15P 7H 6SM – Chapter 15 (Hope)

English Translate : Btsnamjoonie

Editor : FirstPersonNarrator

Indo Translate : norkiaairy

Editor : Chin

– POV ASSISTANT –

Sampai sekarang aku telah memikirkan pagi yang dingin itu, sejak hari itu aku tinggal bersama kekasihku..

Kudengar ada hujan meteor Leonid suatu malam dan dia kebetulan Leo, oleh karena itu sejak dini hari dia telah menolak semua pengaturan untuk hari itu, dan di malam hari saat langit belum benar-benar gelap, kami bergegas ke suatu tempat di pinggiran kota, sebuah puncak bukit..

Kami mengambil gigitan ayam yang dibeli dari KFC dan meminum kopi rahasia eksklusif yang dia buat, kami duduk di tanah datar dan mengobrol sambil menunggu meteor itu melintang di langit..

Sejujurnya, terhadap hal-hal ini, aku umumnya percaya hal-hal ini. Hanya untuk melihatnya sangat senang, aku ingin menemaninya disana..

Kami menunggu dan menunggu…. sampai hari menjadi gelap, setelah satu, dua, tiga dan empat bintang menggantung di langit, masih ada bayangan meteor, aku merasa sedikit kedinginan dan bernapas cepat, dia melihat dan menarik tanganku ke tangannya, dan menggosoknya..

Tiba-tiba terpikir olehku bahwa ada mantel di dalam mobil, jadi aku bangun dan ingin mengambilnya..

Saat itulah aku mendengar seruannya yang mengejutkan:

“Itu di sini, itu disini!”

Pada saat aku mendongak, sudah terlambat, jadi aku bertanya kepadanya:

“Apakah kamu membuat sebuah permintaan?”

“Ah …… aku memanggilmu untuk melihat dan lupa …..”

Aku membuat isyarat kegagalan dan mengeluarkan mantelnya, dia menarikku untuk duduk dan mengenakan mantelnya, mantelnya agak kecil untuk dua orang, dia menyuruhku untuk memeluk pinggangnya, kemudian dia akan membungkus tangannya dibahuku, saat kami saling menempel hampir tidak ada jarak di antara kami..

Meteor itu bahkan tidak menyembunyikan sedikit pun wajah kami, namun dia berserakan dan kadang-kadang akan ada satu malas di cakrawala, kesabaran kekanak-kanakannya menunjukkan bahwa dia ‘tidak lagi menjadi orang yang berada di bawah tanda Leo’..

Aku diam-diam tertawa, dengan kedua tangannya memelukku dan mantelnya, aku merasa begitu hangat sehingga hampir tertidur..

Dia menyadari dan dengan kejam menggoncangku untuk membangunkanku..

“Hei, katakan padaku apa yang ingin kamu harapkan dan kemudian kita kembali, atau kamu harus tinggal di sini bersamaku semalaman.”

“Menurutmu apa yang bisa aku katakan dalam waktu singkat?”

“Kamu bisa memanggil namaku tiga kali!” Dia berbicara dengan bangga.

(asem , penerjemah jadi ingat film indo. Wakakaka)

“Salah, dalam waktu singkat hanya cukup bagiku untuk mengatakan ‘uang’ tiga kali.” Aku rasa aku memukulnya dengan sangat pelan.

Setengah dari itu benar sementara separuh lainnya berpura-pura, dia berbalik dengan tatapan marah, seorang bijak tahu lebih baik daripada bertarung saat ada kemungkinan melawannya, dengan cepat aku menggigit telinganya dan berkata:

“Aku hanya menggodamu, yang ingin aku katakan adalah ‘bersama, bersama, bersama’.”

Namaku memiliki kata ‘Yi’ dan namanya memiliki kata ‘Qi’, begini dia seharusnya bahagia.

(T / N: Yiqi = bersama)

Aku tidak berharap bahwa dia dengan ceroboh akan mengatakan kepadaku:

“Ya, kamu pintar, aku bahkan berpikir untuk mengatakan ‘pemberontakan, pemberontakan, pemberontakan’ …………”

(T / N: 起义 = Qiyi = pemberontakan)

Kami duduk saling memandang sambil tertawa terbahak-bahak di hutan penuh daun dan rumput, tertawa seperti dua anak yang bahagia.

Sebenarnya, apakah itu ‘bersama’ atau ‘pemberontakan’,

Keinginan kami sama,

Qi dan Yi, selalu bersama..

Satu tanggapan untuk “15P 7H 6SM – Chapter 15 (Hope)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s