Male God Is Chasing My Brother – Chapter 1.1

Translator Inggris : WhiteHemlock5

Translator Indonesia : Chin

#Chapter 1.1

Di ruang Studio ‘Dance’ yang terang dan luas, sebelas anak laki-laki dengan tinggi dan lebar bahu yang sama berlatih bersama dengan musik yang ceria. Melodi yang dinamis memaksa para trainee (peserta pelatihan) untuk memiliki bentuk fisik yang baik dan memiliki koordinasi yang sangat baik. Meskipun mereka berada di bawah suhu konstan, dahi dan leher semua orang meneteskan keringat.

Para trainee yang telah berlatih selama dua jam akhirnya mendapat jeda untuk beristirahat selama sepuluh menit. Melodinya dialihkan ke nada ringan dan santai. Para trainee meregangkan anggota badan yang sakit dan beristirahat di bangku di dekat dinding.

Anak-anak ini adalah kunci trainee dalam rencana hiburan baru. Mereka telah menjalani penilaian ketat tiga belas kali sebelum dipilih. Masing-masing memiliki fitur yang sangat baik tetapi di antara sebelas orang, masih ada yang diakui sebagai yang terbaik.

An XuMo —— dia juga yang termuda di grup.

Keringat transparan menetes dari rahangnya yang anggun. Saat An XuMo mengambil minuman energi hijau gelap, pergelangan tangannya yang kecil, putih, dan halus bisa terlihat. Dia dengan lembut menggunakan handuk untuk menyeka keringat dari dahinya. Membawa handuk dan minum, dia berjalan ke bangku terdekat.

Karena Guru Dance tidak hadir, suasananya lebih santai dari biasanya. Ketika An XuMo duduk, orang di sebelahnya, Lu YingTu, mulai mengobrol dengan orang lain di sampingnya. Meski ada empat orang di bangku cadangan, satu orang tidak pernah membuka mulutnya. Bagian belakang (punggung) Lu YingTu seperti penghalang tak terlihat yang jelas memisahkan kedua sisi.

Beberapa orang berbicara tentang kinerja publik pertama mereka yang juga merupakan konser minggu lalu dengan artis perusahaan, Han Ming.

Lu YingTu berseru, “Senior membuat debut tiga tahun lalu dan sekarang dia bisa memulai penampilannya sendiri.” [1]

[1] Tidak yakin~ “不说在今典,就是在整个圈里也少见了” jika diterjemahkan MTL- “Jika tidak berbicara dalam kode ini, itu jarang terjadi di seluruh lingkaran.”

Anak lelaki di sebelahnya berkata, “Ya, aku mendengar bahwa Senior akan merekam musim kedua Weekend Summer. Kali ini permanen, satu tanda adalah enam minggu.”[2]

[2] Ketika Senior menandatangani kontrak, kontrak akan berlangsung selama enam minggu.

Seorang anak laki-laki berambut coklat dengan suara rendah berkata, “Bukankah adik Chen memberi tahu kamu kemarin? Hari ini, Senior akan datang ke perusahaan pada siang hari. Haruskah kita pergi ke lobi saat istirahat makan siang?” Ketika dia terus berbicara, dia tampaknya khawatir tentang An XuMo mendengarkan. Meskipun dia sudah menurunkan suaranya, matanya terus kembali ke arah An XuMo. Melihat bahwa An XuMo meminum minuman energi hijau gelap-nya tanpa memperhatikan, dia menjadi santai dan memalingkan wajahnya.

Untuk menyembunyikan gerakannya, bocah berambut cokelat itu juga membuka tutup minuman energi hijau di tangannya dan menyesapnya. Ini adalah minuman khusus dari perusahaan yang rendah gula dan kalori tetapi juga memiliki banyak nutrisi. Trainee seperti mereka harus membelinya sendiri.

Tapi sesuatu yang mahal bukan berarti enak. Anak laki-laki berambut cokelat itu minum seteguk, tidak siap secara psikologis untuk itu. Dia mendapat seteguk asam, dan kepahitan. Meskipun dia tidak meludahkannya, dia tidak bisa membantu membuat ekspresi.

Lu YingTu tertawa, “Minum air labu pahit begitu lama dan kamu masih akan tersedak.”

Minuman energi tidak memiliki labu pahit di dalamnya. Itu bahkan memiliki nama yang sangat ilmiah. [3] Tapi rasa dan warna minumannya sangat aneh sehingga orang-orang mulai menyebutnya dengan air labu pahit. Anak laki-laki berambut coklat itu tertawa. Saat dia terus berbicara, dia tidak bisa membantu tetapi melihat An XuMo yang berada di sudut.

[3] Tidak yakin bagaimana ini diterjemahkan. “体能饮料的成分自然没有苦瓜,它甚至还有一个非常高级的正式名称”

Botol labu pahit milik An XuMo sudah kosong.

An XuMo tidak memperhatikan gerakan di sekelilingnya. Ketika dia menaruh botol kosongnya kembali ke kotak minuman di sudut, perutnya tidak bisa membantu tapi mengeluarkan protes lapar.

Minuman tersebut berbeda dari minuman biasa, satu botol bisa bertahan lebih dari dua belas jam latihan intensitas tinggi. Tapi bagi An XuMo yang masih remaja, itu tidak cukup untuk mengisi perutnya. An XuMo menggosok perutnya dan ragu-ragu sejenak. Namun dia tidak mengambil untuk botol kedua.

Dia tidak punya cukup uang untuk membayar minuman tambahan. Dan dia hanya harus menunggu dua jam lagi sampai istirahat makan siang. Sebenarnya, An XuMo juga tidak suka dengan rasa minumannya. Bermimpi tentang kelezatan makan siang yang panas, dia yakin bahwa dia bisa bertahan selama beberapa jam lagi.

Sepuluh menit istirahat telah berlalu, ruangan itu sekali lagi dipenuhi dengan musik yang dinamis. Musik ini telah mendominasi dunia hiburan selama beberapa dekade. [4] Prestasinya adalah berkat kerja perusahaan yang berintensitas tinggi dan efisien. Para Trainee yang tidak terlatih ini, yang mana telah berlatih selama belasan jam sehari, adalah hal biasa.

[4] Tidak yakin ~ “今典娱乐能在影坛独占数十年鳌头,还能一举冲击乐坛早已稳固的局面”

Dua jam kemudian, kelas pagi akhirnya berakhir. Brother Li, yang bertanggung jawab atas koreografi, tiba-tiba memanggil An XuMo.

“Xiao Mo, Xiao Tang memberitahuku untuk mengatakan kepadamu kalau kamu tidak perlu pergi ke kantin kecil. Langsung saja ke Kamar 213, dia akan menunggumu di sana.”

An XuMo mengangguk. Dia sopan tetapi tidak terlalu sopan. “Terima kasih, Brother Li.”

Brother Li tersenyum dan menepuk bahu An XuMo, “Sama-sama. Kamu adalah yang pertama di grup ini yang memiliki agen. Jalan-mu masih panjang. Bekerja keraslah.”

Pada konser Han Ming, perusahaan menemukan sebelas rekrutan baru untuk naik ke panggung. Pada akhirnya, hanya An XuMo yang unggul. Penampilan dan performance (pertunjukan) anak ini tidak terucapkan. Banyak mata orang di bawah Brother Li menjadi beracun setelah menonton performance An Xumo. Mereka yang mengirim anugerah pada An XuMo sangat sedikit.

Orang lain di ruangan itu secara alami tahu temperamen Brother Li. Ketika suaranya jatuh, wajah sepuluh orang yang tersisa terlihat lebih buruk daripada ketika mereka berlatih dance rutin tanpa henti. Mereka tidak berani membiarkan Brother Li melihat, jadi mereka hanya menghadapi orang banyak (An XuMo). An XuMo memiliki tampang licik di wajahnya. Dia mengucapkan terima kasih lagi kepada Brother Li dan berbalik untuk meninggalkan Studio Dance.

<< Daftar Isi

Iklan

3 respons untuk ‘Male God Is Chasing My Brother – Chapter 1.1

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s