Every World Seems Not Quite Right – Chapter 1

Translator Inggris : Sleepy-Ant

Diterjemahkan Indonesia : FA

***

Chapter 1 – Transformasi Hitam Metropolis.

Siapa yang bisa memahami perasaan melihat ke cermin dan melihat dirimu dengan rambut hijau dan memakai make-up smoky?

*****

Ketika Shao Qian mengatur data sistem, dia merasa seolah-olah ada sesuatu yang tidak beres. Seolah-olah, data yang dia miliki tidak lengkap, serta data yang hilang tidak sedikit?

Selain itu, karena Shao Qian belum pernah berhubungan dengan sumber data sistem sebelumnya, dan dia juga tidak tahu persis apa yang terjadi atau data mana yang hilang. Jadi, dia hanya bisa berasumsi bahwa ketika dia melahap sistem, hanya sebagian data yang hilang, dan tidak ada yang lain.

Shao Qian selesai mengatur data. Dan, karena dia tidak tahu dunia mana yang harus dia tuju, secara acak menangkap dunia yang memudar di dekatnya di Ruang XingHai.

Namun, setelah tiba di dunia dan menerima transmisi sistem dari plot, Shao Qian terdiam. Bagaimana dunia ini kecil? Sesuai dengan istilah-istilah sekarang, ini seharusnya disebut Cinderella dan Pangeran hidup bahagia setelah bersama, setelah mereka mengalahkan penjahat jahat, semacam cerita seperti ini.

Pemimpin wanita memiliki sekelompok dari kerabat keluarga, mhm, ini adalah alat penting untuknya. Pemimpin wanita memiliki ayah yang kecanduan judi, mhm, ini juga merupakan alat penting. Pemimpin wanita juga memiliki adik yang tidak cakap dan tidak kompeten yang hanya tahu bagaimana berbaur di jalanan, mhm, ini juga dapat dianggap sebagai alat penting?

Hanya saja, identitasnya saat ini adalah persis adik laki-laki pemimpin wanita yang tidak tahu apa-apa dan tidak kompeten yang hanya tahu cara berbaur di jalanan.

Dalam plot, karena dia tidak mendapatkan uang dari pemimpin wanita, dia menyuruh orang untuk menculiknya. Pada akhirnya, bagaimanapun, dia tidak berhasil menuntut uang dari pemimpin pria, yang pada saat itu, sudah menjadi saudara iparnya.

Dia kemudian menginstruksikan dua preman lainnya, berencana untuk menodai kakaknya (pemimpin wanita) sendiri. Pada akhirnya, itu berjalan tanpa mengatakan kalau dia telah tertangkap basah oleh pemimpin pria yang dengan cepat bergegas datang.

Tapi, karena dia tidak menyerah tentang apa yang akan dia lakukan, di tengah-tengah perjuangan, pengawal pemimpin pria telah ‘tanpa sengaja’ memukulnya di tanda-tanda vitalnya, yang menyebabkan kematiannya.

Adapun pemimpin wanita yang kehilangan adik laki-lakinya, karena dia tidak memiliki kasih sayang yang besar terhadap saudaranya ini, dia dengan santai menemukan tempat dan mengubur tubuhnya. Pada akhirnya, ayah pemimpin wanita, yang tidak memiliki banyak kehadiran di plot sampai sekarang, menggali ‘dia’ dan membawanya pergi.

Melihat plot tipuan ini, Shao Qian mengutuk Sistem. Bagaimana dia memilih tempat yang mengerikan ini? Dunia semacam ini tanpa tiga pandangan atau logika, bagaimana itu bisa terjadi ?!

Pemimpin wanita malang dan tidak berdaya, seperti kembang kol yang tumbuh di musim dingin, di-bully oleh keluarganya; oleh ayah dan saudara laki-lakinya. Namun, ketika sepasang saudara kandung itu muda, ayah tidak pergi begitu saja dari masalah. Dari waktu ke waktu, dia akan meninggalkan sejumlah uang untuk menjadi biaya hidup kedua saudara tersebut.

Namun, dalam kenangan pemilik asli, setiap kali mereka menerima uang, kakak perempuannya tidak akan pulang selama satu hingga dua hari. Pemilik aslinya telah kelaparan, dan telah minum banyak air untuk mencoba menenangkan rasa laparnya, meski hanya sedikit pun. Namun, untuk anak yang sedang tumbuh, apa gunanya minum air? Adapun pemilik asli, dari usia muda, dia menjadi sekurus dan serapuh seperti tunas kacang.

Kemudian, pemimpin wanita memasuki universitas. Pemilik aslinya seharusnya masuk SMA, namun, dia malah berkenalan dengan gangster jalanan, ‘Kakak Berambut’, di bawah bimbingan cermat pemimpin wanita. Korupsi dimulai pada saat itu. Pemilik aslinya secara bertahap menjadi semakin korup, perlahan mulai menyimpang dari jalur aslinya sedikit demi sedikit.

Shao Qian selesai membaca plot dan dengan lembut memijat nyeri yang berdebar di pelipisnya. Seberapa buruk peruntungannya, sampai dia benar-benar memilih dunia ini, dari semua dunia yang lain?

Namun, bahkan jika dunia ini tidak sesuai dengan logika, dia sudah tiba, jadi, dia mungkin juga mencari tahu di mana plot telah berkembang hingga saat ini, agar dia memikirkan cara untuk menghadapi wanita yang idiot itu..

Ketika Shao Qian tiba di dunia ini, pemimpin wanita baru saja mulai bekerja di perusahaan pemimpin pria. Selanjutnya, ayahnya masih memiliki sisa uang, dan harusnya pergi untuk berjudi lagi. Dan untuknya ……

Shao Qian memiringkan kepalanya ke bawah, dan setelah melihat kaos penuh paku logam yang dia kenakan, dia menempatkan tangan yang lelah di dahinya. Pemilik aslinya tampaknya telah mengenakan pakaian semacam ini sampai saat dia meninggal? Itu membuatnya berpikir tentang masa lalunya ketika dia telah berjuang dengan kejam untuk hidupnya, dikirim berulang kali ke berbagai dunia oleh sistem, namun secara ajaib dia tidak mati.

Mencari melalui kamar anak yang memberontak, dia membalikkan ruangan dalam proses sebelum akhirnya menemukan satu set pakaian yang bisa tampak agak normal. Artinya, jika saja tidak ada tengkorak menyengat yang tercetak pada kaos hitam.

Setelah mengganti pakaiannya, Shao Qian berbalik dan menghadap cermin untuk merapikan penampilannya, hanya untuknya melihat seorang remaja di awal masa remajanya, yang rambutnya dicat hijau dan dibuat berdiri tegak dengan gel rambut, apalagi dia juga memakai make-up smoky di sekitar matanya ….

Perasaan ini benar-benar menghancurkan. Jika kamu pria, bisakah kamu mengabaikan fakta bahwa rambutmu diwarnai hijau? Bukankah pria tidak mentolerir memiliki sesuatu yang hijau di atas kepala mereka?[1]

[1] Bukankah pria tidak mentolerir memiliki sesuatu yang hijau di atas kepala mereka? – Mengacu pada fakta bahwa di Tiongkok “mengenakan topi hijau” berarti menjadi cuckold (suami yang istrinya tidak setia).

“Huh…..” Shao Qian menarik keluar potongan-potongan uang kertas dari laci sebelum berjalan keluar. Saat ini, tanpa penundaan, dia harus terlebih dahulu merawat rambut hijau ini, bersama dengan membeli beberapa pakaian baru.

Shao Qian yang mengenakan riasan dan memiliki kepala penuh rambut hijau masuk ke salon penata rambut. Setelah beberapa jam, seorang pemuda yang rapi dan bersih keluar. Dengan wajah boneka yang halus dan potongan (rambut) kru, dia berjalan dengan gesit keluar dari toko. Di belakangnya, penata rambut mengikutinya keluar, mencengkeram uang yang diterima di tangannya sambil menatap tercengang pada punggung Shao Qian yang pergi. Dia tidak bisa mengerti. Apa yang bisa membuat anak yang manis seperti itu terlihat seperti beruang?

Shao Qian tidak peduli tentang apa pun yang dipikirkan oleh penata rambut itu. Setelah merapikan dirinya, dia memegang sisa uang, hanya 43 yuan, di tangannya dan berlari menuju ke toko pakaian. Bergantung pada penampilannya yang menawan dan lidahnya yang fasih (bertindak manis tanpa malu), dia mendapatkan satu set pakaian, sebuah kaos T-Shirt dan celana jeans yang dia anggap normal. Sebelum dia pergi, istri pemilik toko juga memberinya rompi pria, senyum berseri-seri tampak di wajahnya.

Shao Qian kembali ke gedung apartemen dan hendak mengeluarkan kunci untuk membuka pintu. Namun, tangannya bahkan tidak dapat menyentuh kunci ketika pintu terbuka. Seorang pria yang tampak ceroboh terhuyung-huyung keluar dengan mudah, tetapi tertegun ketika dia melihat pemuda berdiri di ambang pintu, “Ah Yun?”

Shao Qian, mencium bau busuk alkohol yang menempel di tubuh pria itu, tidak bisa membantu tetapi mundur selangkah. Mungkinkah, bahwa pria ini berhenti menjadi pecandu judi, tetapi beralih menjadi pemabuk?

“Ah Yun, jangan pergi!” Pria mabuk itu tiba-tiba duduk di tanah, meratap, “Kamu tidak tahu bahwa setelah kamu pergi, bocah itu menangis setiap hari, menanyakan berkali-kali tentang ibunya. Aku bahkan tidak dapat menemukanmu, bagaimana aku harus menemukan untuknya seorang ibu? Jadi, aku bersembunyi di luar, tetapi siapa yang tahu bahwa bocah itu kurang disiplin, dia berubah menjadi sangat mengerikan! Kembalilah tolong, aku benar-benar tidak dapat mengajari anak gangster itu, dia pergi keluar untuk berbaur dengan orang lain setiap hari, aku benar-benar……….”

“Ayah….” Shao Qian bingung, dan hanya bisa bertanya tidak berdaya, “Siapa Ah Yun?”

Setelah mendengar kata-katanya, pria itu berhenti meratap. Berdiri, dia bergerak lebih dekat ke arah Shao Qian, menatapnya. Setelah beberapa saat, pria itu tiba-tiba menyambar area selangkangan Shao Qian dengan tangan kanannya. Pria itu bingung, Shao Qian juga sama terkejutnya. Setelah mendapatkan lebih dari shock masing-masing, Shao Qian menampar pria itu, menyebabkan dia melepaskannya, “Mesum.”

Shao Qian lari ke dalam rumah, dan dengan ‘bang!’, menutup pintu kamarnya. Pria itu keluar dari kebingungannya mendengar suara pintu yang menutup. Menempel di pintu, dia melolong, “Putra! Ayahmu salah! Cepat buka pintunya!”

(t/n: Putra, cara Ayahnya memanggil dia “Son”, bingung antara menggunakan kata Nak, atau Putra, jadi hanya pergi dengan Putra).

Itu haruslah menjadi keajaiban jika Shao Qian membuka pintu. Dia baru saja tiba namun dilecehkan oleh seorang pria tua yang ceroboh.

Jika dia tidak melakukan tindakan pencegahan yang diperlukan untuk masa depan …

Siapa yang bisa menjaga diri dari serangan mendadak dari orang tua itu? Shao Qian, untuk ayah ini, hampir muntah dengan mulut penuh darah karena marah.

Setelah tiba di rumah, Zhang Qing melihat seorang pria tergeletak di luar pintu masuk rumahnya. Dia baru saja berpikir untuk pergi untuk mencari tahu situasi ketika pria itu mendongak. Melihat dia, dia berdiri, “Anak perempuan, cepatlah dan buka pintunya.”

(t/n: Di sini menggunakan kata “Girl”, bingung antara menggunakan kata Gadis, atau Cewek, jadi hanya pergi dengan Anak Perempuan)

Ketika Zhang Qing melihat itu adalah ayahnya, dia tidak merasa lega. Sebaliknya, dia menjadi lebih cemas. Namun, dia masih membuka pintu dan membiarkan pria itu masuk.

Setelah melihat pintu yang terbuka, Zhang GuoQiang bergegas masuk. Menuju ke kamar putranya, dia mengetuk pintu, “Putra, dengarkan ayahmu, ayah tidak melakukannya dengan sengaja tadi.”

Meskipun Shao Qian melihat itu masih awal, dia sudah berniat untuk pergi tidur. Siapa yang tahu bahwa ketika dia sedang tidur dengan tenang, dia akan dibangunkan dengan kasar oleh ketukan di pintu. Siapa pun, orang yang dibangunkan dengan kasar tidak akan berada dalam suasana hati yang baik. Memegang knop pintu, dia menarik pintu terbuka dan meraung, “Apa yang kamu lakukan?!”

Ketika Zhang GuoQiang melihat kemurkaan putranya, dia tertawa dengan malu-malu, memperlihatkan mulut gigi kuning, “Ayah merindukanmu.”

“Aku tidak merindukanmu.” Sebenarnya, Shao Qian tidak terlalu tidak menyukai Zhang GuoQiang. Lagi pula, ketika ‘dia’ telah meninggal, ayah inilah yang telah menggalinya keluar dan membawanya pergi. Meskipun, dia tidak tahu di mana dia dibawa, setidaknya, itu bisa dianggap menyelamatkannya dari menjadi hantu gentayangan, kan?

“Putra, sebelumnya itu, ayahmu yang salah, kamu….”

“Kamu tahu kamu salah tapi tetap tidak berubah.” Dalam plot aslinya, Zhang ZiHui adalah remaja pemberontak. Pada hari-hari biasa, sikapnya terhadap keluarganya sendiri tidak terlalu bagus. Itu sebabnya, saat ini, wajah Shao Qian sangat dingin ketika dia melihat Zhang GuoQiang, “Lihatlah penampilan cerobohmu sendiri. Juga, sudah berapa lama sejak kamu mandi? Aku bisa mencium bau busuk yang memancar darimu dari sini.”

Setelah mendengarkan kata-kata Shao Qian, apakah Zhang GuoQiang dapat menanggungnya? Sebenarnya …… dia benar-benar melakukannya. Dia mengendus dirinya sendiri sebelum berbalik untuk menghadapi Shao Qian, tersenyum meminta maaf, “Putra, tunggu sebentar.”

<< EWSNQR Prolog

Iklan

3 tanggapan untuk “Every World Seems Not Quite Right – Chapter 1

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s