Legendary Master Wife – Chapter 424

Chapter 424 – Aku Akan Mengubur Kamu Utuh

Membuat keputusannya, You XiaoMo mengulurkan tangan untuk ‘mengambil’ kotak hitam terbesar di tengah.

Pupil mata An Qiao menyusut, itu akhirnya kesempatan keduanya. Dengan demikian, dia, sekali lagi, mencurinya sebelum You XiaoMo bisa.

You XiaoMo berpura-pura menatapnya dengan marah.

Senang dengan dirinya sendiri, An Qiao berpikir kalau jika itu bukan tes, dia pasti akan tertawa terbahak-bahak. Dia senang melihat orang lain membuat wajah seperti itu.

Tiba-tiba, You XiaoMo bergerak ke samping, meraih kotak hitam tertentu, tetapi ragu-ragu di tengah. Dengan kecurigaan dia melihat ke arah An Qiao, mengapa kamu tidak mencurinya?

Yang terakhir hanya mengerutkan hidungnya sambil menahan ekspresi jijik.

Mengangkat dagunya, An Qiao berkata seolah-olah ‘aku tahu apa yang kamu pikirkan’, “Kamu ingin memancingku, yah kan, tapi aku tidak sebodoh itu.”

You XiaoMo memandangnya dengan aneh dan kemudian mulai perlahan-lahan memasukkan kotak hitam itu ke dalam tas ajaib. Setelah itu dia melirik. ‘Jika kamu bisa memikirkan ini, bagaimana mungkin aku tidak memilikinya? Aku tahu anak nakal seperti kamu akan berhati-hati jadi aku sengaja meraih yang aku inginkan, dan merendahlah dan lihatlah, aku akan mendapatkan hasil yang aku inginkan.”

Setelah meletakkan kotak itu, You XiaoMo memberinya senyum lebar. “Kamu hina, pikir aku tidak bisa berurusan denganmu?” (t/n: hina atau prick – yang jika diterjemahkan itu slang untuk alat kelamin laki-laki, yang mengacu pada seorang pria yang dianggap bodoh, tidak menyenangkan, atau hina.)

An Qiao akhirnya menyadari kalau rencananya telah menjadi bumerang, semua kegembiraan dia dari sebelumnya telah menghilang. Bahkan kesenangan mencuri dua kotak berubah menjadi amarah.

Wan Ya sedikit mengerutkan kening di tempat kejadian, namun, dia tidak memperingatkan An Qiao.

Meskipun tes ini tidak memiliki aturan tertulis tentang memberikan petunjuk, tidak ada orang yang pernah melakukan itu sebelumnya. Karena ini adalah tes untuk kekuatan pribadi, jika seseorang membantu mereka, maka itu tidak akan menjadi cerminan dari kekuatan mereka. Tidak hanya itu, itu juga akan meninggalkan kesan buruk pada para juri (penilai ujian). Jika mereka ditemukan, An Qiao akan didiskualifikasi.

Dia dan An Qiao tidak dalam kondisi yang baik sehingga dia akan mengorbankan ini untuk yang lain. Oleh karena itu, bahkan mengetahui bahwa dia tertipu, dia masih mempertahankan sikap ‘tidak ada urusannya denganku’.

An Qiao tidak bisa menahan untuk sembrono lagi, kali ini, dia tidak hanya menonton gerakan You XiaoMo, tetapi juga ekspresinya.

You XiaoMo di sisi lain sudah mengunci kotak hitam kedua. Dia mengabaikan An Qiao dan dengan cepat berjalan untuk meraihnya, sambil menonton An Qiao dengan sudut matanya. Sangat mengherankan, An Qiao tidak bergerak sama sekali.

An Qiao berpikir kalau You XiaoMo hanya menunggunya untuk mengambil umpan, yah kan? Dengan tawa dingin, tanpa bergerak kali ini, Kekuatan Jiwa yang kuat meletus darinya, menyerang You XiaoMo.

Karena dia tidak yakin apakah mereka menipu dia, yang harus dia lakukan adalah tidak membiarkan mereka mendapatkan kotak itu juga. Dia sudah punya dua, begitu waktunya tiba, dia hanya perlu mengambil satu secara acak. Tidak hanya itu, peraturan tes tidak melarang ‘menghentikan’ orang lain. Tentu saja, dia benar-benar lupa bahwa You XiaoMo jauh lebih kuat darinya.

You XiaoMo menjadi super bingung pada pergantian peristiwa, pria ini terang-terangan menyerangnya?

Dia dengan cepat menatap Tetua Qing yang tanpa ekspresi, dari kelihatannya, ini tidak bertentangan dengan aturan. Lalu … You XiaoMo menyeringai ke arah An Qiao.

Aku tidak akan menahannya lagi.’

Dari antara alisnya dengan cepat menyemburkan Kekuatan Jiwa yang lebih besar. Dia sudah melatih Kekuatan Jiwanya untuk menjadi sangat kuat, sehingga untuk mengusir seorang penyihir tingkat tujuh tingkat tinggi, dia hampir tidak harus menggerakkan satu jari pun.

Dua Kekuatan Jiwa bertabrakan dan langsung perbedaan dalam kekuatan terlihat. Kekuatan Jiwa milik An Qiao telah disulap mengambil satu pukulan sebelum menghilang, membuatnya terbang dan mendarat dengan memalukan di lantai.

You XiaoMo masih menunjukkan belas kasihan, bagaimanapun mereka berada di Perguruan Xiao Yao. Dia tidak ingin meledakkan situasinya, meskipun itu dibenarkan.

Ketika An Qiao bangun, wajahnya sedikit pucat dan dahinya tergores, secara keseluruhan tidak ada yang penting. Namun, dia sama sekali tidak bersyukur dan malah menatap You XiaoMo dengan cemooh, seolah-olah dia akan bertarung sampai mati bersamanya.

“An Qiao itu sudah cukup, jika kamu tidak ingin ditendang keluar.” Wan Ya akhirnya melangkah masuk dan menghentikannya. Jika dia benar-benar mengacaukan aturan secara publik, maka dia tidak akan memiliki lebih banyak peluang.

Kalimat terakhir membuat An Qiao kembali sadar dan dia melihat pada Tetua Qing yang tanpa ekspresi. Merasa sedikit takut, dia tidak berani melakukan apa-apa lagi dan hanya bisa menahan kebenciannya untuk membalas dendam lain waktu.

Selama keributan ini, You XiaoMo sudah mengambil tiga kotak hitam. Dia tidak tertarik untuk bermain lebih banyak trik.

Antara sekarang dan akhir, mereka hanya punya sedikit waktu, tapi An Qiao masih kekurangan kotak. Pertama kali dia menipu dirinya sendiri, kedua kalinya dia ditipu oleh You XiaoMo, sekarang dia punya satu kesempatan tersisa.

Jika dia bisa memilih kotak hitam jackpot maka itu yang terbaik, kalau tidak, perjalanannya berhenti di sini.

Tentu saja, An Qiao tidak tahu tentang ini dan sepenuhnya yakin dia bisa lulus dengan dua kotak di tangan. Dengan demikian, di bawah tatapan memilukan You XiaoMo, dia secara acak memilih sebuah kotak.

Wan Ya hanya bisa menggelengkan kepalanya.

“Waktu habis!” Suara Tetua Qing tiba-tiba muncul.

Satu jam tidak lama tetapi juga tidak singkat, semua orang akhirnya memilih kotak yang mereka sukai dan selanjutnya adalah periode pemeriksaan. Apakah atau tidak mereka bisa lolos ke putaran kedua tergantung pada saat ini.

Kotak-kotak You XiaoMo adalah seperti ini:

Yang pertama adalah batu, itu adalah mineral unsur logam yang sangat keras. Biasanya orang akan mengatakan itu tidak memiliki nilai tetapi karena itu sangat spesifik, ini hanya bisa dianggap sebagai kelas menengah.

Yang kedua adalah formula pil tingkat sembilan, yang dianggap sebagai kelas tinggi.

Yang ketiga adalah yang utama, saat Tetua Qing membuka kotak hitam, cahaya yang kuat meletus dari dalam. Itu adalah pil ajaib hitam bulat, di atasnya ada strip pelangi merah muda, memancarkan aroma obat yang sangat kental serta tekanan mencengkeram jantung.

Tetua Qing mengeluarkan pil itu dan memberi senyum ringan kepada You XiaoMo sebelum berkata, “Pil ini memiliki nilai tertinggi dalam ujian ini, itu adalah pil pelangi. Aku tidak berpikir kamu akan menjadi orang yang mengambilnya.”

You XiaoMo berkedip sebagai respon, apa artinya itu?

Tetua Qing, bagaimanapun, tidak menjelaskan pada-nya.

Yang lain semua terkejut, tapi Jiu Ye dan yang lainnya mengerutkan kening sedikit tanpa memperhatikan orang lain. Sepertinya tujuan mereka adalah pil pelangi ini juga. You XiaoMo tidak melihat, tetapi Ling Xiao memperhatikan.

Sebelumnya, An Qiao masih sombong tapi siapa sangka kalau kotak terakhir akan berisi pil pelangi, kebenciannya langsung menembus atap.

Yang terakhir adalah An Qiao.

Melihat kotak hitam yang dia tempatkan di atas meja, Tetua Qing tidak mengatakan apa-apa.

Meskipun insiden sebelumnya membuatnya sangat malu, sekarang dia melihat You XiaoMo dengan provokasi, seolah mengatakan ‘aku melewati itu semua karena bantuan-mu, aku sangat berterima kasih kepadamu’.

You XiaoMo tertawa di dalam, sungguh bodoh.

Namun, dia seharusnya berterima kasih kepada An Qiao, jika dia tidak ingin dia mencuri kotak hitamnya, dia tidak akan menemukan perangkap di belakangnya begitu cepat. Haruskah dia memberitahunya ini?

Kotak hitam pertama yang dibuka oleh Tetua Qing adalah pil tingkat tiga, meskipun bukan satu atau dua tapi pasti tidak cukup untuk dilewati.

Warna di wajah An Qiao bergeser, kotak hitam ini adalah yang pertama dia curi dari You XiaoMo, bagaimana bisa itu menjadi pil berlevel rendah? Namun, mengingat bahwa kotak pertamanya juga batu yang tidak begitu berguna, wajahnya memucat, mungkinkah dia terlalu meninggi-kan You XiaoMo?

Kemudian Tetua Qing membuka kotak kedua dan ketiga, hasilnya tidak mengherankan, itu semua barang bertingkat rendah yang bisa dibeli dengan mudah. Satu-satunya cara untuk mendeskripsikan keberuntungannya adalah ‘tidak menguntungkan’.

Dua yang pertama adalah karena alasan pribadi jadi itu bisa dimengerti, namun, bahkan barang yang dipilihnya secara acak itu buruk maka yang bisa dia katakan adalah nasib buruk.

Tetua Qing dengan tenang mengumumkan, “An Qiao di-eliminasi, yang lain memiliki istirahat dua menit sebelum babak final.” Setelah dia selesai, dia pergi dengan Tan Ze dan yang lainnya mengikuti di belakangnya.

Itu sangat sunyi sampai-sampai seseorang bisa mendengar jarum jatuh di ruang ujian. Semua orang memandang wajah An Qiao yang pucat pasi karena kasihan tetapi mengira dia layak mendapatkannya, dan juga tidak berusaha dan malahan mencuri dari orang lain. Bahkan jika dia didiskualifikasi tidak ada yang bisa disalahkan kecuali dirinya sendiri.

“You XiaoHa, kamu menjebakku dengan sengaja, yah kan?” Ketika semua orang pergi untuk keluar, teriakan marah An Qiao terdengar, saat dia melihat You XiaoMo dengan ekspresi yang menyeramkan, dan ganas.

Dia adalah An Qiao dari Serikat Penyihir. Orang yang merupakan kelas tujuh tingkat tinggi pada usia muda. Bagaimana dia bisa didiskualifikasi, jika dia kembali sekarang, dia akan diejek seumur hidup. Dia tidak bisa menerima hal itu.

<< LMW 423

Iklan

9 respons untuk ‘Legendary Master Wife – Chapter 424

  1. gayatri berkata:

    Sampai sini saya berpikir, Momo sebenarnya adalah orang pintar, dia bahkan tidak membutuhkan bantuan system dan semacamnya untuk memecahkan rahasia dunia ini, sebaliknya dia dibantu oleh sesuatu yang disebut takdir

    Suka

    • Evelyn Kezia berkata:

      Iya, biasanyakan kalau kelahiran kembali di tubuh orang lain pasti ada system yg membimbingnya tapi dia bisa mengatasinya dengan caranya sendiri

      Suka

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s