Feng Mang – Chapter 127

Chapter 127 – Asuransi Yang Bagus
Diterjemahkan Indonesia : Chin

Sebelum pergi tidur, Han Dong mendengar ponsel Yu Ming secara terus menerus mengirimkan nada pesan singkat dan dengan santai menanyakan kalimat: “Siapa yang mengobrol denganmu dan berbicara begitu banyak?”

Tidak ada jawaban.

Han Dong pergi ke kamar Yu Ming dan menemukan bahwa Yu Ming sudah berbaring di tempat tidur. Ponsel itu masih di atas meja, dan itu berdering dari waktu ke waktu.

“Apakah kamu perlu aku membantumu untuk membalasnya?”

Yu Ming berkata lurus, “Tidak perlu, kamu bisa mematikannya untukku.”

“Matikan langsung? Setidaknya kamu harus melihat siapa yang mengirimi-mu pesan itu? Bagaimana jika ada sesuatu yang penting terjadi.”

Yu Ming dengan nada tidak sabar, “Tidak ada yang penting, matikan saja.”

Han Dong secara alami menarik minat untuk sesaat, dan menegaskan diri untuk membaca pesan ke Yu Ming.

“Akun anda berhasil ditransfer ke 520 yuan.”

“Akun anda berhasil ditransfer ke 999 yuan.”

“Akun anda telah berhasil ditransfer ke 1.314 yuan.”

“……….”

Han Dong sibuk mengingatkan Yu Ming, “Kamu masih mengatakan bahwa tidak ada yang penting, dan transferan bukankah adalah masalah yang penting ah?”

Mendengar ini, Yu Ming bahkan lebih kesal, dan seluruh tubuh masuk ke dalam selimut tanpa sepatah kata pun.

Han Dong tiba-tiba menyadari sesuatu, “Jangan katakan uang ini di transfer oleh Xia Hongwei untukmu?” Melihat ke jumlah transferan lagi, merasa bahkan lebih dari delapan puluh sembilan.” {Note : Idiom China yang berarti dekat dengan situasi yang sebenarnya.}

Xia Hongwei tahu bahwa Yu Ming tidak suka pergi keluar dan lebih suka belanja online. Jadi setiap kali Yu Ming marah, dia langsung memukul akun pembayaran perbankan online Yu Ming sampai Yu Ming memperhatikan dia.

“Oh my God, kamu benar-benar … tidak tahu bagaimana berkah itu menjadi bahagia!”

Yu Ming tidak bisa membantu tetapi mengatakan, “Jika kamu suka, bawa semua pergi untukmu.”

“Tidak, itu bukan perbuataan baik, dan aku tidak bisa mengambil keuntungan dari orang lain.”

“Aku tidak yakin apakah aku bisa memohon padamu? Aku melihat tumpukan uang itu membuatku jengkel!”

Han Dong merasa Yu Ming telah menjalani kehidupan fantasinya lebih cepat dari jadwal.

***

Keesokan harinya, Han Dong tidak mendapatkan apa-apa dan pergi ke pasar untuk membeli sepotong kayu rosewood kuning, membawanya ke kamar.

“Apa? Bukankah terakhir kali Ketua Wang telah mengambil semua tanaman kacang merah?” Yu Ming terkejut.

“Ini yang kubeli dari toko kayu. Harganya beberapa ribu dolar. Aku merasa kasihan padanya. Aku tahu bahwa aku sudah mencuri sebagian darinya dan itu membunuhku dengan darah sebesar itu.”

“Apa yang ingin kamu lakukan?” Tanya Yu Ming.

Han Dong tidak mengangkat kepalanya dan berkata, “Buat arloji.”

“Untuk Ketua Wang?”

Yu Ming tidak terkejut dengan pikiran Han Dong, tetapi terkejut oleh kedermawanan Han Dong. Ribuan dolar untuk Han Dong hanya sama seperti dengan meremas tulangnya.

Han Dong berkata, “Ya, berikan dia hadiah.”

“Apakah kamu masih menggunakannya untuk memberikan hadiah?” Yu Ming berkata dengan diam-diam, kamu langsung mengirim diri ke pintu tidak cukup baik?

Han Dong menghela nafas sambil mendesah. “Dengan terpaksa ah, aku tidak mau menyerahkan peran itu.”

“Kamu ingin menyenangkan dia hanya untuk mendapatkan kembali peran itu?”

“Ambil apa yang harus diambil, peran ini adalah milikku!” Han Dong mengetahui bahwa dia telah belajar tentang itu tadi malam.

Yu Ming bingung, “Jadi kamu membuang-buang uang untuk hal seperti ini?”

Han Dong dengan tampilan ekspresi pahit, berkata, “Aku hanya ingin Wang Zhongding menghapus drama pria yang berpakaian seperti wanita.”

Ternyata itu yang terjadi … Yu Ming berpikir, nada telepon berdering lagi.

Han Dong bergegas melewatinya dengan kegirangan. “Biarkan aku melihat berapa kali ini yang ditransfer.”

Setelah membaca jumlah tunggal, Han Dong berbalik lagi, dan mencoba untuk mencari tahu berapa banyak uang yang telah ditransfer oleh Xia Dazao sejak semalam. Hasilnya berbalik dan tiba-tiba melihat pesan pengeluaran.

“Juga mengatakan menolak untuk menghabiskan uangnya. Siapa yang secara diam-diam mentransfer dua ribu yuan hari ini?” Han Dong menggoda Yu Ming.

Yu Ming tidak mengerti, “Siapa yang mentransfer? Aku belum pernah menyentuh akun itu sejak semalam.”

Han Dong melihat bahwa Yu Ming tidak bercanda, dan dia pikir itu salah. Dengan karakter Yu Ming, dia tidak peduli tentang sedikit keuntungan ini.

“Mungkinkah akun kamu telah diretas?”

Han Dong masih lebih gugup daripada Yu Ming, aku belum menghasilkan uang sepeser pun, siapa yang berani bergegas di depanku?

Yu Ming berkata, “Jam berapa kamu melihatnya?”

Han Dong melihat lebih dekat, pada jam dua di malam hari, siapa yang belum tidur selarut ini? Atau untuk mengatakan … siapa yang tertidur dan kemudian bangun lagi, tetapi untuk mencapai keinginan mereka yang tidak terpenuhi?

Yu Ming langsung mengarahkan pandangannya ke Han Dong.

“Tidak mungkin. Dapatkah aku menjadi orang yang begitu sesuai dan mampu untuk melakukan hal-hal seperti mencuri ayam?” Ketika Han Dong mengatakan ini, dia sedikit kurang bertenaga.

Yu Ming juga berkata: “Tidak masalah jika kamu menghabiskannya. Aku tidak membutuhkannya.”

Han Dong mendarat di rekening banknya sendiri dan tidak melihat uang sepersen pun di dalamnya. Dia segera menarik napas lega.

***

Wang Zhongding pergi ke Swiss untuk pergi ke pameran jam, dan yang pergi bersamanya adalah YiLu, yang menjadi juru bicara merek.

Pada hari yang sama, YiLu mengenakan gaun v-neck berwarna biru dan mengambil lengan Wang Zhongding untuk debut.

Setiap tahun, Wang Zhongding akan menghadiri pameran. Dengan bertambahnya jumlah koleksi, dia akan merasa semakin sulit untuk membeli produk baru. Model ini bukan gaya baru, tetapi mengacu pada terobosan dalam proses produksi dan teknologi. Pemeriksaan visual dari pameran ini lagi harus berjalan seiring.

YiLu berbeda, sebagai wanita, dia hanya perlu terlihat cantik. Jadi dia datang untuk mengambil uang terpanas, dengan tujuh atau delapan bagian dalam fase, di mata Wang Zhongding semuanya bukan apa-apa, harganya sangat tinggi.

Itu menghabiskan lebih dari 30 juta dalam satu nafas.

Ketika dia ingin membayar, Wang Zhongding melirik pada seorang pria yang tidak jauh darinya. Pria itu melintas di belakang YiLu, dan dengan cepat memindai nomor kartu dan informasi akunnya.

“Menyusahkan untuk mengeluarkan jam ini dan membiarkan aku melihat.”

Setelah mendengar suara yang akrab, Wang Zhongding tidak bisa membantu tetapi melihat ke samping, dan segera menangkap kehadiran Li Shang.

“Bagaimana kamu bisa datang?” Wang Zhongding bertanya.

Li Shang menjawab dengan senyum: “Aku kebetulan sedang bebas, jadi aku datang.”

“Mengapa tidak memberitahu terlebih dulu? Jika kamu ingin datang, perusahaan akan mempertimbangkan membayar penggantian dari sebagian biaya untukmu.”

Li Shang melambaikan tangannya, “Tidak apa-apa, aku hanya datang ke sini dan membeli kecap.” {Note- membeli kecap : sekedar berjalan jalan.}

Saat dia berbicara, staf mengambil jam tangan untuk Li Shang.

“Tuan, ini yang kamu butuhkan.”

Wang Zhongding melihat dan menemukan rasa estetika Li Shang tidak buruk. Ini adalah beberapa jam langka di antara ribuan merek di showroom.

Yang terpenting, jam tangan ini cocok untuk Li Shang.

Dengan perbandingan YiLu, citra Li Shang di mata Wang Zhongding tidak tahu berapa kali lebih tinggi.

“Apakah kamu juga suka mengoleksi jam tangan?” Wang Zhongding bertanya.

Li Shang berkata, “Tidak bisa dikatakan sebagai koleksi, jika suka langsung membeli. Tapi jam milikku masing-masing tinggi dan rendah, tidak selalu lebih berharga daripada uang (belum tentu mahal). Terutama preferensi pribadi, pada dasarnya membeli tapi tidak bersedia untuk menjual.”

Gagasan ini sangat mirip dengan Wang Zhongding, ketika dia bertemu orang dengan keintiman, Wang Zhongding akan mengobrol beberapa kali lagi. Selama proses obrolan, dia menemukan pandangan Li Shang sangat mendalam, sepertinya banyak pekerjaan yang telah dilakukan selama periode waktu ini.

“Tuan, aku minta maaf, kamu tidak memenuhi persyaratan untuk pembelian.”

Banyak jam tangan high-end akan terbatas pada pengiriman, umumnya hanya melayani pelanggan merek VIP.

Layanan VIP semacam ini tidak mahal, kamu hanya perlu membeli beberapa produk low-end dari merek dan mengalami proses meningkatkan selera sebelum kamu diizinkan untuk bergabung.

Dan setelah bergabung, kamu tidak perlu membelinya. Banyak design membutuhkan waktu yang lama.

Design ini tidak terlalu mahal, seperti Li Shang yang hanya membutuhkan lebih dari sepuluh juta yuan. Namun, ketika orang melihat, mereka tahu identitas dan status seperti apa yang dimiliki orang ini.

Wang Zhongding adalah klien utama dari merek jam tangan utama dan tamu reguler di daftar peringkat.

Jam tangan ini hanya dia yang memenuhi persyaratan untuk pembelian.

Tetapi bagi mereka yang suka mengamati, kualifikasi dari jam tangan membuat orang memalukan. Jadi, setelah Wang Zhongding membelinya, dia tidak menerima sepeser pun dari Li Shang, tetapi memberikannya kepada Li Shang sebagai hadiah.

Li Shang tahu kebenaran di dalamnya, jadi dia tidak munafik untuk menolak dan hanya menerimanya.

Selama perjalanan ke Swiss ini, Wang Zhongding akhirnya kembali dengan tangan kosong.

***

“Permisi, apakah ada yang bernama Yu Ming di sini?” Petugas kurir itu mengetuk pintu.

Yu Ming bergegas keluar dan berkata, “Ya, di sini.”

“Ini adalah paket pengirimanmu.”

Karena Xia Hongwei mengirim sesuatu dari waktu ke waktu, Yu Ming bahkan tidak berpikir untuk menandatangani.

Han Dong lebih prihatin daripada dia, dan dia bergegas untuk membongkar paket itu, “Biarkan aku membantumu melihat apa hal yang baik.”

Setelah dibongkar, Han Dong tercengang, paket itu penuh dengan sekotak perlengkapan wanita, pakaian dalam, tas, pakaian, kosmetik … hampir semuanya penuh. Ketika melihat harganya, itu persis dua ribu yuan, yang merupakan jumlah yang dihabiskan dari akun Yu Ming.

Han Dong tiba-tiba memikirkan kemungkinan yang tidak bisa membantu tetapi mematikan kulit kepalanya.

Ketika Yu Ming melihat wajah Han Dong salah, dia bertanya, “Apa itu?”

“Tidak, tidak ada.” Han Dong tampak malu.

Yu Ming berjalan mendekat untuk melihat ekspresinya, wajahnya dalam sekejap mengungkapkan hal yang tidak dapat ditanggung.

Han Dong merasa seperti ada halilintar yang akan segera jatuh dari atas ke bawah.

“Itu pasti Xia Hongwei. Pasti si cabul Xia Hongwei!”

Tiba-tiba, Han Dong menemukan cara yang sesuai untuk hidupnya dan sibuk dengan ekspresi tak tertahankan. “Cepatlah mengembalikan barang-barang ini? Apakah ini bukan untuk menghina-mu?”

Yu Ming tidak mengatakan apapun, dia menutup kotak penutupnya.

Han Dong bergegas kembali ke kamarnya dan membuka komputer untuk menemukan situs belanja yang dia kunjungi. Dia benar-benar melihat bahwa akun login telah menjadi milik Yu Ming. Yu Ming membeli sesuatu di komputernya, juga menyimpan nomor akun dan kata sandinya, mengatur pembayaran otomatis …

Han Dong menangis tanpa air mata dan hampir memborgol tangannya.

Dia tidak bisa mentoleransi, dia bahkan melihat kotak obrolannya sendiri dengan penjual situs belanja itu.

“Tidak bisa lebih murah?”

“2118 yuan adalah harga terendah.”

“2000 yuan, mengumpulkan total bulat, tidak masalah apa pun yang muncul tidak akan menemukanmu kembali.”

“Baiklah kalau begitu.”

Han Dong terdiam selama beberapa detik, dengan cepat bergegas ke kamar Yu Ming dan berkata dengan nada yang lebih gelisah, “Apa yang dibelanjakan dengan uang itu, apa yang harus diambil? Lemparkan secara langsung!”

<< Feng Mang 126

Satu tanggapan untuk “Feng Mang – Chapter 127

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s