The Path Of Cannon Fodder’s Counterattack – Chapter 47

Chapter 47 – Permaisuri Raja Pertama

Terkejut, Ling Xiao melompat kembali ke kasur, dia menatap dengan waspada saat melihat Fu Yujun, seperti seekor kucing liar yang diancam dan mengeluarkan taringnya, mengacungkan cakar pada musuh rahasia itu.

Namun, cakar kucing liar itu tidak mengancam sama sekali. Tindakan ini, bukan saja itu tidak mengancam Fu Yujun, justru membuat Fu Yujun merasa Ling Xiao benar-benar semakin menarik.

Dia menggodanya dalam suasana hati yang baik, “Keberanianmu begitu kecil, jangan katakan bahwa kau tikus?”

(Catatan : Fu YuJun berbicara tentang tahun zodiak atau shio dalam China)

Mata Ling Xiao bergetar, lalu memberi Fu Yujun tatapan dan membalas, “Kalau begitu Pangeran sangat mirip rubah, mungkinkah kamu rubah?”

“Rubah?” Fu Yujun tertawa, “Kamu benar-benar orang pertama yang berani memanggil seperti itu ke wajahku”

Wajahmu? Mengapa sampai ke wajahmu?

Seolah merasakan pertanyaan Ling Xiao, Fu Yujun menjawab, “Bagaimanapun, tidak banyak orang sepertimu yang tidak menginginkan kehidupan mereka”

“……….” Ling Xiao tidak memiliki kata-kata untuk diucapkan.

Ling Xiao sangat menghargai kehidupannya. Ini adalah pertama kalinya dia mendengar seseorang mengatakan bahwa dia tidak menginginkan hidupnya. Ling Xiao memutar matanya, dia hanya merasa bahwa cara bicara Fu Yujun ini tidak teratur.

Melihat penampilan Ling Xiao yang tidak mengakui apa yang dia katakan, Fu Yujun tertawa dan tidak terus berbicara.

Dia berbaring kembali pada kasur dan memejamkan mata untuk beristirahat. Melihat bahwa dia sepertinya tidak akan berbicara lagi, Ling Xiao mengerutkan kening dan tidak dapat menahan keinginan untuk bertanya, “Bukankah Pangeran mengatakan bahwa kamu akan menjawab pertanyaanku saat kamu sudah bangun?”

Fu Yujun perlahan membuka matanya, ekspresi kosong di wajahnya.

Bibir Ling Xiao bergetar, “Mungkinkah Pangeran ingin mengingkari?”

Fu Yujun sedikit tersenyum, menyipitkan mata untuk menyembunyikan suasana hatinya kemudian dia merentangkan tangannya, berpura-pura tidak berdaya saat berkata, “Baiklah, tanyakan sesuatu. Mungkin aku tidak perlu menjawab untuk semuanya”

Mata Ling Xiao menyala. Tapi saat dia hendak bertanya, dia teringat malam itu dan agak terlalu malu untuk menyebutkannya…

Bagian belakangnya masih memiliki cairan memalukan yang tertinggal dan tidak dibersihkan oleh siapa pun. Itu berarti bahwa ketika Fu Yujun membawanya keluar, mungkin saat ketika dia dan sang Kaisar sedang………

Saat memikirkan hal-hal itu, Ling Xiao menundukkan kepala, merasakan wajahnya memanas. Dia terlalu malu untuk melihat Fu Yujun sekarang.

Pelayan di depannya, wajahnya yang pucat pasi dan mata lembapnya bahkan lebih bergetar karena cahaya. Dia menunduk untuk menyembunyikan penampilannya. Tidak peduli bagaimana penampilannya, itu menggemaskan.

Fu Yujun tertawa ‘pfft’..

Saat Ling Xiao mendengarnya, wajahnya terbakar lebih panas tapi dia tidak mau mengakui kekalahan dan mengangkat kepalanya, memberi Fu Yujun tatapan garang.

Silau ini awalnya mengesankan. Tapi dengan wajah merah Ling Xiao, tatapan seperti ini, bukanlah ancaman, tapi menarik perhatian orang dan membuat Fu Yujun semakin tertarik.

Dia tidak bisa untuk tidak mendekati Ling Xiao, menikungnya ke sudut dan menguatkan kedua tangannya di kedua sisi Ling Xiao. Matanya yang lembut memperhatikan Ling Xiao, “Pelayan kecil, setelah kamu keluar dari istana, mengapa kamu tidak melupakan Kaisar Negeri Mu dan ikut denganku?”

Jantung Ling Xiao melonjak saat mendengarnya, wajahnya menjadi gelap gulita.

Fu Yujun mengambil beberapa helai rambut Ling Xiao, meletakkannya di bawah hidungnya dan menciumnya, berkata, “Aku tidak akan memperlakukanmu kasar seperti Kaisar Negeri Mu, setidaknya, aku tidak akan melakukan hal seperti itu denganmu saat kamu terluka”

Ling Xiao terkejut dan menatap Fu Yujun, tertegun dan tergagap, “Kamu… kamu… kamu… lihat… kamu melihat semuanya?”

Ling Xiao merasa bahwa seumur hidup ini, dia sudah kehilangan seluruh wajahnya!

Wajah pelayan kecil itu sangat merah, wajahnya menunjukkan rasa malu, pemandangan itu benar-benar menarik. Fu Yujun tidak bisa menahannya dan mengangguk.

Tapi kenyataannya, saat dia masuk untuk menyelamatkan Ling Xiao, Kaisar Mu sudah mengenakan pakaian pada tubuh Ling Xiao. Jadi dia sama sekali tidak melihat apa-apa.

Namun, saat dia membawa Ling Xiao dan melarikan diri, dia melihat luka itu berdarah lagi dan pergi untuk memberikan beberapa obat sederhana kepadanya. Ketika dia hendak memberi obat-obatan, dia melihat tubuh bagian atas Ling Xiao tertutup oleh bekas cupang, yang sebenarnya tidak sulit untuk ditebak.

Itu hanya sesuatu yang membingungkan Fu Yujun. Karena pelayan kecil ini sudah dekat dengan Kaisar, mengapa dia ingin melarikan diri?

Fu Yujun menyelidik saat melihat Ling Xiao, yang sedang menggertakkan gigi karena malu, Ling Xiao berkata, “Apakah belum puas kamu melihat!”

“Hehe…..” Fu Yujun tertawa ringan dan baru saja akan menjawab saat dadanya tiba-tiba mulai terasa sakit. Dia mengerutkan kening dan mengerang, memegang dadanya saat dia pergi dari Ling Xiao.

Ling Xiao menatap terkejut dan mengikutinya. Lalu dia tiba-tiba melihat sedikit jejak darah mengalir dari sudut mulut Fu Yujun.

“Kamu…..” Ling Xiao tertegun. Dari apa yang dia tahu, seni bela diri Fu Yujun tidak lebih lemah dari pada Lan Wei dan bisa datang dan pergi dari istana tanpa terhalang. Siapa yang bisa melukainya sampai tingkat ini?

Mungkinkah itu…. Kaisar?

Ling Xiao melebarkan matanya, pikirannya penuh keraguan. Dia tidak bisa untuk tidak melihatnya dan bertanya, “Bagaimana kamu bisa membawaku keluar?”

Fu Yujun memaksa senyumannya. Dia awalnya ingin menyembunyikan hal ini dari Ling Xiao, tapi luka ini tidak dapat disembunyikan lagi, jadi dia hanya bisa berkata, “Aku terluka seperti ini, dan bahkan membawa bawahanku untuk melarikan diri pada malam itu juga, dengan Kaisar dan tentaranya di belakang, berusaha membunuh kita. Selain menyambarmu, seperti apa lagi yang kamu pikir kulakukan?”

Saat Ling Xiao mendengarnya, pikirannya tercengang dan kebingungan memenuhi matanya. Kaisar tidak menggunakan kekuatan ringan di depan orang-orang, tapi keahliannya sangat dalam dan tak terukur. Ditambah, ini ada di perbatasan Negeri Mu, jika dia merenggut dan bertarung, bagaimana Fu Yujun bisa membawanya ke luar?

Fu Yujun sepertinya merasakan keraguan Ling Xiao dan dia tertawa, “Aku tentu saja tidak langsung menghadapinya, bagaimana orang biasa melawan seseorang yang kuat, aku menggunakan asap melawan Kaisar Mu. Hal ini berbeda dengan obat-obatan lainnya, ini adalah obat ajaib tak berwarna dan hambar, dengan sedikit menghirup bisa menyebabkan seseorang tidur selama tiga hari”

Berbicara sampai kalimat itu, Fu Yujun menghela napas melanjutkan, “Tapi sangat disayangkan bahwa Kaisar Mu tidak dapat dilukai oleh ratusan racun, bahkan asap itu pun tidak memiliki efek yang sama pada dirinya seperti orang normal. Dia hanya tersingkir beberapa saat, tapi sudah cukup waktu bagiku untuk membawamu naik kereta”

Fu Yujun berbicara sampai ke titik ini dan melanjutkan dengan nada menggoda Ling Xiao, “Untuk membuatmu keluar, aku harus menggunakan penyelamatan dengan susah payah”

Mata Ling Xiao melintas dan dia menjawab, “Kebaikan Pangeran, Ling Xiao akan ingat selama yang hidup ini. Tolong rawat lukamu dengan baik, jika Kaisar mengejar lagi….0

Melihat penampilan Ling Xiao yang khawatir, Fu Yujun berkata untuk menenangkannya, “Meski aku terluka parah, Kaisar Negeri Mu tidak lebih baik lagi. Dia terkena asap, bahkan jika dia berhasil mengembalikan kesadarannya lebih awal, keahliannya ditekan. Ditambah, kami sudah mencapai kesepakatan, dia tidak akan mengejar kita lagi”

Berbicara sampai saat ini, Fu Yujun berhenti, wajahnya berubah aneh.

Dia memang mendapatkan luka serius dari Kaisar, tapi di dalam wilayah Perbatasan Negeri Mu, jika Kaisar ingin terus mengejar, mereka juga memiliki kesempatan untuk melarikan diri. Meski sekarang belum waktunya, Negeri Mu selalu bisa memulai perang tanpa rasa takut. Bahkan di bawah keunggulan itu, Kaisar Mu tiba-tiba membuat kesepakatan, dan tidak meminta pelayan kecilnya kembali. Ini benar-benar sesuatu yang tidak bisa dimengerti.

Selanjutnya, ada sesuatu yang dikatakan Kaisar Negeri Mu membuat Fu Yujun benar-benar kepikiran.

Sebelum dia pergi, dia berkata, “Zhen akan mengganggu Pangeran Negeri Shao untuk mengurus Permaisuri Raja Zhen selama beberapa periode”

Kaisar Negeri Mu ini telah memintanya untuk ‘menjaga’ pelayan kecilnya di sisinya?

Pelayan kecil itu telah mengikutinya ke Negeri Shao, apakah Kaisar Negeri Mu merasa bahwa dia masih bisa membawanya kembali suatu hari nanti?

Apakah Kaisar selalu berbicara besar atau apakah dia benar-benar memiliki kemampuan itu?

Fu Yujun menyipitkan matanya, dia merasakan firasat buruk.

Kaisar Negari Mu ini…….. benar-benar sulit untuk berurusan dengan musuh.

Satu tanggapan untuk “The Path Of Cannon Fodder’s Counterattack – Chapter 47

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s