Rebith Of MC – Chapter 2 (Belajarlah Menghemat Uang)

Penerjemah Inggris : https://shenhuatranslations.wordpress.com/

Penerjemah Indo : norkiaairy

Editor : Chin

Mendengarkan wanita di sisi lain mengutuk  karena marah, alis Huo Zaiyuan mulai mengkerut dan dia meletakkan teleponnya saat dia tahu kutukan yang wanita itu muntahkan akan terus berlanjut cukup lama. Baru setelah dia selesai, dia menjawab dengan satu kalimat, “Aku akan segera sampai di sana.”, sebelum menutup telepon.

Saat Huo Zaiyuan berusia dua belas tahun, ibunya meninggal karena sakit. Tiga hari setelah kematian ibunya, ayahnya membawa kembali seorang wanita lain dan anak laki-laki berusia sebelas tahun dari luar. Dia pada saat itu sama sekali tidak dapat menerima kenyataan bahwa ayahnya, yang selalu begitu akrab dengan ibunya, akan dapat melakukan sesuatu seperti mengkhianatinya di belakangnya. Oleh karena itu, dia menjadi lebih dan lebih memberontak, pindah dari rumah keluarga Huo dan tinggal di luar yang sepi.

Baru enam bulan kemudian, ketika ayahnya meninggal dalam sebuah kecelakaan mobil, dia sekali lagi berhubungan dengan orang-orang yang tinggal di rumah itu. Begitu tanggal pemakaman ayahnya berlalu, wanita itu tidak bisa menahan diri lagi dan sudah mulai memikirkan bagaimana membagi entitas aset ayahnya. Sebagai kepala rumah tangga berikutnya, dia menjadi penghalang ibu tirinya. Jadi untuk setengah tahun berikutnya, dia tidak memiliki kedamaian sesaat.

Dalam kehidupan sebelumnya, dia terus-menerus menolak menandatangani kontrak mengenai pembagian aset, menyeretnya sampai akhir dunia terjadi. Karena masalah itu, ibu tirinya dan dia sangat bertentangan sejauh dia harus hidup sebagai buronan selama enam bulan sebelum kiamat. Tapi akhirnya, dia mati ditendang oleh ibu tirinya.

“Tsk … sepertinya wanita ini masih membenci keberanianku sampai-sampai ingin menumpahkan darahku.”

Sementara merapikan barangnya, Huo Zaiyuan menggelengkan kepalanya dengan mengejek sebelum melangkah keluar.

Setelah menerima panggilan ibu tiri, dia tidak bisa tidak mengingat semua kejadian yang akan terjadi dalam waktu dekat. Pada tanggal 13 April 2012, kiamat akan dimulai. Jika dia tetap berkeras untuk tidak menandatangani kontrak itu, dia akan berakhir sekali lagi melarikan diri seperti buronan dan menunggu sampai kematian menjemputnya. Dia sudah cukup kelaparan dalam kehidupan sebelumnya sehingga dia tidak dapat mentolerir perasaan itu lagi, jadi dia memutuskan bahwa dia memerlukan sejumlah uang yang sangat besar untuk mendanai rencananya untuk mulai menimbun barang.

Sedangkan untuk bagian aset ayahnya, bukan saham dan properti tapi uang tunai dan barang berharga -, dia sangat jelas bahwa wanita tersebut tentu saja tidak akan mudah membaginya di antara mereka secara merata.

Sejak langit memberinya kesempatan lain untuk hidup, maka dia berusaha menangkap peluang ini dengan baik, menyiapkan peralatan dengan kualitas terbaik dan menimbun ramuan kesehatan.

(Catatan penulis: Anak ini memainkan begitu banyak permainan sehingga otaknya beralih ke bubur.)

(Airychan  = Dalam artian dia sudah merencanakan apa yang akan dia lakukan untuk kedepannya.)

Dia ingin hidup…

Sebelumnya, karena membalas dendam atas nama ibunya karena pengkhianatan ayah terhadapnya, dia meninggalkan rumah keluarga Huo. Dia tidak tahu apakah ayah memendam rasa bersalah atau tidak, tapi ayahnya tidak berhenti memberinya uang saku bulanan (HZY), yang ditransfer ke rekening banknya (HZY) secara elektronik, jumlahnya sekitar sepuluh ribu dolar. Namun, Huo Zaiyuan juga membuang uangnya tanpa peduli, makan, minum, bermain, membeli pakaian mahal dan bermutu tinggi dan barang-barang lainnya. Memikirkannya sekarang, dia benar-benar menyesalkannya sampai-sampai mengubah ususnya menjadi hijau.

Ah, tampaknya selama dalam waktu singkat ini, sebelum akhir dunia, pelajaran pertama yang harus dia kuasai adalah rajin dan hemat sampai dia menerima sebagian dari aset ayahnya. Hal pertama yang perlu dilakukan adalah menjual semua barang bermerek yang dibelinya di masa lalu, serta seluruh koleksi barang edisi terbatas.

Begitu dia menggendong ranselnya di bagu, dia  melangkah keluar dari pintu rumah kontrakannya, sebuah taksi dengan cepat melaju untuk berhenti di depannya. Sopirnya adalah seseorang yang sangat dia kenal sejak pindah ke lingkungan ini, Huo Zaiyuan selalu menaiki taksi ini setiap kali dia pergi. Karena dia biasa menghabiskan uang dengan mahal, tip yang dia berikan pada pengemudi ini tidak sedikit, itulah alasan mengapa senyuman pengemudi sangat cerah setiap kali Huo Zaiyuan mengeluarkan dompetnya.

“Oh, tuan muda, arah mana yang ingin kamu tuju? Ayo, ayo cepat masuk mobil.”

Huo Zaiyuan melirik senyuman pengemudi yang berkilauan, sudut mata pria itu melengkung sedikit. Sebuah pikiran melintas di benak Huo Zaiyuan, dan tiba-tiba dia ingin menarik supir itu dari tempat duduknya dan meminta pria itu mengembalikan semua tip yang dia berikan (HZY) kepadanya (pengemudi) di masa lalu.

Dengan menarik napas dalam-dalam, Huo Zaiyuan dengan paksa menekan rongga di hatinya, melingkarkan sudut-sudut mulutnya menjadi senyuman kecil. “Paman sopir, aku tidak akan naik taksi hari ini.”

*Intinya itu hanya dalam pikiran little yuan kita….

“Eh? Oh … begitu …” Senyum itu langsung menghilang dari wajah pria itu setelah mendengar kata-kata Huo Zaiyuan sebelum taksi itu menarik diri dengan tergesa-gesa.

Sambil menatap taksi merah yang menjauh, Huo Zaiyuan mendesah. Jika dia yang sebelumnya,  menghadapi tindakan tumpul semacam ini dari sang  pengemudi, dia pasti sudah meledak dengan kemarahan. Namun, sebagai seseorang yang telah mengalami hidup dalam pelarian sebelum kiamat, dia sudah terbiasa dengan sikap seperti ini.

Melintasi seberang jalan, dia tidak bisa tidak merasa sedikit senang. Sejak kecil, dia dikelilingi oleh kekayaan, dan bahkan setelah pindah rumah, dia tidak pernah kekurangan uang, sehingga dia tidak perlu mengambil kendaraan umum di kota seperti warga biasa.

Iklan

Satu tanggapan untuk “Rebith Of MC – Chapter 2 (Belajarlah Menghemat Uang)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s