muncul bahkan menjadi lebih bingung. Berbicara secara logis, dengan penampilan dan rekornya dalam dua pertandingan sebelumnya, itu benar-benar mustahil baginya untuk tidak muncul. Tapi ini benar-benar tidak kelihatan dan itu tidak terbayangkan.

“Hei, hei, mungkinkah karena You XiaoHa takut?”

“Takut? Maksudmu level sembilan penyihir takut pada level tujuh penyihir?”

Orang yang mengatakan bahwa You XiaoMo takut segera tutup mulut, saat dia ditembak jatuh dengan pertanyaan retoris. Setelah semua, mengatakan hal-hal semacam ini dengan keras akan menjadi lelucon yang akan membuat orang tertawa lepas.

Wasit mengabaikan orang-orang yang dengan sungguh-sungguh berdiskusi dan bertanya lagi, “Apakah You XiaoHa hadir?”

Qin Tai mengangkat kepalanya dan membusungkan dadanya. Setelah menunggu beberapa detik dan masih tidak ada jawaban, dia berbicara, “Wasit, aku pikir dia tidak akan muncul. Bagaimana kalau kamu hanya menyatakan aku lah pemenang pertandingan ini…”

“Di sini…”

Suara samar melayang dari suatu tempat. Suara itu hampir tak terdengar, suara itu hampir tenggelam oleh kerumunan gaduh tetapi wasit mendengarnya. Mata wasit dengan dingin menyapu Qin Tai dan di bawah tatapan penuh harapan, dia mengumumkan, “Baiklah pertandingan akan dimulai.”

Qin Tai tercengang. Dia mengerutkan kening kebingungan.

“Wasit, lawanku bahkan tidak muncul. Bagaimana kamu berharap aku untuk memulai, bahkan tidak seharusnya aku…”

Sebelum dia menyelesaikan kalimatnya, dia melihat seseorang berjalan masuk dari pintu di depannya. Orang itu melompat dengan cepat melewati pagar pelindung dan berjalan ke arahnya dengan tenang. Segera, dia melangkah ke tepi panggung dan berdiri di depannya dengan senyum samar di wajahnya.

“Aku minta maaf, sesuatu menahanku sehingga aku datang terlambat.” Dia dengan ringan menampar kepalanya dengan ekspresi kesal di wajahnya.

Wasit mengangguk dan berjalan dari panggung.

Tubuh Qin Tai menjadi kaku saat dia menatap pemuda yang tiba-tiba muncul. Dia hanya melihatnya sekali di ring pertarungan nomor empat. Pada saat itu, dia juga memiliki pertandingan sendiri sehingga dia sedikit terlambat ketika dia pergi untuk memeriksa semuanya. Ketika dia mencapai arena, pertandingan You XiaoMo sudah berakhir jadi dia hanya melihatnya diam-diam mundur kembali ke tempat duduknya di kerumunan penonton. Karena dia tidak dapat menyaksikan kekuatan You XiaoMo dengan matanya sendiri, meski sedikit takut padanya, dia tidak menaruh perhatian khusus pada rasa takut itu karena penampilan You XiaoMo.

Namun, ketika You XiaoMo berdiri di depannya, Qin Tai bisa merasakan tekanan yang besar darinya. Ini adalah aura orang kuat. Bahkan jika itu tidak disengaja, pengendalian semacam itu juga akan memberi orang banyak tekanan nyata.

“Aku You XiaoHa, tolong rawat aku dan bimbing aku!”

You XiaoMo berbicara dengan sopan kepada Qin Tai yang tegang dan dijaga dengan senyum brilian di wajahnya.

Ekspresi Qin Tai menjadi kaku. Hanya beberapa saat kemudian dia berhasil menarik senyum di wajahnya, terlihat sedikit melilit.

You XiaoMo mengambil napas dalam-dalam dan menatap Qin Tai dengan mata yang cerah dan berkata, “Aku akan menyerang, berhati-hatilah.”

Di kerumunan penonton, Qiao WuXing dan beberapa yang lebih akrab dengan You XiaoMo, semua memandangnya dengan kaget ketika dia muncul. Seolah-olah mereka melihat sesuatu yang luar biasa. Cheng XiangRong hanya tahu bahwa dia akhirnya bisa berhenti terlalu khawatir. Setelah dia menghela nafas lega, dia akhirnya menyadari perilaku aneh semua orang.

“Apa yang terjadi pada kalian?” Dia bertanya.

“Luar biasa!” Tian Xin menarik napas dalam-dalam. Matanya berkilauan.

“Apa yang sebenarnya terjadi?”

“Kamu tidak memperhatikan? Sepertinya kekuatan You XiaoHa naik dibandingkan dengan dua hari yang lalu. Sepertinya dia punya kesempatan yang kebetulan di Dinding Waktu. Kultivasi-nya meningkat pesat.” Tian Xin berkomentar.

Cheng XiangRong segera melihat ke bawah pada You XiaoMo. Memang, ujung tajam pada auranya yang dia rasakan kemarin tidak bisa lagi dirasakan. Sebaliknya, auranya tampaknya telah menjadi lebih tertutup dan stabil. Sekali lihat dan sudah jelas bahwa itu adalah tanda bahwa kultivasinya telah meningkat.

“Itu hebat!” Cheng XiangRong merasa senang untuknya dari lubuk hatinya.

Qiao WuXing dan Jiu Ye saling bertukar pandang tanpa bekas dan cepat pecah seolah-olah tidak ada yang terjadi. Keduanya memiliki pandangan yang bijaksana di wajah mereka. Sepertinya mereka harus bekerja ekstra keras atau mereka akan disusul dan memperlebar jurang kekuatan di antara mereka.

Tian Xin meletakkan dagunya di tangannya saat dia berkata dengan iri, “Itu sangat bagus. Aku juga ingin pergi ke Dinding Waktu. Dengan cara itu aku dapat memiliki terobosan bahkan tanpa kultivasi.”

“Bagaimana bisa semudah itu? Bahkan jika kamu dapat memasuki Dinding Waktu, itu masih tergantung pada kesempatanmu. Selain itu, jika kamu tidak cukup peka, bahkan dengan kesempatan yang kebetulan, kamu mungkin tidak memanfaatkan sebaik-baiknya. Lebih baik jika kamu berkultivasi dengan mantap.” Qiao WuXing tertawa.

“Ya ya ya!” Tian Xin menjawab dengan setengah hati. Dia sudah mendengar ini berkali-kali dan sudah lama kebal terhadapnya.

Qiao WuXing menggelengkan kepalanya.

An Qiao menatap panggung dengan penuh kebencian. You XiaoMo benar-benar mendapatkan semua barang bagus! Kalau saja dia menekan dan mengambil kotak hitam itu dari You XiaoMo, siapa tahu kesempatan itu mungkin menjadi miliknya. Semakin dia memikirkannya, semakin dia merasa tidak puas. Namun, dengan kekuatan You XiaoMo yang meningkat, kemungkinan dia membalas dendamnya semakin kecil dan rendah.

Awalnya dia bermaksud untuk menggunakan WuCheng untuk menyingkirkannya tetapi ketika dia mencari WuCheng dua hari terakhir ini, dia mengusirnya dengan mengklaim bahwa dia sedang sibuk. Terkadang, dia bahkan tidak akan bertemu dengannya. Bahkan orang bisu pun bisa mengatakan ada sesuatu yang salah.

Setelah dia melakukan penyelidikan, dia menemukan bahwa pada malam You XiaoMo dan rekannya check in ke ShuangYu Hotel, mereka berselisih dengan WuCheng di sebuah kasino bawah tanah. Sementara itu seharusnya menjadi sesuatu yang membahagiakan, untuk beberapa alasan kedua pihak telah memutuskan untuk mengubur kapak (berdamai) pada akhirnya dan WuCheng tampaknya telah berprasangka terhadapnya.

Wan Ya, yang berada di sisinya, kebetulan melihat ekspresi mengancam di wajahnya.

“An Qiao, demi Shifu-mu, aku akan memberitahumu ini. Dengan talenta You XiaoHa, dia kemungkinan besar akan dipilih oleh Istana Tong Tian di masa depan. Peringkat Shifu-mu di Serikat Penyihir mungkin tinggi tetapi itu bahkan tidak layak disebutkan di Istana Tong Tian. Jika kamu tidak ingin menghancurkan diri sendiri, maka aku sarankan padamu lebih baik melepaskan kebencian di dalam hatimu.” Wan Ya memperingatkan dengan rendah.

Kulit An Qiao bergeser antara pucat dan hijau, tidak jelas apakah dia mendengarkan apa pun yang dikatakannya.

Wan Ya tidak punya niat untuk menebak pikirannya dan dia meninggalkannya pada saat itu.

Di atas panggung, Qin Tai yang sangat puas karena keberuntungannya beberapa saat yang lalu sekarang menjadi seperti macan kertas di depan You XiaoMo. Dia mungkin terlihat mengintimidasi tapi dia tidak menggigitnya. Setelah hanya satu putaran, dia sudah dikejar dari panggung. Dia mundur dengan menyedihkan saat kerumunan itu menghela nafas.

You XiaoMo membersihkan debu yang tidak ada pada pakaiannya dan dia berdiri di atas panggung, melihat ke bawah pada Qin Tai yang telah jatuh di seluruh tempat sebelum dia tersenyum dan berkata, “Terima kasih telah membimbingku!”

Qin Tai memuntahkan darah di tempat.

Setelah wasit menyatakan bahwa kompetisi telah berakhir, You XiaoMo melambaikan tangan ke Qiao WuXing dan kelompoknya sebelum meninggalkan melalui gerbang besar. Qiao WuXing ingin bertanya tentang apa yang terjadi tetapi melihat dia pergi begitu cepat, dia menduga bahwa dia akan menemukan Ling Mo. Sayangnya, mereka belum dapat pergi karena mereka belum berkompetisi.

Ketika You XiaoMo meninggalkan arena, dengungan di telinganya segera berkurang banyak. Ling Xiao berdiri tidak terlalu jauh darinya di sepanjang jalan dan ketika You XiaoMo melihatnya, dia dengan cepat berlari ke arahnya.

“Cukup cepat hari ini. Kamu tidak bergabung dengan grup teman-temanmu?” Ling Xiao memperhatikan saat dia berlari.

“Sebanyak teman-temanku penting bagiku, tapi kamu lebih penting dari mereka. Belum lagi, mereka hanya teman biasa. Jika mereka menginginkan kemajuan dalam hubungan mereka denganku, maka itu masih tergantung pada bagaimana mereka tampil.” You XiaoMo menjawab dengan tidak sopan.

Ling Xiao menjentikkan dahinya, “Ayo pergi.”

You XiaoMo menangkupkan dahinya dan bergerak untuk mengikuti langkahnya.

“Hei, apakah kamu tidak terharu oleh kata-kataku?” Dia berkata sambil berjalan.

“Aku terharu.”

“Pembohong. Bagian mana dari dirimu yang bahkan mengatakan bahwa kamu terharu?” You XiaoMo menggerutu.

“Hatiku.” Ling Xiao menjawab tanpa ekspresi.

You XiaoMo memeluknya dari depan dan meraih kain di dadanya.

“Gali dan tunjukkan padaku.” Dia menuntut, tidak mau membiarkan masalah itu berlalu.

“Berhenti main-main. Itu tidak bisa digali.” LingXiao mendorong kepalanya pergi.

“Mengapa?”

“Karena itu jauh di dalam hatiku.”

“Benarkah?” You XiaoMo diam-diam senang.

“Itu palsu.”

Alih-alih terganggu oleh kata-katanya, You XiaoMo merasa senang. Dia melepaskan pegangannya pada pakaiannya dan merasakan dada Ling Xiao, “Oh baiklah, aku tahu kamu suka mengatakan kebalikan dari apa yang kamu maksud, jadi aku tidak akan menyalahkanmu untuk itu.”

Ling Xiao tiba-tiba berhenti berjalan dan menatapnya. “Sejak kapan kamu jadi berkulit tebal? Kamu bahkan belajar bagaimana caranya berbohong dengan mengedipkan mata.”

“Aku belajar darimu.” You XiaoMo balas tersenyum.

“…………….”

Keduanya bercanda dan bertengkar dengan main-main saat mereka berjalan kembali ke lantai pertama tetapi tidak ada yang melihat mereka. Semua orang sudah pergi untuk menonton kompetisi sehingga tidak ada yang terlihat di sepanjang koridor.

Ketika mereka kembali ke kamar mereka, Ling Xiao mulai bertanya tentang apa yang terjadi ketika You XiaoMo berada di menara emas. Sejak dia berjalan keluar dari sana, dia menyadari bahwa kekuatan You XiaoMo memiliki terobosan. Sebelum itu, dia berada di level sembilan kelas menengah tapi sekarang dia berada di level sepuluh kelas rendah. Kemajuan itu tidak lain, hanyalah terlalu cepat.

<< LMW 440

LMW 442 >>

Iklan

5 tanggapan untuk “Legendary Master Wife – Chapter 441

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s