15P 7H 6SM – Chapter 20 (Holiday)

English Translate : Btsnamjoonie

Editor : FirstPersonNarrator

Indo Translate : norkiaairy

Editor : Chin

– ASSISTANT’S POV –

Saat itu bulan Oktober dan kamu akhirnya mendapatkan libur beberapa hari.

Tahun lalu kamu tidak sempat pulang ke rumah untuk melihat orang tuamu, kali ini kamu harus kembali.

Kamu ingin aku kembali bersamamu tapi dengan sopan aku menolak, aku belum siap secara mental untuk menghadapi dua orang yang telah membesarkanmu, aku khawatir aku tidak dapat mengatakan sepatah kata pun saat melihatnya.

Kamu merasa tidak puas dan terus mengomel, namun pada akhirnya kamu masih kembali sendirian.

Akulah satu-satunya yang tersisa di rumah.

Aku menonton TV, bermain komputer dan membaca buku, hari-hari berlalu dengan jelas seperti air, itu juga merupakan hiburan yang langka..

Tapi aku merasa tidak nyaman karena aku merindukanmu hari demi hari..

Pagi itu aku tidak bisa duduk diam, aku memutuskan untuk membersihkan rumah di dalam dan di luar, dan membuang semua sampah tua, saat melihat kalender di dinding itu telah dicap dengan 5 tanda terang, aku samar-samar berpikir ‘tinggal 2 hari lagi, aku perlu bertahan dua hari lagi, kamu akan kembali nanti..

Tapi aku tidak tahu apa yang terjadi, sore itu seperti iblis dan dewa sedang bekerja, aku melakukan perjalanan ke supermarket dan membeli sekumpulan makanan favoritmu, aku menghabiskan lebih dari tiga jam di dapur, malamnya, aku menyiapkan meja makan di ruang tamu.

(T / N: Iblis dan Dewa sedang bekerja – kamu tidak tahu mengapa kamu melakukan sesuatu yang tidak terduga)

Aku merasa sedikit lelah, sangat membosankan bagi orang yang sendirian untuk menatap kosong ke meja yang penuh dengan piring.

Itu benar-benar lucu, kamu jelas akan pulang dalam satu hari dan tujuh jam sebelum kembali, apa yang salah denganku?

Makanannya memancarkan uap dan aroma tapi aku kurang selera makan. Aku sedang memikirkan apa yang sedang kamu lakukan, benar, kamu akan menelepon ke rumah setiap hari, mengapa kamu tidak menelepon hari ini?

Tiba-tiba, seolah-olah itu adalah sebuah keajaiban, terdengar suara dari pintu, saat pintu dibuka, aku tidak dapat mempercayai apa yang aku lihat – itu adalah dirimu, tercakup dalam debu dari perjalananmu.

(T / N: Tercakup dalam debu = idiom menggambarkan seseorang yang bepergian / lelah bepergian)

“Aku tidak berpikir ekspresimu terlihat seperti ‘kejutan’, aku tidak puas, aku benar-benar tidak puas.”

Kamu mulai bercanda saat mendekatiku, kamu meletakkan tanganmu di kerahku, sangat dingin, aku melompat dan memelukmu, pada saat itu aku akhirnya merasakan itu nyata.

“Hah? Mengapa kamu sepertinya tahu aku akan kembali hari ini, dan kamu menyiapkan begitu banyak masakan? Siapa yang memberitahumu?”

Aku mengubur kepalaku dipakaianmu dan tersenyum lembut, siapa yang memberitahuku?

Pertanyaan ini, aku tidak tahu bagaimana menjawabnya.

Tapi, bagaimanapun juga, aku tahu, aku hanya tahu..

Sisa satu setengah hari liburanmu, kita menghabiskan waktu bersama, itu manis dan spesial.

Pada saat liburan, orang lain akan keluar, tapi bagi kami, kami tinggal di rumah.

Sebenarnya, tidak peduli bagaimana orang menghabiskan waktu istirahat mereka, itu bagus asalkan orang merasa bahagia.

Dengan liburanmu, bagaimana mungkin aku tidak merasa bahagia?

Tapi ini, aku tidak akan memberi tahumu, seandainya ekormu akan menunjuk dan kamu akan mulai menjadi angkuh terhadapku.

Satu tanggapan untuk “15P 7H 6SM – Chapter 20 (Holiday)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s