Legendary Master Wife – Chapter 417

Chapter 417 – Menghancurkan Catatan (Rekor)

Penilai ujian itu dengan cepat pulih dari keterkejutannya. Dia melihat ke arah You XiaoMo dengan mata ketakutan seolah-olah dia baru saja melihat monster, karena jejak yang ditinggalkannya di lempengan batu adalah yang paling dalam, bahkan lebih dalam dari catatan (rekor) sebelumnya.

Meskipun tidak setiap penyihir perlu pergi ke Serikat Penyihir untuk evaluasi, itu diperlukan untuk masuk ke Perguruan Xiao Yao. Di antara penyihir itu, ada yang dipuji sebagai genius, namun, hasil mereka masih kalah dibandingkan dengan yang satu ini.

Penilai ujian mengambil langkah terakhir dan mengkonfirmasi jejak You XiaoMo yang tertinggal di lempengan batu adalah 4,7 cm (1,85 inci).

Rekor ini langsung memecahkan catatan (rekor) lempengan batu selama beberapa dekade terakhir. Itu lebih dalam dari sebelumnya lewat 1 cm (0,4 inci), dan sepertinya tidak akan ada orang yang bisa memecahkan rekor ini untuk waktu yang lama.

Ketika penilai ujian tahu You XiaoMo bukan seorang penyihir peringkat tinggi biasa, sikapnya dengan cepat berubah menjadi sikap yang lebih hormat. Dia mengambil dan memberikan medali peringkat tinggi kepadanya saat menjelaskan fungsi medali ini.

Medali Serikat Penyihir dibagi menjadi tiga jenis: peringkat rendah, menengah dan tinggi. Itu juga berhubungan dengan tiga warna: abu-abu kelabu, coklat dan hitam di urutan masing-masing. Yang diberikan pada You XiaoMo adalah warna hitam.

Selain untuk tujuan pendaftaran, Medali juga dapat digunakan untuk diskon di beberapa toko di Kota Tengah. Semakin tinggi peringkat, semakin tinggi diskon yang akan di dapat. (#wah kesukaan momo niihh diskon, jiwa wanita-nya keluar)

Setelah menerima Medali, You XiaoMo dan Ling Xiao segera pergi.

Ketika mereka meninggalkan ruangan, mereka secara kebetulan melewati sekelompok orang yang berbicara dan tertawa bersama. Namun, kedua pihak tidak memperhatikan yang lain.

You XiaoMo dan Ling Xiao segera meninggalkan Serikat Penyihir.

Penilai ujian sedang menatap lempengan batu ketika dia mendengar langkah kaki. Dia berbalik dan melihat siapa yang datang, wajahnya dengan cepat menunjukkan senyum, “Tuan, apakah kamu datang ke sini untuk mengajukan medali?”

“Duh! Jika kami tidak datang ke sini untuk medali, kamu pikir kami datang ke sini untuk bermain?” Anak muda dengan cara yang paling bersemangat melirik sekilas Penilai ujian, yang menemani dia ada dua pria dan satu gadis.

Kedua pria itu elegan dengan temperamen yang luar biasa, sementara gadis itu cantik dan sangat indah seperti bunga halus yang bisa menyentuh hati siapa pun.

Ketika anak muda itu menyelesaikan kata-katanya, gadis itu langsung memarahi, “An Qiao, jangan kasar.” Tapi suaranya seolah-olah basah kuyup dalam madu, membuatnya memarahi dengan suara yang anggun dan halus.

Anak muda itu menjulurkan lidahnya. Sikapnya tidak terlihat seperti dia memasukkan kata-katanya ke telinganya.

Namanya Wan Ya. Dia berjalan ke depan penilai ujian dan tersenyum elegan. “Sepertinya kami harus mengganggu Pembimbing Yang untuk ujian evaluasi.”

Pembimbing Yang melambaikan tangannya, “Nona Muda Wan Ya, kamu tidak harus sopan, ini kehormatan bagiku untuk menguji-mu. Semua orang ada di sini untuk ujian, yah?” Dia melihat kedua pria di sebelahnya.

Beberapa tahun terakhir ini, para jenius dengan potensi tingkat pertama terus bermunculan di dalam Serikat Penyihir. Pembimbing Yang telah mendengar tentang mereka, tetapi hanya bertemu Nona Muda Wan Ya sejauh ini. Namun, dia mendengar bahwa kali ini para genius itu akan mengajukan ujian masuk ke Perguruan XiaoYao.

Berbicara tentang ini, meskipun anak-anak muda dari Serikat Penyihir dapat belajar langsung dari mereka, Guru mereka tidak dapat mengajari mereka sangat sering. Selain itu, karena dukungan sejati Perguruan XiaoYao adalah Istana TongTian, mereka dapat belajar lebih banyak dari mereka. Jadi setiap tahun, selain orang luar, mereka yang mendaftar untuk ujian masuk, adalah anak-anak dari Serikat Penyihir dan Serikat Transfigurasi Binatang.

“Tentu saja kami juga ingin mendaftar untuk ujian masuk. Lebih baik kamu menilai kami dengan cepat, atau kamu bisa langsung memberikan kami medali penyihir.” Kata An Qiao dengan santai.

Meskipun pengukur lempengan batu ini milik Serikat Penyihir, orang-orang dari persekutuan (serikat) jarang memiliki kesempatan untuk menggunakan medali. Alasannya karena mereka sendiri sudah menjadi bagian dari Serikat Penyihir dan mereka tidak membutuhkan medali untuk menikmati diskon. Oleh karena itu, mereka hanya diterapkan untuk yang satu ini saat diperlukan. Untuk An Qiao, langkah ini sama sekali tidak diperlukan.

“An Qiao, berhenti bermain-main. Bahkan jika kita berasal dari Serikat Penyihir, kita masih harus mengikuti prosedur.” Pria berpakaian biru berdiri di kiri Wan Ya tiba-tiba melangkah maju. Penampilannya tidak terlalu menonjol, tetapi aura-nya luar biasa. Fluktuasi jiwanya cukup kuat, dia pasti seorang penyihir tingkat tinggi.

An Qiao cemberut dan mengabaikannya.

Pria berpakaian biru itu adalah Zhang LanYu, dan melihat An Qiao tetap tidak terpengaruh, tidak mengejutkannya. Kepribadian An Qiao sangat memberontak, tipe yang akan menjadi lebih tidak terkendali jika seseorang berbicara untuk menentangnya. Hanya Guru-nya yang bisa mengaturnya.

Tapi kemudian, Guru itu belum pernah ke Serikat Penyihir sejak tahun sebelumnya, dan tidak banyak orang tahu di mana dia berada. Sekarang tidak ada yang mengatur An Qiao, dia menjadi semakin tidak disiplin dan tidak terkendali.

“Pembimbing Yang, maaf.” Wan Ya mengisyaratkan pada penilai ujian, lalu berkata kepada An Qiao, “An Qiao, kamu duluan.”

An Qiao mengangkat bahu acuh tak acuh. Di antara keempat-nya, kekuatan dia adalah yang terendah, tapi karena dia suka mencuri tempat pertama, dia tidak keberatan dengan apa yang dikatakan Wan Ya.

Pembimbing Yang mengangguk dan berkata pada An Qiao, “Tuan Muda An, metode pengukurannya sangat sederhana, kamu hanya perlu melepaskan kekuatan jiwa-mu kemudian menyerang lempengan batu dengan semua kekuatan-mu.”

An Qiao maju selangkah.

Wan Ya tiba-tiba berbicara, “An Qiao, pengukuran ini bisa mempengaruhi peringkat medali, jika kamu melakukannya dengan setengah hati, hasil-mu yang akan keluar mengerikan, yang berarti kamu hanya akan mendapatkan medali peringkat rendah. Setelah itu, mendapat dipandang rendah (diremehkan) adalah masalahmu untuk diurus.”

Ketidak-sabaran di wajah An Qiao menghilang, dia menoleh dan menatapnya, “Aku mengerti!”

Berdasarkan kepribadiannya tentu saja dia tidak akan pernah mau ditertawakan. Meskipun dia tahu Wan Ya bermaksud memprovokasi dia, dia masih benar-benar tidak berani melakukannya dengan setengah hati.

Ketika Wan Ya melihatnya serius, dia tersenyum lembut.

Tawa samar seorang pria tiba-tiba berdering di telinganya, “Wan Ya, aku tidak tahu kamu akan memberi An Qiao sebuah pengajaran, ah…”

Wan Ya mengerutkan bibirnya dan tersenyum, “Jika sesuatu terjadi padanya, pada akhirnya, kita adalah orang-orang yang akan berada dalam kesulitan.”

“Hmm, pria yang merepotkan.”

An Qiao tidak mendengar percakapan mereka, perhatian dan jiwa-nya sepenuhnya berada di permukaan lempengan batu. Dua detik kemudian, kekuatan jiwa besar meledak dari tubuhnya, melayang di udara sesaat sebelum secara brutal memukul lempengan batu tersebut.

Setelah dia menarik kekuatan jiwanya kembali ke tubuhnya, An Qiao buru-buru bertanya, “Bagaimana?”

Pembimbing Yang melirik jejak yang dia buat, lalu menjawab, “Jejak ini 0,9 cm (0,35 inci) dalam-nya. Kamu memenuhi syarat untuk medali peringkat menengah.”

“Apa maksudmu, itu hampir 1 cm (0,4 inci)! Mengapa hanya setara dengan medial peringkat menengah?” An Qiao tidak puas. Terlepas dari apakah kekuatannya sudah cukup atau tidak, baginya, medali peringkat menengah tidak bisa berdiri untuk statusnya.

“Tuan Muda An, medali peringkat tinggi hanya bisa diberikan ketika itu lebih dari 1cm.” Pembimbing Yang menjelaskan fakta.

“Siapa yang peduli, aku ingin medali peringkat tinggi.” An Qiao mengabaikan penjelasannya.

Pembimbing Yang segera berada dalam posisi yang sulit.

Wan Ya melompat keluar tepat pada saat ini, “Pembimbing Yang, jangan memperhatikan apa yang dia katakan dan berikan saja dia medali peringkat menengah. Jangan menghancurkan reputasi Serikat Penyihir karena dia.” Kemudian dia melihat An Qiao yang wajahnya penuh ketidakpuasan, “Jika kamu keberatan, setelah kita mendaftarkan nama kita, kamu dapat menemukan penatua Serikat Penyihir untuk membahasnya.”

An Qiao tidak bisa mengucapkan sepatah kata pun, jika dia melakukannya, dia akan diomeli sampai mati.

Setelah selesai menangani An Qiao, yang kedua untuk diuji adalah Zhang LanYu. Kekuatannya tidak buruk saat dia meninggalkan jejak sedalam 3,2 cm (1,26 inci) di lempengan batu. Bakat-nya memang termasuk kualifikasi tertinggi, jadi Pembimbing Yang memberinya medali peringkat tinggi.

Yang ketiga adalah Wan Ya. Kekuatannya lebih tinggi dari Zhang LanYu, dan dia meninggalkan jejak 3,5cm (1,37 inci) lebih jauh di lempengan batu. Lempengan batu itu terlalu padat, dan bahkan jika kekuatannya lebih tinggi, itu hanya berbeda 0,3 cm (0,11 inci) lebih dalam. Namun pencapaian ini sudah sangat tinggi, dan hampir mencapai rekor tertinggi sebelumnya.

“Wan Ya benar-benar layak mendapatkan gelarnya sebagai yang terbaik kedua di antara rekan-rekannya dari Serikat Penyihir. Sungguh kekuatan yang luar biasa! Aku percaya kamu akan memecahkan rekor dalam waktu singkat.” An Qiao mengucapkan selamat kepadanya dengan sikap yang penuh teka-teki, meskipun dia tidak mengatakan apapun, semua orang bisa melihat keengganannya.

Wan Ya tersenyum tidak peduli, “Aku takut rekor ini tidak akan dipecahkan olehku.” Dia menjawab sambil melihat pria di sebelahnya.

Orang-orang memperhatikan garis pandangnya dan semua orang memandang diam-diam pada pria yang ada di sudut.

Jenius nomor satu Serikat Penyihir, layak untuk gelarnya, Jiu Ye. Meskipun Wan Ya juga salah satu dari mereka yang jenius, dibandingkan dengan dia (Jiu Ye), dia (Wan Ya) masih sedikit lebih rendah.

“Jiu Ye, giliranmu.” Kata Wan Ya.

Jiu Ye berjalan keluar dari sudut. Pupil mata-nya yang hitam pekat tidak peduli menyapu orang-orang, dan terutama berhenti di tubuh An Qiao. An Qiao begitu tenang seolah-olah dia tidak berani mengucapkan sepatah kata pun. Menghadapi Jiu Ye, dia merasa takut.

Jin Ye berjalan menuju lempengan batu. Dia mengangkat tangannya dan memadatkan kekuatan jiwanya ke telapak tangannya. Di bawah perhatian semua orang, dia tiba-tiba membebankan telapak tangannya ke arah lempengan batu dengan serangan setajam mata pisau dan menerjang lempengan batu.

“Begitu dalam!” Zhang LanYu menghela nafas.

Mata Wan Yu melintas, Jiu Ye benar-benar memecahkan rekor seperti yang mereka duga.

An Qiao membelalakkan matanya karena terkejut. Pembimbing Yang menekan perasaannya agar tidak bergeser dan pergi untuk memeriksa. Ketika dia memastikan kedalamannya, dia menjawab dengan ekspresi yang rumit. “Tuan muda Jiu Ye telah meninggalkan jejak sedalam 4,2 cm (1,65inch), tapi………….”


<< LMW 416

 

13 tanggapan untuk “Legendary Master Wife – Chapter 417

  1. Ya ampun,,, udah ketinggalan berapa chapter aku 😮 ,,, baca maraton aku huahuahua :v ,,,, eh, itu kalo momo pake full power kayak apa ya reaksi orang-orang :v ,,, semangat terus kak chin :* :*

    Suka

Tinggalkan Balasan ke Devikim Batalkan balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s